M O M S M O N E Y I D
AturUang

Di Tangan Hery Gunardi, Ini Strategi BRI Untuk Tumbuh Berkelanjutan

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Di tengah dinamika ekonomi global ini, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memperkuat fondasi bisnis. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, BRI  menetapkan strategi pertumbuhan jangka panjang yang berfokus pada penguatan fundamental baik dari sisi pendanaan, penyaluran kredit yang berkualitas, peningkatan kapabilitas digital, penerapan manajemen risiko yang memadai hingga pengembangan sumber daya manusia.

Strategi ini dijalankan sebagai bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan inklusif, sekaligus menjawab tantangan dan peluang di seluruh segmen pasar. Hery Gunardi menekankan salah satu strategi perseroan yakni penguatan struktur pendanaan utamanya melalui pertumbuhan dana murah atau CASA.

BRI harus memiliki kekuatan dari sisi pendanaan, khususnya CASA, baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, BRI mengakselerasi pertumbuhan CASA, mulai dari segmen konsumer, UMKM, hingga penguatan perolehan liabilities di segmen wholesale banking. BRI memiliki engine transaksi ritel yang sangat kuat melalui superapps BRImo, yang saat ini telah digunakan oleh lebih dari 40 juta nasabah.

Menurut Hery, bahwa penguatan struktur pendanaan tidak bisa dilepaskan dari integrasi digital, produktivitas jaringan, dan sinergi bisnis di dalam ekosistem BRI. Dalam menjawab itu, BRI akan melakukan fine tuning terhadap UI dan UX super apps BRImo. Penguatan produktivitas juga dilakukan melalui pemanfaatan QRIS dan AgenBRILink yang berperan sebagai infrastruktur penting dalam mendukung peningkatan CASA BRI. Selain itu, sinergi dengan anak perusahaan seperti Pegadaian, PNM, dan lainnya akan terus diperkuat untuk membentuk sinergi yang saling mendukung dan mampu meningkatkan perolehan liabilities, khususnya tabungan dan giro.

Tak hanya itu, BRI juga terus memperkuat solusi digital untuk nasabah korporasi melalui platform Qlola yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi secara terintegrasi. Platform ini menawarkan berbagai fitur yang memungkinkan nasabah menjalankan aktivitas keuangan dalam ekosistem BRI secara menyeluruh. Seiring dengan itu, BRI turut fokus pada pengembangan produk seperti KPR dan BRIguna (kredit berbasis payroll loan) sebagai bagian dari strategi diversifikasi kredit di luar segmen pembiayaan UMKM.

Pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci dalam membangun organisasi yang adaptif dan berdaya saing. Human capital menjadi fokus dari manajemen baru dimana BRI akan menempatkan individu-individu terbaik pada posisi yang tepat, the right man in the right place. “Pengembangan human capital tidak hanya dilakukan melalui pelatihan di dalam negeri, tetapi juga melalui program pendidikan lanjutan di sekolah bisnis luar negeri,” ucap Hery, dalam siaran pers, Senin (5/5).

Manajemen risiko juga menjadi elemen integral dalam strategi ekspansi BRI. Hal ini penting untuk memastikan setiap inisiatif pertumbuhan tetap dilaksanakan secara prudent. Lanjut Hery, risk management bukan sekadar fungsi kontrol yang mengatakan tidak terhadap risiko. Justru, pendekatan ini harus menjadi jalan untuk memahami dan mengelola risiko secara tepat agar bisnis tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Di tengah dinamika ekonomi global yang menantang, BRI Group mencatatkan sepanjang kuartal pertama tahun 2025 dengan laba bersih sebesar Rp 13,80 triliun dan aset mencapai Rp 2.098,23 triliun, tumbuh 5,49% secara tahunan. Penyaluran kredit mencapai Rp 1.373,66 triliun, dengan porsi UMKM sebesar 81,97% atau setara Rp 1.126,02 triliun. Ke depan, BRI terus mengembangkan kapabilitasnya menuju universal banking yang memungkinkan layanan menyeluruh bagi seluruh segmen nasabah di Indonesia.

Sebagai informasi, Direktur Utama BRI Hery Gunardi diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Maret 2025 dan dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya setelah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Makanan Penyebab Gigi Kuning yang Perlu Anda Batasi Konsumsinya

Batasi konsumsinya, berikut adalah 4 makanan penyebab gigi kuning yang wajib Anda tahu untuk menjaga warna alami gigi.

Tetap Bisa Makan Enak, Ini 5 Tips Makan Nasi Padang saat Diet Tanpa Rasa Bersalah

Jangan takut gemuk saat makan nasi padang! Begini tips makan nasi padang saat diet untuk mengontrol asupan kalori tanpa perlu mengorbankan rasa.

7 Prinsip Charlie Munger yang Bisa Ubah Cara Berpikir dan Meraih Sukses

Pelajari 7 prinsip Charlie Munger untuk membangun hidup lebih baik lewat kebiasaan belajar, berpikir rasional, dan disiplin.

Dibuka Mulai 25 September, Tiket Dopamine Land Jakarta Sudah Bisa Dibeli

Dopamine Land akan segera hadir di Jakarta dan akan dibuka untuk publik pada 25 September 2026 di Central Park Mall 2  

Cara Hilangkan Noda Makeup di Meja Kamar Mandi yang Gak Bikin Rusak

Noda makeup di meja kamar mandi bisa dibersihkan dengan cara sederhana sesuai jenis material tanpa membuat permukaannya cepat rusak.  

10 Cara Menata Dapur Kecil biar Rapi dan Nyaman Tanpa Renovasi Besar

Dapur kecil bisa terasa lega dan teratur dengan trik sederhana memanfaatkan dinding, sudut kabinet, serta ruang penyimpanan.  

Awas Gaya Hidup! Ini 4 Penyebab Stroke di Usia Muda yang Sering Diabaikan

Kasus stroke pada anak muda makin meningkat akibat pola hidup tidak sehat. Kenali penyebab stroke di usia muda dan gejala awalnya sejak dini.  

Hasil China Masters 2026: Hanya 1 Wakil Indonesia ke Perempat Final

Hasil China Masters 2026 babak 16 besar, Kamis (3/9), hanya satu wakil Indonesia yang maju ke perempat final turnamen BWF Super 750 ini.

Sudah Tayang di Bioskop, Begini Sinopsis Film Munafik: Melawan Iblis

 Film horor Munafik: Melawan Iblis telah tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 3 September 2026.  

Mau Bleaching Gigi? Ketahui Dulu 4 Efek Samping Bleaching Gigi yang Biasanya Muncul

Berikut adalah 4 efek samping bleaching gigi yang umum terjadi dan perlu Anda antisipasi sebelum menjalani perawatannya.