M O M S M O N E Y I D
AturUang

Tips Praktis Atur Notifikasi Email myBCA biar Transaksi Aman dan Enggak Ribet

Tips Praktis Atur Notifikasi Email myBCA biar Transaksi Aman dan Enggak Ribet
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Begini cara mudah atur notifikasi email myBCA agar transaksi lebih aman, rapi, dan sesuai kebutuhan finansial harian kamu.

Di tengah meningkatnya transaksi digital sekarang, kebutuhan akan notifikasi yang cepat dan relevan makin terasa penting. 

Banyak pengguna kini ingin setiap aktivitas rekening bisa terpantau tanpa harus bolak balik membuka aplikasi. Di sisi lain, terlalu banyak notifikasi juga bisa bikin email penuh dan kurang efektif. 

Mengutip dari laman website bca.co.id, fitur pengaturan notifikasi di aplikasi perbankan kini dirancang lebih fleksibel mengikuti kebutuhan nasabah. Memanfaatkan fitur ini di myBCA, kamu bisa mengontrol arus informasi transaksi dengan lebih nyaman dan aman.

“Pengaturan notifikasi yang tepat membantu nasabah memantau transaksi sekaligus meningkatkan keamanan rekening,” dikutip dari laman website bca.co.id.

Baca Juga: 10 Kesalahan Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda dan Cara Menghindarinya

Alasan notifikasi transaksi itu penting

Notifikasi transaksi bukan cuma sekadar pemberitahuan biasa. Fitur ini jadi alat bantu utama untuk memastikan semua aktivitas keuangan berjalan sesuai kendali.

Dengan pengaturan yang pas, kamu bisa langsung tahu kalau ada transaksi masuk atau keluar. Ini penting banget untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan, seperti transaksi yang tidak kamu lakukan. Selain itu, notifikasi juga membantu kamu lebih sadar terhadap pola pengeluaran sehari hari.

Buat kamu yang sering pakai mobile banking, fitur ini bisa dibilang wajib aktif, tapi tetap perlu disesuaikan supaya tidak berlebihan.

Jenis notifikasi yang bisa kamu atur di myBCA

1. Transaksi finansial

Jenis notifikasi ini berkaitan langsung dengan pergerakan uang di rekening kamu. Misalnya saat kamu transfer, bayar tagihan, isi ulang saldo, atau transaksi menggunakan QRIS.

Selain itu, aktivitas lain seperti investasi, layanan lifestyle, cardless, hingga produk perbankan juga termasuk dalam kategori ini. Dengan mengaktifkan notifikasi finansial, kamu akan selalu update setiap ada perubahan saldo atau aktivitas penting.

2. Aktivitas non finansial

Selain urusan uang, ada juga notifikasi yang berkaitan dengan aktivitas akun. Contohnya saat kamu melakukan pembaruan data atau ada perubahan tertentu di sistem.

Walaupun tidak berhubungan langsung dengan saldo, notifikasi ini tetap penting untuk menjaga keamanan akun kamu tetap terkontrol.

Cara mengatur notifikasi email di myBCA

Mengatur notifikasi di myBCA sebenarnya sangat simpel dan tidak butuh waktu lama. Pertama, login ke aplikasi myBCA seperti biasa. Setelah itu, masuk ke bagian pengaturan di pojok kanan atas. 

Lanjut ke menu notifikasi pada bagian personalisasi. Di sana kamu bisa memilih pengaturan email, lalu tinggal aktifkan atau nonaktifkan jenis notifikasi sesuai kebutuhan.

Kalau sudah, konfirmasi pilihan kamu dan pengaturan akan langsung tersimpan. Menariknya, kalau kamu mematikan notifikasi email, notifikasi di aplikasi tetap aktif, jadi kamu tidak akan kehilangan informasi penting.

Baca Juga: Gaji Manual Berisiko? Payroll Bank Selamatkan Bisnis dari Kesalahan

Tips biar notifikasi tetap efektif dan nggak ganggu

Supaya notifikasi benar benar membantu, kamu bisa mengatur strategi sederhana. Pilih hanya notifikasi yang benar benar penting, terutama yang berkaitan dengan transaksi finansial. 

Kurangi notifikasi yang jarang kamu butuhkan agar email tidak penuh. Kalau perlu, gunakan email khusus untuk transaksi keuangan supaya lebih rapi.

Sesekali cek ulang pengaturan kamu, siapa tahu kebutuhan sudah berubah.

Dampaknya ke pengelolaan keuangan

Kebiasaan kecil seperti mengatur notifikasi ternyata punya dampak besar. Kamu jadi lebih cepat sadar kalau ada transaksi mencurigakan. Selain itu, kamu juga bisa lebih disiplin dalam mengontrol pengeluaran.

Di kondisi sekarang, di mana transaksi digital makin masif, langkah sederhana ini bisa jadi salah satu cara menjaga kesehatan finansial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.

Investasi Anti-Aging Terbaik! 4 Manfaat Marine Collagen yang Bikin Wajah Awet Muda

Ingin wajah kenyal dan bebas kerutan? Marine collagen bisa jadi solusi. Cari tahu lebih lanjut, ini 4 manfaat marine collagen untuk wajah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/6), Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 4 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hujan Lebat Guyur Daerah Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/6) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (4/6) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Lewat Program Andal, Generasi Muda Dibekali Skill untuk Hadapi Dunia Kerja

YCAB & Citi Foundation luncurkan Andal. Program ini siapkan generasi muda jadi profesional digital. Cek manfaatnya. 

IHSG Malah Ambles 4% Usai Rebalancing MSCI, Ini 3 Isu Pemicu Kejatuhan!

Setelah rebalancing MSCI berlalu, IHSG hari ini justru anjlok 4,11%. Apa misteri di balik tekanan jual yang mendera pasar saham?