M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Cara Menjaga Kebersihan Daerah Intim Perempuan Setelah Berhubungan Intim

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Kehidupan suami istri pasti tak jauh dari adanya aktivitas seks. Sebagai sebuah aktivitas rutin maka penting menjaga kebersihan daerah intim perempuan usai berhubungan intim demi kesehatan alat kelamin.

Berikut ini adalah beberapa cara yang harus dilakukan setelah berhubungan intim untuk menjaga kebersihan daerah intim perempuan.

Baca Juga: Masalah Kesehatan yang Rentan Terjadi pada Wanita Menopause

Buang air kecil

Walaupun tidak merasakan keinginan untuk buang air kecil namun perempuan diwajibkan untuk buang air kecil setelah melakukan aktivitas seks.

Seperti yang dilansir dari laman Womens Health, buang air kecil setelah melakukan aktivitas seks berguna untuk membersihkan vagina dari bakteri yang berada di area vagina. Selain itu, kencing setelah melakukan aktivitas seks juga bisa mencegah terjadinya gangguan saluran kencing.

Bersih diri

Selain buang air kecil, jika memiliki waktu yang cukup senggang maka bersihkan daerah intim secara menyeluruh.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan sabun tanpa parfum atau hanya dengan menggunakan air hangat untuk membilas bersih area intim tersebut agar tehindar dari bakteri dan jamur. Pastikan untuk tidak menggunakan bahan-bahan kimia saat membersihkan area kewanitaan untuk menghindari infeksi.

Baca Juga: Ingin Self-Healing Gratis? Yuk Baca Buku-Buku Inspiratif dari Indonesia Berikut Ini

Gunakan pakaian longgar

Ada baiknya untuk tidak menggunakan pakaian ketat setelah melakukan aktivitas seks atau setelah bersih diri.

Melansir dari laman Web MD, daerah yang panas dan lembab karena pakaian ketat bisa memicu timbulnya jamur dan beakteri. Sehingga ada baiknya untuk menggunakan pakaian longgar untuk membiarkan daerah intim memiliki sirkulasi udara yang baik.

Minum air

Meminum air putih ternyata juga merupakan hal yang wajib dilakukan sesaat setelah melakukan aktivitas seks.

Minum air putih dalam jumlah yang cukup akan membantu tubuh untuk terhidrasi dan membuat tubuh memiliki keinginan untuk kencing. Sehingga bakteri tentunya akan lebih mudah dibersihkan melalui kencing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April