M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cara Membedakan Gejala Asam Urat di Tangan dan Cedera Biasa, Begini Tipsnya!

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Cara membedakan gejala asam urat di tangan dan cedera biasa, membantu Anda dalam proses pengobatan. Perlu kecermatan dalam membedakan antara cedera biasa dan serangan asam urat agar bisa mengambil langkah yang tepat.

Gejala asam urat di tangan sering kali mirip dengan cedera biasa akibat aktivitas fisik seperti mengangkat beban. Keduanya bisa menimbulkan pembengkakan dan nyeri. 

Tapi, ada ciri khas tertentu dari serangan asam urat yang bisa Anda pelajari untuk membedakannya dengan cedera otot atau sendi biasa. Dr. Wong Pei Ying, dokter keluarga dari Parkway Shenton, menjelaskan, penanganan cedera fisik dan asam urat jelas berbeda. 

Baca Juga: Ini Cara Menurunkan Asam Urata Sebelum Jadi Tofi, Jangan Abaikan Gejalanya Ya!

“Asam urat membutuhkan obat anti inflamasi khusus yang harus dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup. Sementara, cedera biasa bisa membaik dengan istirahat atau kompres dingin,” ungkapnya. 

Salah diagnosa justru bisa memperparah kondisi, terutama jika yang Anda alami ternyata adalah asam urat yang belum terkontrol. Melansir dari Parkwayeast.com, ikuti langkah-langkah yang membahas tentang cara membedakan gejala asam urat di tangan dan cedera biasa berikut:

Gejala khas asam urat di tangan 

  • Nyeri tajam dan tiba-tiba, biasanya terjadi malam hari
  • Pembengkakan di sekitar sendi jari atau pergelangan
  • Kemerahan dan terasa hangat saat disentuh
  • Kekakuan saat menggerakkan tangan
  • Nyeri yang meningkat saat disentuh ringan sekalipun

Lalu, bagaimana cara membedakan dengan cedera biasa?

Perbedaan utama terletak pada pola munculnya nyeri dan area yang terdampak. Cedera terjadi setelah aktivitas fisik seperti mengangkat beban berat atau terpeleset, nyerinya cenderung lebih stabil.

Sedangkan pada serangan asam urat, nyeri muncul tiba-tiba tanpa pemicu jelas, sering terjadi di malam hari dan disertai kemerahan parah dan sensasi panas di area sendi.

Jika Anda mengalami nyeri sendi dan membengkak tanpa cedera sebelumnya. Maka, kemungkinan itu adalah nyeri asam urat bukan cedera biasa.

Siapa yang berisiko terkena asam urat di tangan?

Beberapa faktor risiko yang perlu diwaspadai:

  • Riwayat keluarga dengan asam urat
  • Mengonsumsi makanan tinggi purin 
  • Minuman tinggi gula, terutama fruktosa
  • Obat-obatan tertentu seperti diuretik dan beta blocker
  • Kondisi medis seperti gagal ginjal, hipertensi, dan obesitas
  • Wanita pascamenopause juga berisiko karena penurunan hormon estrogen
  • Bahkan jika Anda merasa sehat, tapi punya gaya hidup tinggi purin dan suka minuman manis maka risiko asam urat tetap meningkat.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami gejala?

Jika Anda mengalami gejala nyeri di tangan yang mengganggu, berikut langkah awal yang bisa dilakukan:

1. Kompres dingin area nyeri

Gunakan es batu yang dibungkus kain untuk meredakan pembengkakan dan nyeri, terutama jika dicurigai asam urat atau cedera.

2. Perbanyak minum air putih

Air membantu mengeluarkan kelebihan asam urat melalui urin. Targetkan 2-3 liter air per hari.

3. Batasi makanan pemicu asam urat

Hindari daging merah, seafood dan jeroan. Semua ini bisa memperparah serangan asam urat.

4. Segera konsultasi ke dokter

Jangan menunda pemeriksaan. Diagnosis pasti hanya bisa ditegakkan lewat evaluasi dokter dan, bila perlu, tes darah untuk mengukur kadar asam urat.

Pengobatan asam urat

Setelah diagnosa ditegakkan, dokter biasanya akan memberikan beberapa jenis obat:

  • Obat antiinflamasi seperti kolkisin untuk meredakan nyeri dan peradangan saat serangan
  • Allopurinol atau febuxostat untuk menurunkan kadar asam urat jangka panjang
  • Diet rendah purin sebagai bagian dari perubahan gaya hidup

Baca Juga: 5 Makanan Penyebab Asam Urat & Alternatif Menu Penggantinya! Yuk, Simak Ulasannya

Itulah informasi lengkap mengenai cara membedakan gejala asam urat di tangan dan cedera biasa yang penting untuk dipahami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.  

Akhir Pekan di Bali? Simak Prakiraan Cuaca Besok (3/10) dan Lusa

Beberapa wilayah Bali diprakirakan cerah besok, sebelum seluruh wilayah berawan pada Minggu (4/10). Simak rinciannya.

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.