MOMSMONEY.ID - Google diam-diam sedang membangun ekosistem AI, hadirkan fitur baru di Gemini AI hingga Android 17. Google memperkenalkan Gemini 3.1 Pro pada bulan Februari, membuat model tersebut tersedia melalui API Gemini, Vertex AI, aplikasi Gemini, dan NotebookLM.
Di Google I/O pada bulan Mei, perusahaan tersebut meluncurkan Gemini 3.5, model yang dibangun untuk pengkodean, agen, dan alur kerja yang lebih kompleks. Matt Gonzales, pengamat media sosial dari Techrepublic.com mengungkapkan bahwa Gemini 3.5 Flash tersedia secara umum melalui Google Antigravity, API Gemini, Google AI Studio, dan Android Studio.
Google juga menjadikannya model default dalam Mode AI secara global. Sementara itu, Pada bulan Juni, Google menambahkan kemampuan penggunaan komputer bawaan ke Gemini 3.5 Flash.
Baca Juga: Kehadiran Fitur WhatsApp Terbaru: @Semua di Chat Grup, Permudah Kirim Pesan
Detail tersebut memungkinkan pengembang untuk membuat agen yang berinteraksi dengan antarmuka peramban, desktop, dan seluler. Google juga memperkenalkan Gemini Omni di Google I/O 2026, sebuah model multimodal yang dapat bekerja dengan teks, gambar, audio, dan video.
Google awalnya memposisikan model ini di sekitar pembuatan, pemahaman, dan pengeditan video.
Google Search geser dari daftar halaman web
Google Search terus bergeser dari daftar halaman web menuju jawaban yang dihasilkan AI dan pertanyaan lanjutan yang bersifat percakapan. Google memperkenalkan Personal Intelligence di AI Mode pada bulan Januari, awalnya memungkinkan pelanggan Google AI Pro dan Ultra di Amerika Serikat untuk menghubungkan Gmail dan Google Photos.
Sehingga, Pencarian bisa menggunakan konteks pribadi saat menghasilkan respons. Sejak itu, Google telah memperluas fitur tersebut ke lebih banyak pengguna dan mengumumkan ketersediaan internasional yang lebih luas sebagai bagian dari peluncuran AI Mode yang berkelanjutan.
Di Google I/O, Google mengumumkan pengalaman Pencarian yang didesain ulang yang dapat bekerja dengan teks, gambar, file, video, dan tab Chrome yang terbuka. Perusahaan ini juga menjadikan Gemini 3.5 Flash sebagai model default dalam Mode AI secara global.
Selanjutnya, pada bulan Mei Google menyatakan bahwa AI Mode telah melampaui 1 miliar pengguna aktif bulanan dan jumlah kueri telah meningkat lebih dari dua kali lipat setiap kuartal sejak diluncurkan di AS. Perusahaan ini juga memperluas Preferred Sources dan label “Highly Cited” untuk membantu pengguna mengidentifikasi pelaporan asli dan penerbit favorit dalam pengalaman pencarian berbasis AI.
Android 17 berfokus pada produktivitas dan keamanan
Google mulai meluncurkan Android 17 ke perangkat Pixel yang didukung pada tanggal 16 Juni. Pembaruan ini memperkenalkan Bubble mengambang untuk multitasking, perekaman layar yang lebih baik, optimasi game untuk perangkat lipat, izin lokasi sementara, dan fitur perlindungan anti-pencurian tambahan.
Peluncuran awal mencakup perangkat Pixel yang memenuhi syarat, sementara ponsel Android akan menerima sistem operasi ini sepanjang tahun 2026. Ketersediaan pada perangkat dari Samsung, Motorola, OnePlus, dan produsen lainnya bergantung pada jadwal masing-masing vendor.
Google Workspace apatkan lebih banyak otomatisasi AI
Google telah memperluas jangkauan Gemini ke Gmail, Docs, Sheets, Slides, Drive, Meet, dan aplikasi Workspace lainnya. Pada bulan Maret, perusahaan mengumumkan fitur beta yang memungkinkan Gemini menyusun draf konten menggunakan informasi dari file, email, dan web.
Gemini di Drive juga dapat menjawab pertanyaan berdasarkan dokumen tertentu dan menampilkan informasi yang relevan. Dalam acara Google I/O, Google memperkenalkan fitur AI baru untuk Google Workspace, termasuk alat suara berbasis percakapan untuk Gmail, Docs, dan Keep.
Pengumuman tersebut juga mencakup Google Pics, aplikasi pembuatan dan penyuntingan gambar berbasis AI, AI Inbox yang telah diperluas serta Gemini Spark. Google juga telah memperluas fitur "Take notes for me" di Meet.
Alat ini dapat mentranskripsikan percakapan, membuat ringkasan dan daftar tindakan, menyimpan catatan ke Drive, serta mengirimkan rekapitulasi setelah rapat selesai. Alat-alat ini dapat mengurangi pekerjaan yang bersifat repetitif.
Beberapa kemampuan yang baru diumumkan tersebut masih dalam tahap peluncuran atau pratinjau, belum tersedia secara luas.
Baca Juga: Baterai HP Cepat Habis Bisa Jadi Tanda Akun WhatsApp Dicloning atau Disadap
Chrome jadi ruang kerja berbasis AI
Google mengubah Chrome menjadi ruang kerja tempat pengguna dapat melakukan pencarian, membandingkan informasi, membuat konten, dan mengotomatiskan tugas. Google terus memperluas fitur auto-browser, sebuah kemampuan berbasis Gemini yang dapat menjalankan tugas peramban.
Chrome mendapatkan fitur tab vertikal dan mode membaca imersif pada bulan April, memberikan cara baru bagi pengguna untuk mengatur tab dan menghilangkan gangguan dari halaman web. Google juga mengumumkan bahwa Gemini di Chrome dan fitur auto-browser akan diperluas ke perangkat Android yang menjalankan Android 12 atau versi lebih baru dengan memori minimal 4GB.
Demikian ekosistem AI dari Google, hadirkan fitur baru di Gemini AI hingga Android 17.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News