M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Halaman Rumah Sempit? Ini Cara Mudah Tanam Cabai Sendiri

Reporter: kompas.com  |  Editor: Hasbi Maulana


MOMSMONEY.ID -  Anda ingin mulai menanam cabai di rumah, tapi Anda tidak memiliki lahan luas? Nah, begini cara mudah menanam cabai di pot 

Tanaman cabai cukup mudah untuk dibudidayakan. Menariknya, Anda tidak perlu lahan luas bila ingin bercocok tanam cabai. 

Sebab, cabai bisa ditanam di dalam pot atau polybag. Hal ini menjadi solusi untuk Anda yang tidak memiliki lahan luas. 

Selain efisien, tanaman cabai di pot juga bisa diletakkan di mana saja bahkan di sudut-sudut di dalam rumah. 

Baca Juga: 4 Fase Penurunan Berat Badan dengan Diet 20/20, Cek Moms!

Menanam cabai sendiri juga bikin Anda tak perlu khawatir ketika harga cabai sedang tinggi. 

Mengutip buku Budidaya Cabai: Panen Setiap Hari yang ditulis oleh Prof Dr Ir Muhamad Syukur, SP, MSi, Dr Rahmi Yunianti, SP, MSi, dan Rahmansyah Dermawan SP, MSi (2014), langkah menanam tanaman cabai adalah sebagai berikut: 

1. Menyiapkan wadah 

Tanaman cabai bisa ditanam di pot atau wadah-wadah lain, seperti polibag, plastiik, kaleng bekas, drum, atau ember. 

Hal terpenting yang perlu diperhatikan ketika menyiapkan wadah adalah memastikan wadah tersebut telah diberi lubang pada bagian dasarnya dan dapat bertahan selama lima hingga enam bulan. 

Lubang tersebut berguna sebagai drainase agar air tidak menggenang di dasar wadah sehingga menyebabkan akar dan batang busuk. 

Adapun spesifikasi wadah yang dibutuhkan antara lain: 

  • Berdiameter minimal 20 cm. Pastikan lubang di dasar pot berjumlah empat hingga delapan lubang. Anda bisa melubanginya menggunakan paku dengan diameter lubang lebih kurang 1 cm. 
  • Jika menggunakan wadah bekas, usahakan membersihkannya terlebih dahulu.

Baca Juga: Sudah Vaksinasi Penuh Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

2. Menyiapkan media tanam 

Gunakan tanah dengan lapisan atas yang subur, gembur, dan banyak mengandung bahan organik. 

Pasir memiliki beberapa keunggulan sebagai media tanam karena mudah digunakan dan dapat meningkatkan aerasi serta drainase media. 

Pasir yang digunakan harus yang memiliki butiran agak kasar dan lebih besar. Ini dimaksudkan untuk membantu sirkulasi udara dan membuang kelebihan air. 
Sayangnya, kelemahan media tanam pasir adalah memerlukan penyiraman dan pemupukan yang intensif sehingga perlu dikombinasikan dengan media tanah dan pupuk kandang. 

Sekam padi bakar umum digunakan sebagai campuran media tanam. Fungsinya adalah untuk menyimpan air atau unsur hara, porositas tinggi, sistem aerasi, dan drainasenya yang baik. 

Kelebihan sekam bakar adalah tidak memerlukan sterilisasi karena patogen penyebab penyakit telah mati selama prosees pembakaran. 

Media tanam ini juga mengandung banyak karbon. Anda juga memerlukan pupuk kandang untuk memperbaiki struktur media tanam dan meningkatkan jumlah organisme media yang berguna dalam proses penguraian bahan organik menjadi bahan yang tersedia bagi tanaman. 

Pupuk kandang juga berguna untuk menahan air di dalam tanah. Pupuk kandang yang digunakan adalah yang telah terdekomposisi. 

Cirinya adalah memiliki tekstur remah, kering, berwarna cokelat, tidak berbau, dan tidak panas. 

Pupuk kandang juga bisa berupa kotoran ayam, kotoran sapi atau kotoran kambing. Namun, pupuk ini perku disterilkan terlebih dahulu dengan mengukusnya selama setengah hingga satu jam. 

Persiapan media tanam untuk menanam tanaman cabai di pot adalah sebagai berikut: 

  • Buatlah campuran media tanam berupa tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1 atau campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Lalu aduk campuran hingga rata. 
  • Cek keasaman media tanam dengan pH meter atau kertas lakmus. Nilai pH yang ideal bagi tanaman cabai berkisar 5,5-6,8. 
  • Jika pH kurang dari 5,5 berikan tanaman kapur dolomit atau berikan pupuk belerang jika pH lebih dari 6,8. 
  • Tambahkan pupuk dasar anorganik seperti NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per pot. Tambahkan pula setengah sendok teh insektisida sistemik, seperti Furadan 3G untuk mengendalikan hama dalam media tanam. Aduk merata dan biarkan campuran tersebut selama satu hingga dua minggu sebelum digunakan. 
  • Masukkan pecahan genting atau bata merah ke bagian dasar pot sebagai pengendali drainase. Kemudian, masukkan media yang telah disiapkan ke dalam pot hingga menyisakan lebih kurang 5 cm dari bibir pot. 
  • Tempatkan pot berisi media di tempat terbuka dan mendapatkan cahaya matahari. Lakukan kegiatan ini beberapa hari sebelum penanaman dilakukan.

3. Waktu dan cara tanam 

Menanam tanaman cabai di dalam pot tidak bergantung pada waktu dan musim, melainkan didasarkan oleh siklus dan manajemen pemanenan. 

Jika ingin panen setiap hari, misalnya, maka perlu dilakukan pengaturan waktu tanam. Cara menanam tanaman cabai di dalam pot, yakni: 

  • Lakukan penanaman di pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore setelah pukul 15.30 untuk menghindari tanaman stres. Hindari menanam pada siang hari. 
  • Lakukan seleksi bibit. Gunakan bibit berusia 5-6 MST atau memiliki enam helai daun yang dalam keadaan sehat, normal, dan vigor. 
  • Cabut bibit dengan hati-hati dari tray semai yang media semainya cukup kering. Jika bibit disemai di polibag, ambil polibag berisi bibit tersebut lalu balikkan dengan pangkal batang bibit dijepit oleh jari telunjuk dan jari tengah. Kemudian, tepuk bagian dasar polibag secara perlahan dan hati-hati agar bibit keluar bersama akar dan medianya. Usahakan media tanam tidak terbongkar untuk mencegah kerusakan akar. 
  • Siram media tanam dalam pot sebelum penanaman. Gunakan kayu atau bambu kecil untuk membuat lubang tanamm. Selanjutnya, tanam bibit di lubang tersebut dan padatkan dengan ujung jari. 
  • Siram lubang yang telah ditanami bibit tanaman cabai dengan larutan fungisida untuk mencegah serangan cendawan. Selain itu, semprotkan larutan pupuk daun Gandasil 2 gram/liter sebanyak 250 mililiter per tanaman. 

4. Pemeliharaan 

Kegiatan pemupukan susulan di pot adalah sebagai berikut: 

Larutkan NPK 15.15.15 sebanyak lima sendok makan ditambah satu sendok makan pupuk daun, seperti Gandasil D (fase vegetatif) atau Gandasil B (fase degeneratif) dalam 10 liter air atau satu ember besar. 

Kemudian, kocorkan sebanyak 250 mlililiter atau satu gelas pada setiap rumpun tanaman. Berikan pupuk kocor tersebut setiap minggunya. Semprotkan pupuk daun, seperti Gandasil D (fase vegetatif) dan Gandasil B (fase generatif) dengan konsentrasi 2 gram/liter setiap minggu. 

Berikan pupuk daun tersebut tiga hari setelah pemberian pupuk kocor.

Selanjutnya: Perlukah Ikut Program Dana Pensiun di Luar Kantor? Ini Jawabannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Hari Jumat 5 Juni 2026, Naga Buka Peluang, Kerbau dan Kuda Panen

Simak ramalan shio hari ini Jumat 5 Juni 2026, cek peruntungan karier dan keuangan 12 hewan yang lengkap berikut ini.​

Ramalan Zodiak Hari Jumat 5 Juni 2026, Aries Produktif, Aquarius Panen Peluang

Simak ramalan zodiak lengkap hari ini Jumat 5 Juni 2026, cek prediksi karier dan keuangan 12 bintang berikut ini.

Ucapan Hari Lingkungan Hidup 2026 Bahasa Inggris, Penuh Inspirasi Lindungi Bumi

Inspirasi ucapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dalam bahasa Inggris inspiratif untuk melindungi Bumi dan generasi mendatang.

Promo JSM Superindo Spesial 6.6 Periode 5-7 Juni 2026, Diskon 50% dan Beli 1 Gratis 1

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 5-7 Juni 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

25 Ucapan Hari Lingkungan Hidup 2026, Ajak Semua Peduli Alam dan Ekosistem

Membagikan ucapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, bisa jadi langkah awal. Kenali cara paling efektif untuk memotivasi orang lain menjaga Bumi.

Hasil Indonesia Open 2026: 7 Wakil RI ke Perempat Final, Ganda Campuran Habis

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 16 Besar, Kamis (4/6), tujuh wakil Indonesia melangkah ke perempat final. Wakil di sektor ganda campuran habis.

Kualitas Tidur Ibu Kurang, Garmin Ungkap Cara Pulih Optimal Tiap Hari

Aktivitas ibu rumah tangga ternyata bisa picu stres tak terlihat. Garmin menawarkan solusi data untuk menjaga energi agar tak terkuras habis.

Sebelum Beli Water Heater, Perhatikan Hal Penting Ini agar Tidak Salah Pilih

​Water heater semakin banyak digunakan di rumah tangga modern. Berikut ini hal penting sebelum beli water heater agar tidak salah pilih.

Akses Emas SNI Meluas, Peluang Investor Amankan Nilai Aset Jangka Panjang

Lotus Gold dan Galeri 24 perluas jangkauan emas SNI ke seluruh Indonesia. Masyarakat kini lebih mudah investasi dengan standar kualitas jelas.

Hobi Ternyata Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tambahan yang Menjanjikan lo, Simak

Hobi saat pensiun kini bisa menjadi sumber pemasukan tambahan, dari berkebun hingga fotografi yang fleksibel. Intip, yuk.