M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ditinggal Tulang Punggung Keluarga dan Pilih Jual Aset, Simak Tipsnya Berikut Ini!

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Jual aset bisa menjadi pilihan saat ditinggal tulang punggung keluarga selama-lamanya. Namun, hal ini menjadi pilihan terakhir dan perlu cermat mengelolanya. 

Jika tidak memiliki asuransi apa pun, tak ada investasi pula, pilihan yang bisa dilakukan adalah menjual aset yang saat ini dimiliki saat tulang punggung meninggal dunia.

Tapi Melvin Mumpuni, perencana keuangan Finansialku, mengatakan, bahwa bila menjual aset, pertimbangkan biaya administrasi untuk perpindahan asetnya juga. 

"Misalnya saja menjual rumah, kan ada biaya balik nama," kata Melvin.

Baca Juga: Begini Merancang Keuangan untuk Masa Depan Anak

Erlina Juwita, senior consultant OneShildt Financial Independence menambahkan,  ketika mengetahui keluarga meninggal, sebaiknya kita mencari tahu aset likuid apa yang  dimiliki dan seberapa besar nilainya.

Apabila memang nilainya bisa mencukupi untuk jangka waktu 10 bulan-12 bulan ke depan, itu dapat langsung direalisasikan. Misalnya saja,  memiliki logam mulia, deposito, maupun kendaraan. Itu bisa dicairkan atau dijual untuk menutupi kebutuhan 12 bulan ke depan. 

Erlina menjelaskan, sebenarnya aset itu ada tiga jenis. Ada aset yang berupa investasi, aset likuid, dan aset personal. Yang bisa dijual aset personal.

Aset personal di sini adalah benda-benda pribadi. Untuk aset ini, yang sebaiknya dijual  adalah yang nilainya lama kelamaan akan turun. Sebut saja di antaranya mobil atau motor.

Kemudian, jika memiliki hobi tertentu, seperti barang bermerek, itu lebih baik dijual dan dimanfaatkan uangnya. 

Sementara, aset yang lebih baik ditahan adalah yang nilainya meningkat tiap tahunnya. Misalnya saja properti ataupun logam mulia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Ada Hujan di Jawa Timur Besok, Ini Prakiraan Cuaca Jumat (31/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok Jumat (31/7) didominasi cerah berawan tanpa potensi hujan.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (31/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 31 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (31/7) Didominasi Berawan, Cek Daerah Anda

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok Jumat (31/7) didominasi berawan dan cerah berawan tanpa potensi hujan di seluruh wilayah.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (31/7): Mayoritas Cerah, Ini Rinciannya

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok Jumat (31/7) didominasi cerah dengan sebagian wilayah berawan dan udara kabur.

Transaksi Harian di CIMB Niaga Bisa Jadi Asia Miles Cathay Pacific, Begini Caranya

Cathay Pacific dan CIMB Niaga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi harian untuk mengumpulkan miles untuk berbagai reward perjalanan.

Jangan Cuma Andalkan Iklan, Ini Kunci Membangun Merek yang Dipercaya Pelanggan

​Top Brand Award 2026 menyoroti pentingnya membangun merek yang dipercaya pelanggan, bukan sekadar dikenal lewat promosi.

Ramalan Zodiak Besok Jumat 31 Juli 2026: Sagittarius Bawa Rezeki, Leo Bersinar

Yuk, simak ramalan 12 zodiak Jumat 31 Juli 2026, dari karier, keuangan, asmara hingga kesehatan sebelum memasuki Agustus nanti.

Serial Petualangan Baru AXN Tampilkan Pesona Alam dan Budaya Sarawak

​Kolaborasi KC Global Media Asia, AXN Asia, dan Sarawak Tourism Board menghadirkan tayangan yang mengangkat tren screen tourism.

Waspada 4 Daerah Ini Hujan, Cek Prakiraan Cuaca Besok (31/7) di Banten

​BMKG memperkirakan akan turun hujan ringan di empat daerah di Banten besok, sementara untuk lusa akan didominasi cuaca cerah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (31/7), Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan akan turun hujan ringan di daerah Jakarta Selatan besok, sedangkan daerah lainnya akan cerah dan berawan.