M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Tips Aman Konsumsi Daging Kurban saat Idul Adha

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Inilah tips aman konsumsi daging kurban saat Idul Adha. Apa sajakah itu? Cek selengkapnya di sini, yuk!

Saat Idul Adha, umat Muslim di seluruh dunia melakukan ibadah kurban, di mana hewan seperti sapi, kambing, atau domba disembelih untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Daging kurban merupakan makanan yang sering disantap dalam keluarga, terutama selama perayaan ini. Namun, penting untuk mengonsumsi daging tersebut dengan cara yang aman dan sehat agar manfaatnya tetap maksimal dan tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Konsumsi daging yang berlebihan atau pengolahan yang tidak tepat bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, kolesterol tinggi, atau bahkan keracunan makanan.

Baca Juga: Masak Kilat Rasa Nikmat, Coba Resep Sate Goreng Kambing Spesial saat Idul Adha

Melansir dari laman Daily Sabah, ini dia tips aman konsumsi daging kurban saat Idul Adha:

1. Konsumsi Daging Kurban secara Moderat

Daging adalah sumber makanan yang bergizi, kaya akan protein berkualitas tinggi, zat besi, seng, fosfor, dan vitamin B12. Namun, karena kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya, daging harus dikonsumsi dalam jumlah yang moderat.

Daging yang baru disembelih cenderung lebih sulit dicerna karena kondisi 'rigor mortis'. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membiarkan daging beristirahat minimal 12 hingga 24 jam sebelum dikonsumsi.

Konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi hingga dua hingga tiga kali seminggu, dengan porsi tidak lebih dari 90-120 gram per kali makan.

Baca Juga: Seperti Apa Hewan Kurban yang Baik? Berikut 4 Tips Memilihnya

2. Masak Daging Kurban dengan Cara yang Sehat

Metode memasak daging kurban pun sangat memengaruhi dampak kesehatan. Dibandingkan dengan menggoreng atau menumis, cara memasak seperti merebus atau memanggang lebih disarankan.

Saat memanggang, pastikan ada jarak minimal 15-20 sentimeter antara daging dan api. Jika tidak, panas yang tinggi dapat membakar permukaan luar daging sebelum bagian dalamnya matang, yang dapat merusak protein dan vitamin B serta menghasilkan senyawa karsinogenik.

Bagi mereka yang memiliki penyakit jantung, hipertensi, diabetes, atau kondisi kronis lainnya, perlu kehati-hatian ekstra.

Disarankan untuk menghindari sumber lemak jenuh, seperti lemak internal atau lemak ekor, memasak daging dalam lemaknya sendiri tanpa menambahkan minyak ekstra, dan memilih potongan daging yang rendah lemak. Selain itu, kontrol porsi sangat penting bagi kelompok ini.

Jangan makan daging saat perut kosong di pagi hari, karena dapat menyebabkan masalah pencernaan. Memulai hari dengan sarapan yang seimbang, seperti keju rendah lemak, roti gandum, dan sayuran akan sangat membantu pencernaan.

Baca Juga: Bosan Santan? Saatnya Masak Resep Bakso Sapi Rumahan Kenyal dan Nagih untuk Idul Adha

3. Menyimpan Daging Kurban dengan Cara yang Tepat

Penyimpanan daging selama Idul Adha juga sangat penting untuk menghindari keracunan makanan. Sebaiknya daging dibagi menjadi beberapa porsi dan disimpan di dalam freezer.

Pencairan daging harus dilakukan dengan menaruhnya di rak bawah lemari es untuk mencegah kontaminasi silang. Selain itu, daging mentah tidak boleh bersentuhan dengan buah-buahan atau sayuran untuk menghindari risiko kontaminasi.

Nah, itulah tips aman konsumsi daging kurban saat Idul Adha. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.