M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cocok Buat Penyuka Minimalis, Kenali Konsep Rumah Japandi!

Cocok Buat Penyuka Minimalis, Kenali Konsep Rumah Japandi!
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Sejak beberapa tahun belakangan, rumah bergaya minimalis seakan tidak pernah kehabisan penggemar. Rumah minimalis banyak diminati karena konsepnya yang sederhana, namun tetap mengedepankan kesan yang elegan dan cantik.

Dari beragam gaya minimalis, ada satu gaya yang cukup menarik untuk diulas, yaitu gaya Japandi. Gaya dekorasi rumah ini merupakan perpaduan antara gaya Skandinavia dan Jepang, yang memang identik dengan kesan minimalis dan simpel.

Nah, jika Anda berencana untuk mendekorasi rumah dengan gaya minimalis, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengadaptasi gaya ini. Yuk, simak penjelasan mengenai Japandi!

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Batu untuk Taman Rumah, Apa Saja?

Apa itu Japandi?

Melalui The Spruce, Leni Calas dari Ward 5 Design menyebutkan bahwa Japandi adalah gaya desain yang menggabungkan fungsionalitas ala Skandinavia dan minimalisme ala Jepang untuk menciptakan kesan yang alami, berseni, dan sederhana. Gaya ini juga kerap disebut sebagai Scandi-Japanese.

Nah, gabungan antara kedua gaya desain inilah yang dapat menciptakan kesan rumah minimalis yang berfokus pada bentuk dan garis yang tegas, ruang yang lapang, serta warna-warna terang.

Elemen atau unsur desain Japandi

Pada rumah atau ruangan minimalis yang menggunakan gaya Japandi, ada beberapa hal yang menjadi elemen atau unsur utamanya.

Dilansir dari Barbulianno Design, berikut beberapa elemen utama yang umumnya terdapat pada rumah atau ruangan minimalis bergaya Japandi:

  • Bentuk dan garis yang bersih dan tegas.
  • Furnitur bergaya minimal yang fungsional.
  • Ruangan yang rapi tanpa barang berserakan atau berceceran.
  • Material berbahan alam seperti kayu.
  • Kombinasi warna yang kontras seperti abu-abu, biru langit, coklat kayu, hitam, pink pucat, dan putih.
  • Aksesoris dan dekorasi yang fungsional.

Japandi menitikberatkan pada aspek kesederhanaan, sehingga dapat menciptakan kesan damai dan hangat dengan layout rumah atau ruangan yang minimalis.

Menurut The Spruce, gaya Japandi juga menekankan aspek sustainability atau keberlanjutan. Hal ini terlihat dari penggunaan material kayu yang mudah didaur ulang, serta desain sederhana yang tidak menuntut banyak barang sehingga dapat mengurangi produksi sampah. Jadi, gaya rumah minimalis Japandi cocok untuk Anda yang menyukai hal-hal berbau sustainable.

Baca Juga: 5 Alasan Sebaiknya Menggunakan Warna Netral di Rumah

Mendekorasi rumah minimalis bergaya Japandi

Jika Anda tertarik untuk mendekorasi rumah minimalis Anda dengan gaya Japandi, perhatikan hal-hal berikut:

  • Fokus pada material alam seperti kayu atau bambu untuk menampilkan kesan yang alami dan simpel.
  • Gunakan warna netral yang terang pada dinding untuk menciptakan kesan ruangan yang terang dan cerah. Anda juga dapat memanfaatkan pencahayaan tambahan seperti lampu.
  • Sejalan dengan prinsip minimalisme, singkirkan barang-barang kecil yang membuat ruangan berantakan. Anda bisa menyimpannya di tempat tertutup.
  • Gunakan gorden dengan warna netral seperti beige, off-white, atau abu-abu muda.
  • Pilih furnitur dengan warna-warna kayu yang alami dan bentuk yang simpel. Untuk furnitur seperti sofa dan kasur, pilih desain yang empuk dan nyaman dengan warna netral.
  • Pilih furnitur atau perabotan yang bersifat timeless sehingga tidak cepat dibuang, sehingga mengedepankan aspek sustainability dalam rumah.

Nah, itulah hal-hal mengenai gaya Japandi yang perlu Anda ketahui. Bagaimana, apakah konsep desain ini cocok diterapkan di rumah minimalis Anda?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

3 Campuran Minuman yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Ada beberapa campuran minuman yang bagus untuk kesehatan jantung, lo. Yuk, intip di sini!            

Halodoc: Bahaya Curhat Masalah Kesehatan ke AI, Berisiko Picu Self-Diagnose

Halodoc ingatkan risiko saat menggunakan AI dalam konsultasi kesehatan, salah satunya bisa picu self diagnose. 

Telat Lapor SPT? Cek Informasi Denda, Batas Waktu, dan Cara Mengatasinya

Telat lapor SPT 2026 bisa kena denda. Cek batas waktu terbaru, sanksi, dan solusi praktis agar tetap aman dan patuh pajak.​  

10 Kebiasaan yang Bikin Hidup Stagnan, Pelajaran Logis dari Charlie Munger

Kenali 10 kebiasaan yang bikin hidup stagnan menurut Charlie Munger dan cara menghindarinya agar sukses di era modern.​

5 Kebiasaan Belanja yang Bikin Keuangan Seret, Banyak Dilakukan Kelas Pekerja

Stop 5 kebiasaan belanja ini sekarang agar keuangan lebih stabil dan peluang kaya makin terbuka tanpa harus nambah penghasilan.​

Prakiraan Cuaca Besok (29/4) dan Lusa di Banten, Hujan Turun di Seluruh Wilayah

​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di wilayah Banten akan diguyur hujan ringan, jangan lupa untuk membawa payung saat bepergian

Survei Finetiks: Stres Finansial Karyawan jadi Biaya Tersembunyi Perusahaan

Survei Finetiks: 56% karyawan tidak punya dana darurat dan keadaan keuangan yang amburadul menjadi biaya tersembunyi bagi perusahaan.

Kripto Big Cap Loyo, SIREN Justru Melambung ke Top Gainers

Ini daftar 5 aset kripto yang mampu naik signifikan dan menempati kripto top gainers saat pasar loyo!

Prakiraan Cuaca Besok (29/4) dan Lusa di DKI Jakarta, Diprediksi Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa akan diguyur hujan, pastikan untuk membawa payung saat hendak bepergian.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 29 April 2026, Hadapi Rintangan

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier besok Rabu 29 April 2026, cek peluang dan tantangan tiap bintang hari besok.​