MOMSMONEY.ID - Kondisi sulit di dunia kerja menjadi salah satu isu yang diangkat dalam film komedi terbaru berjudul Agensi Rumah Tangga. Film garapan sutradara Naya Anindita ini mengikuti perjalanan seorang perempuan yang harus mencari jalan baru setelah kehilangan pekerjaan.
Film tersebut berkisah tentang Katia Amaranto, seorang manajer perusahaan swasta yang diperankan Enzy Storia. Katia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat kondisi keuangan perusahaan dan harus mencari sumber penghasilan baru untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membayar KPR.
Alih-alih mengikuti keinginan sang ibu untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN), Katia kemudian memilih membuka usaha sebagai penyalur asisten rumah tangga (ART). Keputusan tersebut membawanya bertemu dengan sejumlah ART dengan karakter dan persoalan yang berbeda.
Sutradara Naya Anindita mengatakan film ini dibuat sebagai hiburan, tetapi juga membawa pesan mengenai perempuan yang berusaha mempertahankan kehidupan keluarganya di tengah berbagai tekanan.
“Ketika saya membuat film Agensi Rumah Tangga, saya berharap semoga bisa menjadi penyegar untuk teman-teman yang butuh hiburan di tengah kehebohan duniawi saat ini. Namun di sisi lain, saya juga berharap film ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk para perempuan di luar sana yang sedang berjuang memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarganya,” ujar Naya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/9).
Baca Juga: 6 Film Tentang Musuh Jadi Cinta, Kisahkan Cerita Cinta dan Benci Manis
Enzy Storia menilai karakter Katia dekat dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama mereka yang harus mencari alternatif pekerjaan setelah terkena PHK.
“Karakter Katia ini sangat relate dengan banyak orang saat ini. Dengan kondisi industri dan ekonomi sekarang, banyak yang mengalami PHK dan kesulitan mencari kerja. Apapun akhirnya dilakukan yang penting halal demi menyokong keluarga,” kata Enzy.
Selain persoalan pekerjaan dan ketahanan ekonomi keluarga, film ini juga menyoroti dilema perempuan yang bekerja. Salah satu konflik yang ditampilkan adalah rasa bersalah seorang ibu ketika harus meninggalkan anak demi mencari nafkah.
Aktris Dea Panendra, yang memerankan karakter Dini, mengatakan perempuan tetap memiliki ruang untuk merasa lelah dan rentan ketika menjalani berbagai peran dalam kehidupan.
“Boleh kok untuk merasa rentan, boleh kuat tapi tidak apa-apa juga kalau mengeluh atau sedih. Dulu sebagai anak mungkin merasa kok ditinggalin, tapi sekarang jadi paham kalau ternyata seorang ibu juga sedih saat harus meninggalkan anaknya untuk bekerja,” tuturnya.
Baca Juga: Sudah Tayang di Bioskop, Begini Sinopsis Film Munafik: Melawan Iblis
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah cara memandang profesi ART. Penulis skenario Upi menegaskan bahwa film tersebut tidak dibuat untuk menjadikan profesi ART sebagai bahan lelucon, melainkan menghadirkan sisi kehidupan dan perjuangan mereka.
“Kadang kita melihat ART hanya seperti ‘mesin kerja’, padahal kita tidak tahu perjuangan di belakang mereka. Melalui film ini, kita diajak untuk lebih menghargai sesama tanpa memandang profesi,” ujar Upi.
Agensi Rumah Tangga diadaptasi dari novel karya Almira Bastari. Film ini diproduksi Starvision bersama Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros, dengan naskah yang ditulis Upi dan Ayu Anggraini Putri.
Selain Enzy Storia, film ini dibintangi Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Dea Panendra, serta sejumlah pemain dan komika perempuan lainnya.
Sebelum tayang secara serentak, Agensi Rumah Tangga dijadwalkan hadir lebih dulu di 16 kota pada 5–6 September 2026. Film tersebut kemudian akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 10 September 2026.
Jadi, sudah siapkah menyaksikan perjalanan Katia dan para ART dalam menghadapi persoalan pekerjaan, keluarga, dan kehidupan sehari-hari di Agensi Rumah Tangga?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News