M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

CAEXPO CABIS 2025: UMKM Bisa Ekspor ke China

CAEXPO CABIS 2025: UMKM Bisa Ekspor ke China
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan PT Pandu Arjuna Indonesia menggelar kegiatan Road to CAEXPO-CABIS ke-22 tahun 2025. Tema yang diusung adalah "UMKM Bisa Ekspor ke China". 

Acara yang digelar pada Senin (15/3/2025) di Gedung Kemendag di Jakarta ini merupakan bagian dari persiapan menuju CAEXPO-CABIS 2025, yang akan digelar pada September mendatang di Nanning, Guangxi, Tiongkok.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Budi Santoso, menegaskan pentingnya daya saing bagi UMKM Indonesia agar dapat bersaing dengan produk impor, khususnya dari China. “UMKM harus berani berinovasi agar tidak kalah dengan gempuran produk impor. Jika memiliki daya saing yang bagus, maka ekspor bukanlah hal yang mustahil,” ujar Budi seperti yang dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (17/3).

Sebagai langkah strategis, Kemendag terus mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka melalui pelatihan dan pendampingan, mencakup aspek desain hingga pengemasan agar sesuai dengan standar pasar global. 

Selain itu, Kemendag juga aktif melakukan business matching dan pitching atau perkenalan produk UMKM ke perwakilan Indonesia di luar negeri setiap bulan guna membuka peluang bisnis. 

Baca Juga: Shopee Gelar Pelatihan Digital untuk UMKM Hadapi Lonjakan Belanja Ramadan

Menurut Mendag, pada pelaksanaan pitching bulan Januari 2025 berhasil mencatat transaksi  senilai US$ 5,22 juta , dan bulan Februari berhasil membukukan transaksi  sebesar US$ 3,2 juta. 

“Ada penurunan dalam transaksi di acara pitching. Namun secara keseluruhan kami optimis ekspor Indonesia akan terus tumbuh, melanjutkan tren positif beberapa tahun terakhir. Dan kami akan bekerja keras untuk mencapai target pertumbuhan ekspor 7,1% pada 2025 ini,” tegas Mendag Budi.

PT Pandu Arjuna (PAR) Indonesia, selaku pelaksana event delegasi Indonesia di CAEXPO-CABIS 2025, menyatakan siap memfasilitasi UMKM untuk memperluas pasar ekspor ke China. Salah satu caranya dengan fokus pada segmen promosi dan dialog bisnis kalangan korporat. 

CEO PT PAR Indonesia, Guspiabri Sumowigeno menegaskan dalam mendukung UMKM bisa ekspor ke China,  perlu diingatkan bahwa ada dua Kementerian lain yang bertugas membina kategori usaha UMKM, yaitu Kementerian UMKM dan Kementerian Koperasi. "Sangat tepat sekiranya Kementerian UMKM yang baru dibentuk serta Kementerian Koperasi  juga dapat bersinergi bersama Kemendag untuk mendukung kehadiran Indonesia di CAEXPO 2025,” kata Guspriabi. 

Selain itu,  serupa dengan segmen korporat, segmen UMKM juga Guspiabri  upayakan dapat dilayani untuk program pasca event dengan mitra dari China, sebagai wujud  profesionalisme PT PAR Indonesia sebagai mitra pendamping dan fasilitator yang baik dari sebuah kegiatan promosi dagang dan investasi. 

HIPMI, sebagai mitra dalam acara ini, juga menyampaikan komitmennya untuk terus membantu pelaku UMKM agar dapat memperkuat jaringan bisnis dan memahami regulasi ekspor ke China. 

Baca Juga: Menko Pemberdayaan Masyarakat: Kolaborasi UMKM dengan Pemerintah Dorong Ekonomi RI

“Kami ingin memastikan bahwa UMKM tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga naik kelas, menembus pasar global,” kata Akbar  Buchari, Ketua HIPMI.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China masih menjadi negara utama asal impor nonmigas Indonesia, dengan kontribusi 40,86% pada Januari 2025. Hal ini menunjukkan bahwa perdagangan antara Indonesia dan China terus berkembang, dan menjadi peluang besar bagi UMKM untuk ikut serta dalam rantai pasok global.

Kegiatan Road to CAEXPO-CABIS 2025 ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Indonesia dalam menembus pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk lokal, dan memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.

Sebagai informasi, pada ajang CAEXPO) ke-21 yang dilaksanakan pada 24-28 September 2024, delegasi Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar Rp 479 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Guyur Jabodetabek hingga 23 Januari, Kata BMKG Ini yang Jadi Penyebab

Hujan lebat mengguyur wilayah Jabodetabek dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Ini yang menjadi penyebab menurut BMKG.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/1) Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Daerah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (19/1) dan Selasa (20/1) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat 

10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Ini dia manfaat konsumsi tape singkong untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Apa saja?               

Perencana Keuangan: Ini 3 Keunggulan Manusia yang Tak Dimiliki Teknologi AI

Cek perbandingan pakar keuangan dan AI, ini kelebihan, risiko, serta solusi paling aman untuk mengelola keuangan kamu kedepan.

Kartu Kredit Ditolak Lagi? Cek 5 Risiko Ini Sebelum Moms Ajukan Ulang

Pengajuan kartu kredit Moms sering ditolak? Cek penyebab paling umum dan solusi logis agar peluang disetujui bank makin besar, yuk.

Bikin Kulit Glowing, Ini 4 Manfaat Buah Kiwi Jika Dikonsumsi Setiap Hari

Suka buah kiwi? Ada 4 manfaat buah kiwi jika dikonsumsi setiap hari. Simak sampai akhir, berikut informasi selengkapnya.  

7 Makanan yang Kandungan Lemak Sehatnya Tinggi, Apa Saja?

Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang kandungan lemak sehatnya tinggi. Intip selengkapnya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.688.000, emas UBS 1 gr Rp 2.739.000

Android 17 Rilis Fitur App Lock, Bisa Sembunyikan Detail Chat Saat HP Dipinjam

Terobosan privasi terbaru! Android 17 bakal otomatis sensor isi chat di bilah notifikasi. Tak perlu lagi takut pesan pribadi diintip orang.

Sudut Belajar Minim Distraksi Jadi Fokus Utama Kamar Anak di Tahun 2026

Simak tren desain kamar anak 2026, mulai dari warna alami, furnitur fleksibel, hingga konsep aman yang mendukung tumbuh kembang anak.