M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Daging Kurban Melimpah? Ini 5 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas biar Awet

Daging Kurban Melimpah? Ini 5 Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas biar Awet
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 5 cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet. Simak sampai akhir, Moms.

Idul Adha sudah dekat. Sebelum memikirkan olahan daging apa saja yang akan Anda coba, jangan lupa untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan daging kurban yang benar di dalam kulkas.

Cara penyimpanan yang tepat akan membuat daging kurban awet meski tidak langsung diolah. Sebaliknya, cara yang salah akan menyebabkan daging mudah terkontaminasi dan membusuk.

Baca Juga: 6 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol Usai Makan Daging Kurban

Melansir laman Royco, ada 5 cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang patut Anda praktikkan. Berikut penjelasannya.

1. Gunakan wadah penyimpanan yang tepat

Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang pertama yaitu gunakan wadah penyimpanan yang tepat.

Wadah penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesegaran, keamanan, dan kualitas daging kurban.

Menyimpan daging kurban di wadah yang tepat dapat membantu mencegah kontaminasi dari udara, bakteri, atau bahan lain yang bisa memengaruhi kualitas daging. Juga, membantu menjaga kelembaban dan suhu yang tepat untuk mencegah kerusakan atau pembusukan daging.

Beberapa wadah yang tepat untuk menyimpan daging kurban antara lain wadah kedap udara, kantong plastik tahan air seperti ziplock, dan wadah bersekat untuk memisahkan potongan daging yang berbeda. 

2. Perhatikan suhu dan kelembaban

Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang kedua yaitu perhatikan suhu dan kelembaban.

Suhu dan kelembaban yang tepat dalam menyimpan daging kurban sangat penting untuk menjaga kesegaran dan kualitas daging. Idealnya, daging kurban harus disimpan pada suhu yang stabil. Diperlukan suhu antara 0-4 derajat Celsius untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat merusak daging kurban. 

Kelembaban juga perlu diperhatikan. Kelembaban yang terlalu rendah dapat menyebabkan kekeringan pada daging kurban. Sementara itu, kelembaban yang terlalu tinggi dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.

Oleh karena itu, pastikan kulkas Anda diatur pada suhu yang tepat. Plus, jagalah kelembaban yang sesuai guna memastikan daging kurban tetap segar dan aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Begini Tips Aman Konsumsi Daging Kurban saat Idul Adha

3. Simpan daging berdasarkan bagiannya

Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang ketiga yaitu simpan daging berdasarkan bagiannya.

Setiap bagian daging memiliki karakteristik dan kebutuhan penyimpanan yang berbeda. Jadi, simpanlah daging kurban Anda berdasarkan bagian-bagiannya.

Beberapa faktor yang memengaruhi perbedaan ini adalah tekstur, komposisi lemak, dan kecenderungan terhadap kontaminasi bakteri. Berikut adalah cara menyimpan daging kurban berdasarkan bagiannya:

Daging utuh

Bagian daging yang belum dipotong alias utuh lebih baik disimpan di kulkas dalam kemasan aslinya. Atau, bungkuslah dengan kertas aluminium untuk mencegah kontaminasi sekaligus menjaga kelembaban. Daging utuh juga dapat dibekukan jika tidak akan diolah dalam waktu dekat.

Daging potongan

Simpanlah potongan daging kurban seperti daging sapi dalam wadah kedap udara atau kantong plastik yang tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi silang sekaligus menjaga kesegaran. Potongan daging kurban juga dapat dibekukan jika tidak akan digunakan dalam waktu dekat dan singkat.

Daging giling

Daging yang sudah digiling lebih rentan terhadap kontaminasi dan perubahan suhu. Oleh sebab itu, daging giling sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas dan diolah dalam waktu yang relatif singkat.

Daging jeroan

Jeroan seperti hati, limpa, atau usus dapat disimpan di kulkas dalam wadah kedap udara yang terpisah dari daging lainnya. Jeroan juga bisa dibekukan untuk memperpanjang umur simpannya.

Baca Juga: Cara Sehat Mengonsumsi Daging Kurban Menurut Ahli Nutrisi, Jangan Digoreng!

4. Bungkus daging sapi rapat-rapat

Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang keempat yaitu bungkus daging sapi rapat-rapat.

Untuk menyimpan daging sapi dengan baik di kulkas, Anda perlu membungkusnya rapat-rapat guna mengurangi paparan udara. Kertas daging adalah pilihan yang bagus karena dirancang khusus untuk menyimpan daging sapi dalam kulkas selama beberapa hari. 

Jika Anda ingin membekukan daging sapi dengan kertas daging, masukkanlah kemasan kertas tersebut ke dalam kantong ziplock agar udara dan kelembaban terisolasi.

Namun, bagaimana cara terbaik untuk membungkus sisa daging yang sudah dibuka agar tetap segar? Caranya, cukup pastikan untuk selalu menyegel kembali daging sapi dengan rapat. Bungkus plastik seperti plastic wrap adalah pilihan yang baik untuk menyegel kembali daging sapi atau untuk membungkus daging sebelum dibekukan.  

5. Simpan daging kambing di suhu yang tepat

Cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet yang kelima yaitu simpan daging kambing di suhu yang tepat.

Jagalah daging kambing agar tidak terkena panas sebelum dimasak atau dibiarkan pada suhu ruangan. Ingat, daging kambing harus segera disimpan dengan benar dalam suhu dingin untuk mencegah kerusakan.

Daging kambing yang akan digunakan dalam waktu 1-2 hari, sebaiknya disimpan di kulkas dalam kemasan aslinya. Letakkan di bagian paling dingin dalam kulkas dengan suhu sekitar 35 F, tapi tidak melebihi 40 F. 

Jika Anda tidak berniat mengolah daging kambing dalam beberapa hari, sebaiknya dibekukan saja. Pastikan freezer memiliki suhu stabil di 32 F atau lebih rendah. Potongan daging kambing dapat disimpan dalam freezer selama 6-9 bulan. 

Ketika menyimpan daging kambing di kulkas, sebaiknya letakkan di atas piring daripada langsung di raknya. Ini akan mencegah cairan yang mungkin bocor dari kemasan daging bersentuhan dengan makanan lain di dalam kulkas Anda.  

Demikian 5 cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dicatat, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?