MOMSMONEY.ID - Saat Ingin cepat kurus, sebagian orang memilih mengurangi makan secara drastis. Ada yang hanya makan sekali sehari, hanya mengonsumsi buah, atau membatasi menu pada makanan rebus.
Angka timbangan mungkin cepat turun. Namun, menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Christopher Andrian, M.Gizi, Sp.GK, penurunan tersebut belum tentu berasal dari berkurangnya lemak tubuh.
Berat badan terdiri dari lemak, otot, dan air. Saat asupan makanan terlalu sedikit, berat yang hilang pada awal diet bisa berasal dari air. Jika kebutuhan protein tidak terpenuhi, tubuh juga dapat mengambil cadangan protein dari otot.
Akibatnya, massa otot berkurang dan metabolisme tubuh bisa ikut menurun.
Baca Juga: Praktis & Lezat, Ini 7 Inspirasi Sarapan Sehat Pagi Hari Tinggi Serat buat Diet
“Kalau turun cepat dalam minggu pertama, yang paling sering hilang itu adalah air,” jelas Christopher dalam diskusi media Novo Indonesia di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Christopher mengingatkan, penurunan berat badan sebaiknya tidak dilakukan dengan memangkas makanan sebanyak mungkin. Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, dan serat.
Ia menyebutkan, ada empat hal yang perlu diperhatikan, yakni nutrisi, olahraga, pengelolaan stres, dan tidur yang cukup.
Keempatnya saling berkaitan. Kurang tidur dan stres, misalnya, dapat memengaruhi hormon serta nafsu makan. Kondisi ini bisa membuat seseorang lebih sulit mengatur pola makan.
Baca Juga: Banyak Digunakan Diet, Simak Manfaat Kesehatan Chia Seed
Pola diet juga sebaiknya tidak sekadar mengikuti metode yang sedang populer. Kebutuhan setiap orang berbeda sehingga cara yang berhasil diterapkan orang lain belum tentu cocok untuk tubuh kita.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kemampuan mempertahankan pola makan tersebut dalam jangka panjang.
Christopher menambahkan, diet yang terlalu ketat cenderung sulit dijalani terus-menerus. Ketika seseorang kembali ke kebiasaan makan sebelumnya, berat badan berisiko naik lagi.
Karena itu, jangan hanya terpaku pada seberapa cepat angka timbangan berkurang. Pola makan seimbang yang bisa dijalani secara konsisten justru lebih penting untuk membantu menjaga berat badan dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News