MOMSMONEY.ID - Mau ganti wallpaper tanpa merusak dinding? Simak cara melepas wallpaper lama, membersihkan sisa lem, dan menjaga tembok tetap rapi.
Mengganti wallpaper lama bisa menjadi cara simpel untuk menghadirkan suasana baru di rumah tanpa renovasi besar. Namun, jangan asal menariknya karena cat atau permukaan dinding bisa ikut terkelupas.
Kabar baiknya, wallpaper dapat dilepas secara bertahap menggunakan air hangat dan alat sederhana. Melansir dari Southern Living, teknik pelepasan perlu disesuaikan dengan jenis wallpaper serta kondisi dinding agar hasilnya lebih maksimal.
"Mengenali lapisan wallpaper dapat membantu mempermudah proses pelepasannya," ujar Malka Helft, desainer interior asal New York, AS, dikutip dari Southern Living.
Cara mengenali jenis wallpaper sebelum dilepas
Secara umum, wallpaper memiliki lapisan luar berbahan vinil atau kertas dan lapisan belakang yang menempel pada dinding. Wallpaper vinil biasanya lebih mudah dikupas karena lapisan luarnya bisa dilepas terlebih dahulu.
Sementara itu, wallpaper kertas membutuhkan proses lebih telaten karena cenderung lebih sulit dipisahkan.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Rumah Makin Berantakan Tanpa Disadari
Langkah mudah melepas wallpaper di rumah
Sebelum mulai, siapkan botol semprot, air hangat, cairan pelepas wallpaper, alat pengikis, kain bersih, dan plastik pelindung lantai. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
- Tutupi lantai dan pindahkan furnitur agar area kerja lebih aman. Matikan aliran listrik pada sirkuit terkait sebelum menggunakan cairan di dekat stopkontak atau sakelar.
- Cari sudut wallpaper yang mulai terangkat. Tarik perlahan untuk melihat apakah lapisan luarnya bisa terlepas.
- Jika sulit dilepas, gunakan alat penggores khusus wallpaper dengan tekanan ringan agar cairan lebih mudah meresap.
- Semprotkan air hangat yang dicampur cairan pelepas wallpaper sesuai petunjuk produk. Diamkan sekitar lima menit sebagai langkah awal.
- Kelupas wallpaper menggunakan tangan atau alat pengikis secara perlahan. Jika masih menempel kuat, basahi kembali dan tunggu hingga perekat melunak.
- Bersihkan sisa lem dengan kain lembap, kemudian biarkan dinding mengering sebelum dicat atau dipasangi wallpaper baru.
Perhatikan kondisi dinding plester dan gipsum
Dinding plester pada rumah lama terkadang rapuh atau memiliki retakan tersembunyi di balik wallpaper. Sementara itu, dinding gipsum lebih rentan rusak jika terkena air berlebihan atau dikikis terlalu keras.
Karena itu, coba teknik pelepasan pada area kecil terlebih dahulu. Jika permukaan dinding ikut terkelupas, hentikan proses dan periksa tingkat kerusakannya sebelum melanjutkan.
Baca Juga: Area Tangga Jadi Lebih Menarik, Ini 3 Cara Simpel Menatanya di Tahun 2026
Tips agar dinding tetap mulus
Supaya tidak perlu melakukan perbaikan besar setelah wallpaper terlepas, hindari menarik kertas secara paksa dan menggunakan terlalu banyak air. Pastikan seluruh sisa perekat dibersihkan sebelum melakukan pengecatan ulang.
Jika ditemukan retakan atau permukaan yang tidak rata, perbaiki bagian tersebut terlebih dahulu. Dinding harus benar-benar kering dan stabil sebelum dipasangi dekorasi baru.
Melepas wallpaper lama tidak harus menjadi pekerjaan yang merepotkan. Mengenali jenis wallpaper, melunakkan perekat, dan mengikis secara perlahan, risiko kerusakan dinding dapat dikurangi.
Kuncinya adalah bekerja dengan sabar dan menyesuaikan teknik dengan kondisi permukaan rumah agar hasil akhirnya tetap rapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News