MOMSMONEY.ID - Ruang tamu kaku dan interaksi hambar? Kebiasaan menempel sofa ke dinding ternyata salah besar. Ketahui cara memperbaiki untuk suasana lebih hidup.
Ruang tamu adalah wajah utama sebuah rumah sekaligus tempat berkumpul yang paling sering digunakan. Namun, tidak sedikit orang merasa ruang tamunya terasa kurang nyaman meski sudah diisi furnitur mahal dan dekorasi menarik.
Masalahnya sering kali bukan pada ukuran ruangan, melainkan kesalahan tata letak yang tidak disadari. Di tengah kebutuhan hunian modern yang serba fungsional, penataan ruang menjadi faktor penting yang menentukan kenyamanan sehari hari.
Melansir dari Better Homes & Gardens, mencatat bahwa kesalahan kecil dalam alur ruang, pencahayaan, hingga proporsi furnitur bisa mengurangi kualitas ruang secara signifikan.
“Kesalahan paling umum di ruang tamu bukan soal gaya, tapi bagaimana furnitur menghambat sirkulasi dan interaksi,” ujar Zara O’Hare, spesialis desain interior.
Baca Juga: Bukan Tren, Desain Rumah Joanna Gaines Ungkap Cara Hunian Jadi Diri Anda
Furnitur selalu menempel ke dinding
Banyak orang mengira menempelkan sofa ke dinding akan membuat ruang tamu terasa lebih luas. Padahal, kebiasaan ini justru membuat ruangan terasa kaku dan tidak mengundang interaksi.
Tata letak yang baik seharusnya membentuk area duduk yang saling terhubung. Menarik sofa sedikit ke tengah ruangan bisa menciptakan suasana yang lebih hangat dan mendukung percakapan.
Jalur sirkulasi tidak diperhatikan
Ruang tamu ideal harus mudah dilalui tanpa harus berputar atau menyenggol furnitur. Kesalahan umum terjadi ketika terlalu banyak kursi atau meja diletakkan tanpa mempertimbangkan jalur berjalan.
Sirkulasi yang baik membantu ruangan terasa lebih lega dan nyaman digunakan sehari hari, terutama saat ada tamu.
Ukuran furnitur tidak sesuai skala ruangan
Furnitur yang terlalu besar akan membuat ruang tamu terasa sesak, sementara furnitur terlalu kecil bisa terlihat tenggelam dan tidak proporsional.
Kesalahan ini sering muncul karena membeli furnitur berdasarkan tampilan toko, bukan ukuran ruang di rumah. Mengukur ruangan sebelum membeli furnitur adalah langkah sederhana yang sering diabaikan, padahal dampaknya sangat besar.
Pencahayaan hanya mengandalkan satu lampu
Satu lampu plafon saja tidak cukup untuk menciptakan suasana nyaman. Ruang tamu membutuhkan kombinasi pencahayaan agar terlihat hidup dan fleksibel.
Lampu lantai, lampu meja, atau lampu dinding bisa membantu menciptakan nuansa hangat sekaligus mendukung aktivitas seperti membaca atau menonton.
Jendela tertutup furnitur
Cahaya alami adalah elemen penting yang sering tidak dimanfaatkan secara maksimal. Menempatkan lemari tinggi atau sofa besar di depan jendela membuat ruangan terasa lebih gelap dan sempit.
Sebaiknya area sekitar jendela dibiarkan terbuka atau diisi furnitur rendah agar cahaya matahari dapat masuk dengan optimal.
Baca Juga: Trik Hemat Dekorasi: 6 Kombinasi Warna Interior Abadi untuk Hunian Anda
Penempatan TV kurang ergonomis
TV yang terlalu tinggi atau tidak sejajar dengan area duduk dapat mengganggu kenyamanan menonton. Selain itu, TV yang menjadi satu satunya titik fokus juga bisa membuat ruang tamu terasa monoton.
Penempatan TV setinggi mata saat duduk, lalu diseimbangkan dengan dekorasi lain, akan membuat ruangan lebih nyaman dan enak dipandang.
Keseimbangan visual diabaikan
Ruang tamu tidak harus simetris, tetapi tetap perlu terasa seimbang. Menumpuk furnitur besar di satu sisi ruangan tanpa penyeimbang visual akan membuat ruangan terasa berat sebelah.
Mengombinasikan elemen besar dan kecil, variasi tinggi furnitur, serta distribusi warna yang merata akan menciptakan harmoni visual.
Ruang tamu yang nyaman bukan soal mengikuti tren desain terbaru, melainkan memahami fungsi dan alur ruang itu sendiri.
Menghindari tujuh kesalahan tata letak ini, siapa pun bisa menciptakan ruang tamu yang lebih lega, hangat, dan ramah untuk berkumpul.
Perubahan kecil dalam penataan sering kali memberikan dampak besar bagi kenyamanan rumah secara keseluruhan.
Selanjutnya: 7 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan, Raih BB Ideal & Tidur Nyenyak Setiap Malam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News