MOMSMONEY.ID - Federal Express Corporation, perusahaan transportasi ekspres, Selasa (1/9) mengumumkan peluncuran FedEx Export Challenge perdana. Di program ini para UMKM berkesempatan untuk lomba meningkatkan transaksi ekspor sekaligus mempercepat pertumbuhan di pasar internasional dan mendapatkan hadiah dari Fedx.
Pendaftaran FedEx Export Challenge akan dibuka pada 1 September hingga 18 September 2026. Diselenggarakan bekerja sama dengan BD Ekspor, platform edukasi dan pengembangan bisnis ekspor Indonesia, program ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi UMKM siap ekspor di seluruh Indonesia.
Selama program berlangsung, para peserta akan mendapatkan wawasan praktis mengenai berbagai aspek penting dalam perdagangan lintas negara, termasuk strategi pasar, logistik, proses kepabeanan, kepatuhan terhadap regulasi, dan pertumbuhan bisnis. Program ini akan memanfaatkan wawasan dari jaringan global FedEx yang menjangkau lebih dari 220 negara dan wilayah.
Peserta juga akan mengikuti bootcamp secara daring sebelum mengajukan proposal ekspor mereka. Para finalis kemudian akan mempresentasikan strategi pertumbuhan ekspor mereka dalam Grand Final pada Oktober, sementara para pemenang akan diumumkan dalam Indonesia Exporters Conference (IEC) 2026 pada November.
Selain mendapatkan pengakuan di industri, tiga pemenang teratas akan menerima dukungan finansial, kredit pengiriman FedEx, serta coaching ekspor dari BD Ekspor untuk membantu mempercepat ekspansi internasional mereka. Hadiah berupa uang tunai sebesar US$3.000, US$1.500, dan US$1.000 akan diberikan masing-masing kepada pemenang pertama, kedua, dan ketiga.
Baca Juga: 81 UMKM Dibina InJourney-Sarinah, Ada Kesempatan Tembus Pasar Lebih Luas
Sekadar informasi, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KemenUMKM), Indonesia memiliki sekitar 57 juta UMKM yang berkontribusi sebesar 60,5% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja nasional.
Namun, terlepas dari peran penting tersebut, UMKM hanya menyumbang sekitar 15,7% dari total ekspor Indonesia. Hal ini menunjukkan masih besarnya peluang untuk membantu lebih banyak pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar internasional.
“UMKM Indonesia menghasilkan produk-produk berkelas dunia, mulai dari makanan dan minuman hingga fesyen dan kerajinan tangan. Namun, masih terlalu sedikit yang berhasil menjangkau pembeli internasional. Kesenjangan ini bukan disebabkan oleh kurangnya ambisi atau kualitas, melainkan sering kali karena keterbatasan akses terhadap sumber daya dan mitra yang dibutuhkan untuk mengambil langkah berikutnya,” ujar Bianca Wong, Vice President, Operations, FedEx Southeast Asia dalam keterangan tertulis.
FedEx Export Challenge Bianca rancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan ekspor yang praktis serta dukungan logistik. Fedx ingin memberikan kepercayaan diri dan perangkat yang dibutuhkan oleh bisnis yang siap ekspor untuk bersaing di panggung global.
“Indonesia tidak kekurangan produk-produk unggulan. Hal yang belum dimiliki banyak pelaku usaha adalah peta jalan yang jelas serta mitra yang tepat untuk membantu mereka menembus pasar lintas negara,” ujar Nicholas Dennis, Founder, BD EKSPOR.
Misi dari program ini juga untuk membantu UMKM yang siap ekspor menjadi eksportir yang benar-benar kompetitif, dan kolaborasi dengan FedEx memungkinkan terjadinya edukasi ekspor yang praktis dengan kekuatan jaringan logistik global.
FedEx telah mendukung pelaku usaha Indonesia dalam menjangkau pasar internasional sejak 1985, membantu perusahaan dari berbagai skala untuk terhubung dengan pelanggan di seluruh dunia. Export Challenge menjadi langkah terbaru dalam komitmen tersebut dengan menyediakan pelatihan, mentorship, dan keahlian logistik yang dibutuhkan UMKM untuk berkembang melampaui batas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News