M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Cara Mengatasi Masalah Jerawat Pasca Melahirkan. Simak Penjelasannya!

Cara Mengatasi Masalah Jerawat Pasca Melahirkan. Simak Penjelasannya!
Reporter: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Masalah jerawat juga bisa dialami oleh ibu sebelum dan setelah melahirkan. Munculnya jerawat saat kehamilan adalah normal. Kehamilan menyebabkan banyak perubahan hormonal dan beberapa perubahan tersebut dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah. 

Kadar hormon yang lebih tinggi meningkatkan produksi sebum (minyak) yang dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat. Kadar hormon ini dikenal dengan progesteron. Setelah melahirkan, kadar progesteron akan kembali normal sehingga jerawat hormonal biasanya akan hilang. 

Selain karena hormonal, jerawat juga bisa disebabkan oleh stres berlebih, sering menyentuh wajah dan kulit yang tidak terjaga hidrasinya. Akan tetapi, masih ada beberapa cara untuk mengatasi masalah jerawat kehamilan ini.

Melansir dari evamuliaclinic.com, berikut cara mengatasi jerawat pasca melahirkan, yaitu: 

1. Membersihkan Wajah Secara Teratur

Cara mengatasi jerawat pasca melahirkan yaitu membersihkan wajah secara teratur. Mencuci wajah dengan sabun wajah yang lembut di pagi dan sore hari dapat membantu mengurangi atau mengobati jerawat pasca melahirkan. Jangan lupa untuk selalu menghapus riasan sebelum tidur dan hindari untuk menyentuh wajah dengan tangan.

2. Jaga Kulit Tetap Terhidrasi 

Cara mengatasi jerawat pasca melahirkan selanjutnya adalah jaga kulit tetap terhidrasi. Selama kehamilan dan seterusnya, disarankan untuk meningkatkan asupan cairan untuk menjaga hidrasi tubuh. Kulit yang terhidrasi dengan baik dapat membuat perbedaan besar dalam mengobati jerawat. Selain itu, gunakan pelembab atau moisturizer untuk meningkatkan kelembaban kulit. 

3. Penggunaan Obat-Obatan 

Berikutnya, cara mengatasi jerawat pasca melahirkan yaitu dengan penggunaan obat-obatan. Terkadang ibu membutuhkan obat tertentu untuk mengobati jerawat pasca melahirkan. Pilihan pengobatan bervariasi karena tergantung pada kondisi ibu menyusui atau tidak.

Baca Juga: Ini 4 Cara Menghilangkan Bintik-Bintik Pada Wajah

  • Ibu menyusui

Jika jerawat tidak kunjung hilang setelah melahirkan, penggunaan obat jerawat topikal dapat digunakan dengan aman oleh ibu menyusui. Ini termasuk obat-obatan yang tidak aman selama kehamilan, seperti retinoid topikal, yang merupakan antiperadangan yang membantu membuka pori-pori.

Selain itu, benzoil peroksida juga dapat digunakan dengan aman pada ibu menyusui. Obat jerawat topikal ini bertindak sebagai antimikroba dan membantu membuka pori-pori. Tetapi, jika muncul jerawat di dada, hindari pemakaian obat jerawat oles pada area tersebut. Hal ini dikarenakan ada kemungkinan bayi terkena obat dan menelannya.

Kemudian, ibu menyusui juga bisa menggunakan obat jerawat yang mengandung asam salisilat dan antibiotik topikal. Kulit mati asam salisilat dan pori-pori melebar. Sedangkan antibiotik membunuh bakteri pada kulit.

Umumnya, doketer merekomendasikan penggunaan obat-obatan sebagai pengobatan lini pertama untuk jerawat pascapersalinan pada ibu menyusui. Namun, tergantung pada tingkat keparahannya, dokter mungkin akan meresepkan pil KB untuk mengobatinya. Pil KB dapat menurunkan kadar hormon ibu, sehingga mengurangi jumlah sebum yang diproduksi tubuh.

  • Ibu yang tidak menyusui

Jika ibu tidak sedang menyusui, Anda dapat menggunakan salah satu obat jerawat topikal yang disebutkan di atas, yaitu retinoid topikal, benzoil peroksida, asam salisilat, atau antibiotik topikal. Pil KB juga bisa digunakan untuk mengobati jerawat. Selain itu, Dokter mungkin merekomendasikan obat oral jika obat topikal tidak bekerja.

Obat-obatan oral ini meliputi: Antibiotik oral, untuk mengurangi bakteri dan melawan peradangan. Lalu agen anti-hidrogen, untuk mengurangi produksi minyak. Jika kedua jenis obat oral tidak bekerja untuk jerawat, pilihan lain adalah isotretinoin oral. Ini adalah bentuk vitamin A yang dapat mengobati jerawat parah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?