M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara Aman Konsumsi Ubi Jalar bagi Penderita Diabetes

Reporter: Tri Sulistiowati  |  Editor: Tri Sulistiowati


MOMSMONEY.ID - JAKARTA. Ubi jalar, makanan yang kaya nutrisi dan rendah kalori. Bisa mengontrol gula darah, begini cara konsumsi ubi jalar yang aman untuk penderita diabetes. 

Para ahli keehatan kerap menyarankan para penderita diabetes untuk mengonsumi ubi jalar. 

Mengutip dari NDTV, ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membuat proses pelepasan gula menjadi lambat dalam aliran darah serta mencegah fluktuasi gula darah. 

Baca Juga: Promo 11.11 Xi Bo Ba, Berlaku Diskon 70% via ShopeeFood di 11 Daerah Berbeda!

Manfaat ubi jalar untuk penderita diabetes

Mengutip buku berjudul Healing Foods dinyatakan ubi jalar merupakan obat herbal untuk penyakit diabetes. 

Ubi jalar mengandung karbohidrat dan hormon adiponektin yang membantu untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Selain itu, ubi jalar mengandung vitamin C yang baik untuk memelihara kekebalan tubuh serta mengurangi risiko peradangan dalam tubuh. 

Ubi jalar juga mengandung zat besi, vitamin A, dan beta karoten. Ubi jalar juga menjadi sumber protein nabati yang membantu menurunkan berat badan dan sensitivitas insulin. 

Sekedar info, ubu jalar memiliki indeks glikemik rendah sampai sedang, tergantung dengan cara konsumsinya. 

Cara mengonsumi ubi jalar untuk penderita diabetes

Konsultan ahli gizi, Dr. Rupali Datta mengatakan penderita diabetes tidak seharusnya menghindari semua bahan makanan yang mengandung karbohidrat. 

"Menghindari karbohidrat bisa merugikan kesehatan Anda (penderita diabetes)," katanya. 

Ubi jalar, makanan yang mengandung karbohidrat dan serat yang membutuhkan waktu lama untuk diproses dalam tubuh.

Walaupun tidak membuat lonjakan gula darah, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter bila ingin makan ubi jalar. 

Para ahli mengatakan alih-alih menggoreng atau memanggang ubi jalar, Anda sebaiknya merebusnya. 

Ubi rebus membuat makanan ini menjadi lebih lembut. Anda bisa menambahkan sedikit bubuk cabai atau lemon pada ubi rebus sebelum dikonsumsi. 

Baca Juga: Ini 5 Bahaya Merokok, Selain Buruk bagi Paru-Paru!

Selanjutnya: Lidah buaya dianggap ampuh menurunkan gula darah penderita diabetes, benarkah?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Singapore Airlines Perbarui Menu Hingga Perangkat Saji, Apa yang Baru?

Singapore Airlines meningkatlan layanan bersantap dalam penerbangan, dengan memperbaharui menu, perangkat saji dan sentuhan layanan di pesawat. .

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/9) di Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (30/9), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Jakarta dan 16 Provinsi Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 30 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 30 September 2026, Teliti Sebelum Ambil Keputusan

Simak ramalan zodiak besok Rabu 30 September 2026 untuk Aries hingga Pisces, lengkap soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan.

Ramalan Shio Besok Rabu 30 September 2026, Kuda Dapat Energi Positif

Simak ramalan shio besok Rabu 30 September 2026 untuk 12 shio, dari Kuda yang beruntung hingga Kerbau yang perlu lebih waspada.  

Hujan Ringan hingga Petir, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (30/9) dan Lusa

Prakiraan BMKG Jawa Barat 30 September-1 Oktober: hujan masih muncul, sementara sejumlah wilayah cerah dan berawan.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (30/9): 18 Daerah Berawan, 11 Wilayah Cerah

Prakiraan BMKG Jawa Tengah Rabu (30/9) dan Kamis (1/10) didominasi cuaca berawan di sejumlah wilayah kabupaten dan kota.

Udara Kabur Mendominasi Jawa Timur Besok (30/9), Cek Cuaca di Wilayah Anda

Prakiraan BMKG Jawa Timur Rabu (30/9) dan Kamis (1/10), cuaca didominasi berawan dan udara kabur di sejumlah daerah.

Mengenalkan Bisnis dan Industri Halal Bisa Lewat Ajang Pameran

Halal Indo 2026 yang sudah berlangsung di akhir pekan lalu merangkum kegiatan para pebisnis untuk bermitra hingga mengedukasi konsumen.

Tren Wellness dan Longevity Dorong Bisnis Pariwisata Kesehatan

Perubahan pola konsumsi kesehatan memperluas peluang bisnis dari layanan medis hingga kebugaran dan pemulihan.