M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara Tepat Menyiram Tanaman yang Harus Anda Ketahui

Cara Tepat Menyiram Tanaman yang Harus Anda Ketahui
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Salah satu kegiatan merawat tanaman yang paling penting adalah menyiram tanaman. Pasalnya, air merupakan sumber kehidupan bagi tanaman, selain sinar matahari dan pupuk.

Namun, kegiatan ini perlu dilakukan dengan tepat agar tak menimbulkan masalah pada tanaman. Misalnya, menyiram berlebihan dapat menyebabkan tanaman mengalami busuk akar.

Nah, berikut 5 hal yang perlu diperhatikan dalam menyiram tanaman.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Tanaman Anggrek yang Cantik untuk Menghias Rumah

Kondisi Air untuk Menyirami

Kondisi air biasanya selalu terlewat dari perhatian orang-orang. Padahal kondisi air juga menjadi faktor yang penting untuk menentukan kesehatan tanaman. Sebagian air sumur biasanya aman untuk tanaman.

Akan tetapi, jika air tanah Anda mengandung garam, ini akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman. Sebab, garam mengandung natrium yang menciptakan lingkungan beracun bagi tanaman.

Air yang mengandung klorin pada tanaman sebenarnya tidak masalah, tetapi jika berlebihan, ini dapat menyebabkan kelebihan klorin yang membuat penyerapan air pada tanaman berkurang, daun menebal dan menggulung, serta mutu buah berkurang.

Air untuk menyirami yang paling baik sebenarnya adalah air hujan. Saat musim hujan, Anda dapat menampungnya untuk diberikan kepada tanaman. Namun, air dengan proses penyaringan juga baik. Asalkan bersuhu ruangan, yakni tidak panas atau dingin.

Waktu Menyirami yang Disarankan

Waktu penyiraman tanaman yang baik adalah ketika matahari belum terik, yakni saat pagi dan siang hari. Alasannya, ini akan mengurangi penguapan, sehingga siramin air dapat terserap ke dalam tanaman.

Namun, saat Anda memilih untuk menyirami tanaman pada sore hari, pastikan agar daun tanaman kering setelahnya. Sebab, jika dibiarkan akan menyebabkan masalah seperti jamur atau embun tepung karena malam hari udaranya sangat lembap.

Selain itu, penting bagi Anda untuk mengecek kondisi tanaman sebelum menyiraminya. Ini bertujuan untuk menghindari penyiraman berlebihan atau kekurangan pada tanaman.

Caranya, masukkan ujung salah satu jari Anda ke dalam tanah di dekat tanaman hingga ruas jari pertama. Jika tanahnya terasa dingin, basah, atau lembap, berarti tanaman tak perlu disiram.

Jika tanaman memang memerlukan penyiraman. Anda sebaiknya juga perlu menghindari penyiraman setelah pemupukan karena akan menghilangkan unsur haranya.

Baca Juga: Keren! Tanaman Hias Philodendron Dapat Halau Zat Beracun Penyebab Kanker

Berapa Banyak Tanaman Anda Membutuhkan Air

Seberapa banyak Anda harus menyirami tanaman, perlu disesuikan dengan kondisi tanaman itu sendiri. Dilansir dari Wikihow.com, berikan air sesuai dengan lingkungan asli tanaman.

Sebagai contoh, jika tanaman berasal dari daerah tropis dan Anda tinggal di area yang kering, siram tanaman dengan air yang lebih banyak dibandingkan tanaman asli daerah Anda.

Selain itu, menyirami tanaman juga perlu dilakukan lebih banyak setelah Anda menanamnya di tanah atau setelah pemindahan tanaman dari penyemaian. Caranya, pada minggu pertama, siram tanaman setiap hari.

Minggu berikutnya pantau tanaman, jika kondisi tanahnya kering, Anda baru bisa menyirami kembali. Di musim kemarau Anda harus menyirami lebih banyak dalam sehari, sedangkan di musim hujan lakukan penyiraman yang lebih minim atau tidak sama sekali.

Rekomendasi Alat Penyiraman

Lebih baik Anda menggunakan alat yang tepat untuk menyirami. Misalnya menggunakan selang hujan atau gembor yang memiliki corong pengairan yang presisi.  Ini memungkinkan air yang disiramkan menyebar dengan rata ke tanah di sekitar tanaman. Dengan penyebaran air yang rata, akan membuat tanah cepat lembap dan Anda dapat mengecek kelembapannya.

Bagian Tanaman yang Disiram

Menyirami tanaman sebaiknya tidak dilakukan dari atas, tetapi dari bawah, yakni bagian akarnya. Fokuslah pada zona ini karena akarlah yang menyerap air. Menyiram dari bawah juga dapat meningkatkan kelembapan tanah dan menghemat air.

Jika saat itu hari sangat kering, Anda dapat menyirami secukupnya bagian batang dan daun hanya untuk melembapkan saja.

Selanjutnya: Memasuki Musim Hujan, Begini Cara Merawat Tanaman Hias di Rumah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​