M O M S M O N E Y I D
Santai

Festival Payung Indonesia 2024 Jadi Pendorong Ekonomi Kreatif di Solo

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


KONTAN.CO.ID - Festival Payung Indonesia 2024 berhasil menarik perhatian 26.974 pengunjung dan menegaskan posisinya sebagai salah satu daya tarik pariwisata utama di Indonesia. Acara ini, yang telah diselenggarakan sejak 2014, berlangsung di Taman Balekambang, Solo, dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Mengusung tema "Payung Catra Wastra," festival ini resmi dibuka oleh Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, dan melibatkan sekitar 1.500 seniman dari 35 kota di Indonesia.

Teguh Prakosa menekankan bahwa festival ini tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi kreatif.

Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam aspek budaya maupun ekonomi.

“Melalui festival ini, kita dapat menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi basis ekonomi kreatif yang bernilai tinggi bagi masyarakat Surakarta,” ungkapnya.

Direktur Festival Payung Indonesia, Heru Mataya, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Kreatif Perluas Jaringan, Pameran AKI Kembali Digelar

“Tahun ini, animo pengunjung sangat luar biasa. Kami berharap festival ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya payung dan wastra dalam budaya kita,” kata Heru Mataya.

Festival tahun ini menyuguhkan 87 pertunjukan seni, mulai dari tari hingga fashion show, serta pasar kuliner yang menawarkan aneka hidangan tradisional.

Selain itu, pameran UMKM juga menjadi sorotan, menyediakan platform bagi usaha kecil untuk mempromosikan produk mereka.

Dengan partisipasi yang melimpah dan antusiasme pengunjung, Festival Payung Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisi Solo sebagai destinasi wisata yang mendukung ekonomi lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​