M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi, Begini Cara Mencegahnya

Cara Mengatasi Biang Keringat pada Bayi, Begini Cara Mencegahnya
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu cara mengatasi biang keringat pada bayi dan cara mencegahnya di sini, Moms. Simak sampai akhir, ya.

Biang keringat atau miliaria merupakan salah satu permasalahan kulit yang sering dialami oleh bayi dan anak-anak.

Kondisi ini ditandai dengan kemunculan bintil-bintil kecil berwarna merah yang terkadang berisi air dan disertai atau tidak disertai kulit yang tampak kemerahan.

Pada bayi, biang keringat sering disertai dengan rewel dan perasaan tidak nyaman yang mengganggu tidurnya.

Baca Juga: Anak Insomnia? Ikuti 3 Cara Ini untuk Mengatasi Insomnia ya Moms

Berikut ini, MomsMoney bagikan informasi seputar biang keringat pada bayi sebagaimana dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia dan Ciputra Hospital.

Dibandingkan anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, bayi dianggap sebagai usia yang rentan mengalami biang keringat. Pasalnya, kelenjar keringat bayi belum begitu berkembang dan kulitnya belum terbiasa dengan perubahan suhu yang cepat. Adapun bagian tubuh bayi yang rawan terhadap serangan biang keringat meliputi dahi, leher, bahu, dada, punggung, dan lipatan-lipatan kulit.

Alasan bayi lebih rentan mengalami biang keringat

  1. Bayi memiliki sedikit kendali atas lingkungannya. Bayi tidak dapat mengganti pakaian dan menjauh dari sumber panas yang memungkinkan mereka terkena biang keringat.
  2. Bayi memiliki lipatan kulit yang cenderung banyak. Akibatnya, panas dan keringat dapat terperangkap dengan lebih mudah di dalamnya.
  3. Tubuh bayi kurang efektif dalam mengatur suhu.
  4. Bayi perlu bedong dan selimut untuk menghangatkan tubuhnya. Di sisi lain, penggunaan bedong dan selimut bisa memicu biang keringat.

Cara mengatasi biang keringat pada bayi

  1. Pindahkan anak ke tempat yang lebih sejuk dan nyalakan AC atau kipas angin.
  2. Segera ganti baju anak dengan baju yang kering dan bersih setiap kali ia berkeringat.
  3. Sebelum memakaikan baju ganti, bilas terlebih dahulu area kulit anak yang terdapat biang keringat dengan waslap bersih yang telah dibasahi air hangat. Atau, Anda bisa langsung memandikan si kecil menggunakan air hangat dan tidak terlalu panas karena bisa merangsang keringat.
  4. Seberes membilas kulit anak, jangan langsung menghanduki dan memakaikannya baju. Biarkan dulu tubuh si kecil dalam kondisi telanjang selama beberapa saat sampai kulit dan lipatan kulitnya mengering dengan sendirinya. Ini dilakukan untuk mencegah agar kulit yang terkena biang keringat tidak semakin parah akibat gesekan handuk.
  5. Setelah kulit anak benar-benar mengering, usapkan sedikit bedak bayi secara perlahan terutama di bagian punggung dan dada anak.
  6. Pakaikan anak baju yang kering dan bersih. Sebaiknya, pakaikan anak baju yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat seperti katun dan bahan kaos supaya si kecil nyaman dan tidak kepanasan.
  7. Apabila biang keringat terlalu banyak, Anda bisa mengoleskan salep atau bedak khusus sesuai anjuran dokter. Ingat, jangan menggunakan produk apapun kecuali atas rekomendasi dokter.
  8. Jaga agar anak Anda tetap terhidrasi dengan baik dan perhatikan konsumsi ASI yang ia butuhkan.

Baca Juga: 5 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Milia yang Terbukti Efektif

Jika biang keringat yang anak alami tak kunjung membaik lebih dari 3 hari dan disertai dengan demam, rasa sakit atau gatal yang berat, serta muncul tanda-tanda infeksi seperti nanah, segera bawa si kecil ke dokter ya Moms.

Cara mencegah biang keringat pada bayi

Nah, setelah mengetahui bagaimana cara mengatasi biang keringat pada bayi, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara mencegahnya.

Supaya kulit si kecil terhindar dari biang keringat, pastikan untuk menjaga lingkungan di sekitar anak tetap sejuk dan kering.

Pakaikan juga ia baju yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah menyerap, lembut, dan tidak ketat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

​Ritme Hidup Makin Cepat, Cooltopia Rilis Yuzu Pomelo dan Melon Orange​

Peluncuran varian baru Cooltopia dilakukan melalui pengalaman interaktif yang menyasar generasi muda.  

Wangi Seharian! Ini 4 Aroma Parfum Paling Tahan Lama yang Wajib Anda Miliki

Membeli parfum mahal belum tentu menjamin wanginya awet. Ternyata, molekul base notes penentunya! Cari tahu 4 aroma paling tahan lama.  

Ale-Ale Goes to School Sambangi SMP, Angkat Isu Belajar dan Literasi Digital

Ale-Ale menggelar program Ale-Ale Goes to School dengan menghadirkan edukasi pengenalan diri, gaya belajar, hingga pengelolaan penggunaan gadget  

Kanzler Perkenalkan Ritual Sobek, Seruput, Segar lewat Sosis Tom Yum

​Varian Sosis Tom Yum menjadi inovasi terbaru Kanzler yang dirancang untuk menemani momen jam 3 sore, saat rasa lapar dan kantuk mulai muncul.

Antusiasme dan Permintaan Tinggi, Fanta Fruit Punch Kembali Hadir

Melihat antusiasme dan tingginya permintaan selama Ramadan tahun lalu, Fanta Fruit Punch kembali diluncurkan.  

Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Selama 5 Hari Sebelum dan Sesudah Lebaran

Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026.

Penggemar K-Pop Mengusulkan Pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon

Majelis Nasional Korea Selatan didesak penggemar K-pop yang tergabung dalam KPOP4PLANET untuk buat dewan Konser Rendah Karbon.

15 Rekomendasi Buah untuk Diet agar Berat Badan Turun

Mari intip beberapa rekomendasi buah untuk diet agar berat badan turun berikut ini. Cek ada apa saja!

UMKM Bisa Bikin QRIS Tanpa Buka Rekening Baru di iFortepay

IFortepay catat 20 juta transaksi pada 2025 dan menargetkan pertumbuhan transaksi hingga lima kali lipat pada 2026.

Melalui Cicil Pelaku Usaha Bisa Akses Pendanaan Produktif, Begini Skemanya

​Layanan pendanaan dari Cicil dimanfaatkan penerima dana untuk pembiayaan produktif yakni usaha dan rantai pasok.