M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cara Efektif Mengatasi Infeksi Jamur pada Vagina

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara efektif mengatasi infeksi jamur pada vagina yang bisa Anda lakukan jika Anda mengalaminya.

Infeksi jamur pada vagina terjadi akibat pertumbuhan jamur Candida albicans secara berlebih. Kondisi ini dapat memicu iritasi, peradangan, gatal, dan keluar cairan yang terasa menyakitkan. 

Bagi Anda yang baru pertama kali mengalami infeksi jamur vagina, maka Anda perlu mendapatkan pemeriksaan dokter untuk mengetahui diagnosis dan pengobatan.

Perawatan yang paling efektif untuk mengatasi infeksi jamur pada vagina, yakni obat antijamur khusus yang diresepkan oleh dokter. 

Infeksi jamur vagina menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, dan perih di vagina. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari efek samping obat-obatan hingga penyakit tertentu.

Meski umumnya tidak berbahaya, infeksi jamur di vagina bisa semakin parah jika tidak diobati dengan tepat.

Pada kondisi normal, jamur ini memang hidup di vagina dan berbagai area tubuh lainnya, seperti mulut, saluran pencernaan, dan kulit, tanpa menyebabkan gangguan kesehatan.

Baca Juga: Kenali 5 Fakta Penting Tentang Penyakit HIV/AIDS yang Wajib Diketahui

Namun, pada kondisi tertentu, jamur Candida bisa berkembang dan tumbuh dengan cepat. Ketika tumbuh terlalu banyak, jamur tersebut dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan gejala.

Mengutip dari Women's Health, kondisi infeksi jamur pada vagina dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

1. Efek samping obat-obatan, seperti antibiotik, terapi hormon estrogen, dan pil KB

2. Perubahan hormon selama kehamilan, menyusui, atau menopause

3. Diabetes yang tidak terkontrol

4. Daya tahan tubuh lemah, misalnya karena efek samping kemoterapi, malnutrisi, dan HIV/AIDS

5. Berat badan berlebih atau obesitas

6. Douching vagina, yaitu proses membersihkan bagian dalam vagina dengan cara menyemprotkan cairan pembersih khusus

7. Organ intim wanita sering basah atau lembap, misalnya akibat penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat dan tidak dapat menyerap keringat

Cara mencegah infeksi jamur vagina

Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur vagina, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu:

1. Kenakan pakaian dalam yang dapat menyerap keringat dengan baik, misalnya pakaian dalam berbahan katun.

2. Hindari penggunaan celana atau celana dalam yang terlalu ketat.

3. Hindari terlalu lama menggunakan tampon atau pembalut, terutama yang beraroma.

4. Hindari penggunaan cairan pembersih kewanitaan secara berlebih.

5. Bersihkan vagina dengan cara yang benar, yaitu membasuh vagina dari arah bibir vagina menuju anus dengan air bersih, lalu keringkan.

6. Hindari hubungan seks berisiko, misalnya hubungan seks tanpa kondom atau sering berganti pasangan.

Baca Juga: Jangan Disepelekan! Ini 5 Jenis Tumor Jinak yang Harus Diwaspadai

Jika Anda mengalami gejala infeksi jamur vagina atau gejala yang Anda alami tak kunjung membaik dan justru semakin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain melakukan cara pencegahan seperti di atas, dikutip dari Mayo Clinic, ada beberapa obat alami yang bisa menjadi cara efektif mengatasi infeksi jamur pada vagina, antara lain: 

1. Yogurt

Yoghurt adalah asupan probiotik karena mengandung bakteri baik yang hidup, seperti Lactobacillus acidophilus.

Bakteri membantu menjaga keseimbangan flora normal yang pada tubuh, termasuk di vagina.

Diketahui pula, probiotik dapat secara efektif melawan C. albicans atau jenis jamur yang menyerang kemaluan wanita.

2. Cuka apel

Cuka apel termasuk sebagai obat alami infeksi jamur pada Miss V. Cuka apel diyakini dapat membantu meredakan rasa gatal dan menghilangkan pertumbuhan jamur di area kemaluan wanita.

Natural Product Research menjelaskan,  Anda bisa berendam menggunakan air hangat yang telah ditambahkan sedikit cuka apel.

Durasi berendam yang dianjurkan adalah sekitar 20 menit. Hindari berendam terlalu lama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Minyak kelapa

Selain khasiatnya yang baik untuk kecantikan, minyak kelapajuga termasuk obat alami infeksi jamur pada Miss V yang cukup aman digunakan.

Minyak ini memiliki banyak manfaat, salah satunya berkat sifat antijamur di dalamnya. Studi yang diterbitkan dalam Hindawi menyebutkan, minyak kelapa efektif melawan jamur C. albicans.

Artinya, bahan alami ini dapat dijadikan pengobatan rumahan untuk membantu mengobati infeksi jamur vagina.

4. Kayu manis

Kayu manis memiliki sifat antibakteri yang disebut cinnamaldehyde. Senyawa tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan kemaluan perempuan.

Senyata itu pun diketahui dapat menghambat pertumbuhan berbagai patogen, termasuk bakteri Staphylococcus aureusdan jamur Candida lipolytica.

Rasanya yang manis dan khas, kayu manis dapat diolah menjadi teh atau jamu.

5. Minyak zaitun

Penelitian dalam National Library of Medicine menunjukkan, minyak zaitun juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kemaluan wanita.

Mengonsumsi minyak zaitun dan kelapa secara bersamaan konon dapat mengendalikan pertumbuhan ragi.

Khasiat ini khususnya untuk memberantas jamur yang resisten terhadap obat antijamur standar, seperti flukonazol.

Meski begitu, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk memastikan efektivitas terapi ini untuk mengatasi infeksi jamur vagina.

Beberapa obat alami infeksi jamur pada Miss V di atas belum terbukti secara ilmiah. Oleh karenanya, efek yang timbul pun bisa berbeda pada setiap orang.

Agar lebih aman, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat alami infeksi jamur pada vagina di atas.

Itulah beberapa cara efektif mengatasi infeksi jamur pada vagina yang bisa Anda lakukan jika Anda mengalaminya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!