M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Cermat Cari Momentum untuk Pindahkan KPR

Reporter: Dikky Setiawan  |  Editor: Dikky Setiawan


MOMSMONEY.ID -Hi Moms. Saat likuiditas bank mengetat, biasanya para pengambil kredit perbankan mulai was-was. Sebab, bank mulai ancang-ancang menaikkan suku bunga kredit untuk menarik dana dari publik agar likuiditasnya bisa lebih longgar. Ujung-ujungnya, bunga kredit dan cicilan yang ahrus dibayar setiap bulannya akan naik.

Kondisi ini tentu berdampak pada sebagian besar masyarakat yang masih memiliki kredit kepemilikan rumah (KPR). Bunga naik, angsuran bulanan akan bertambah.

Apakah tidak ada pilihan lain untuk menghadapi kondisi ini? Tentu saja ada. Jika punya cukup dana, bisa saja Anda melunasi kredit. Tapi, jika dana terbatas, mungkin Anda bisa ambil opsi mengalihkan kredit ke bank lain yang bunganya lebih rendah (take over).

Ahmad Gozali, Perencana Keuangan dari Safir Senduk & Rekan, mengatakan, take over kredit berarti memindahkan kredit dari bank A ke bank B. "Kita minta bank B untuk melunasi pinjaman kita di bank A, sehingga berikutnya kita membayarnya ke bank B," ujarnya.

Umumnya, menurut Ahmad, ada beberapa pertimbangan pengalihan kredit itu.

Baca Juga: Kiat Membangun Bisnis Properti dengan Modal Terbatas

Pertama, pertimbangan pengalihan KPR muncul saat jangka waktu bunga promo (biasanya fixed sementara) akan habis . Nah, sebeluk berlaku suku bunga normal (floating), nasabah biasanya mencari alternatif KPR dari bank lain yang memberikan cicilan lebih rendah.

Kedua, ada tawaran kredit lebih murah dari bank lain. Misalnya ada tawaran program kredit bunga tetap (fixed) dalam jangka waktu panjang, sekitar tiga sampai lima tahun. Jika dibandingkan KPR dengan bunga floating, tentu tawaran bunga fixed itu jauh lebih menarik, karena bunganya lebih pasti.

Ketiga, pengalihan KPR juga bisa terjadi saat suku bunga turun. Untuk akad kredit yang sudah berjalan, penurunan suku bunga itu umumnya tidak terasa dampaknya. Saat itulah, lebih menguntungkan untuk take over KPRagar bisa mendapatkan suku bunga baru yang lebih rendah.

Keempat, nasabah ingin berpindah dari bank konvensional ke bank syariah. Mungkin sebelumnya, si nasabah kesulitan untuk mendapat KPR dari bank syariah karena pengembang hanya kerjasama dengan bank konvensional. "Nah, dalam jangka waktu tertentu, memungkinkan bagi mereka untuk mengajukan take over ke bank syariah," kata Gozali.

Tapi, apa pun alasannya, pada prinsipnya nasabah melakukan take over KPR untuk menghemat pembayaran biaya utang (bunga/margin), atau mengurangi cicilan bulanan. Dari sini, ukurannya adalah mengambil manfaat dengan mengurangi beban cicilan.

Hitung biaya 

Tapi, jangan lupa, bisa juga ada risiko kerugian dari take over KPR. Jika Anda berhitung kurang cermat, khususnya atas biaya-biaya yang harus ditanggung saat pemindahan kredit, take over KPR membuat Anda jusrru keluar biaya lebih.

Misalnya, penalti yang dikenakan bank ternyata lebih mahal daripada penghematan yang didapat. Atau bisa juga, Ada biaya tambahan dengan adanya proses pengajuan KPR ke bank baru, ujar Ahmad.

Saat mengalihkan KPR, berarti Anda mengajukan KPR baru. Ada beberapa biaya yang harus ditanggung, seperti provisi, biaya akad kredit, asuransi, administrasi, dan lainnya. Artinya, Anda juga harus melihat beberapa komponen, seperti biaya penalti. "Bandingkan kedua hitungan itu dengan seberapa besar penghematan biaya karena memindahkan KPR," tutur Gozali.

Baca Juga: Cara Cerdas Menyiapkan Dana untuk Membangun Rumah

Budi Rahardjo, Perencana Keuangan dari One Shield Consulting, menambahkan, setelah menghitung semua biaya baru tersebut, selanjutnya bandingkan dengan penghematan dari beban cicilan dan bunga jika mengalihkan kredit. Jika hasilnya lebih menguntungkan, Anda tak perlu ragu untuk mengalihkan KPR.

Kapan waktu tepat untuk memindahkan KPR ke bank lain? Jika alasannya adalah penghematan bunga kredit, take over KPR lebih optimal dilakukan di masa-masa awal kredit. Sebab, Pada umumnya, KPR menggunakan perhitungan suku bunga efektif. Beban bunga besar ada di awal dan semakin menurun di akhir, tutur Budi. Dengan mengambil di awal, beban bunga jadi lebih rendah.

Hanya saja, Budi juga mengingatkan, sebelum memindahkan KPR, Anda juga perlu melihat tren bunga bank. Jika tren bunga cenderung naik maupun turun dalam beberapa bulan ke depan, Anda yang bunga KPR-nya floating perlu mencari bunga yang lebih pasti (fixed) dalam kondisi yang menguntungkan dalam beberapa tahun ke depan. "Setidaknya, masih ada ruang untuk mengelola cashflow lagi," tutur Budi.

Selanjutnya: Beli Rumah Lewat KPR, Ini Rincian Biaya Yang Harus Disiapkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ucapan Hari Lingkungan Hidup 2026 Bahasa Inggris, Penuh Inspirasi Lindungi Bumi

Inspirasi ucapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dalam bahasa Inggris inspiratif untuk melindungi Bumi dan generasi mendatang.

Promo JSM Superindo Spesial 6.6 Periode 5-7 Juni 2026, Diskon 50% dan Beli 1 Gratis 1

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 5-7 Juni 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

25 Ucapan Hari Lingkungan Hidup 2026, Ajak Semua Peduli Alam dan Ekosistem

Membagikan ucapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, bisa jadi langkah awal. Kenali cara paling efektif untuk memotivasi orang lain menjaga Bumi.

Hasil Indonesia Open 2026: 7 Wakil RI ke Perempat Final, Ganda Campuran Habis

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), tujuh wakil Indonesia melangkah ke perempat final. Wakil di sektor ganda campuran habis.

Kualitas Tidur Ibu Kurang, Garmin Ungkap Cara Pulih Optimal Tiap Hari

Aktivitas ibu rumah tangga ternyata bisa picu stres tak terlihat. Garmin menawarkan solusi data untuk menjaga energi agar tak terkuras habis.

Sebelum Beli Water Heater, Perhatikan Hal Penting Ini agar Tidak Salah Pilih

​Water heater semakin banyak digunakan di rumah tangga modern. Berikut ini hal penting sebelum beli water heater agar tidak salah pilih.

Akses Emas SNI Meluas, Peluang Investor Amankan Nilai Aset Jangka Panjang

Lotus Gold dan Galeri 24 perluas jangkauan emas SNI ke seluruh Indonesia. Masyarakat kini lebih mudah investasi dengan standar kualitas jelas.

Hobi Ternyata Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan yang Menjanjikan lo, Simak

Hobi saat pensiun kini bisa menjadi sumber pemasukan tambahan, dari berkebun hingga fotografi yang fleksibel. Intip, yuk.

Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026: Ini Jadwal Pertandingan dan Head to Head

Jadwal Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026, ini dia info jam tayang, rekor pertemuan, dan peluang Garuda memutus catatan lama.

Tren Renovasi Rumah Minimalis Modern 2026, Bikin Hunian Terasa Luas dan Homey

Ingin rumah terasa lebih luas dan nyaman? Simak inspirasi renovasi rumah minimalis modern yang cocok untuk hunian masa kini.