M O M S M O N E Y I D
AturUang

Butuh Passive Income? Ini Dia Sumber yang Bisa Anda Manfaatkan

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Sumber pendapatan pasif atau passive income tidak sebatas dari hasil investasi atau menyewakan properti serta membeli waralaba, ya.

Masih banyak sumber passive income lainnya, termasuk dari mengandalkan royalti atas suatu karya.

Mendengar kata royalti, mungkin yang muncul di benak Anda adalah sebatas royalti hak cipta lagu, film, atau buku.

Nah, di era serba-digital seperti sekarang, sumber pendapatan royalti tidak sebatas itu.

Royalti sendiri adalah imbalan atau uang jasa yang dibayarkan kepada orang atas karya yang dibuatnya, seperti penulis buku atau pengarang lagu. Royalti buku atau lagu menyesuaikan dengan hasil penjualannya. 

Baca Juga: Kelemahan Mengandalkan Passive Income dari Sewa Properti, Apa Saja?

Namun, sebelum memahami pendapatan pasif dari royalti, ada baiknya Anda memahami dulu apa yang dimaksud dengan passive income.

Eko Endarto, perencana keuangan Finansial Consulting, mengatakan, passive income berasal dari pengembangan aset dan optimalisasi aset orang-orang yang bekerja.

Tentu, ada banyak pilihan untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan pasif. Jika harus memilih mana yang paling menjanjikan, tergantung kemampuan dari masing-masing orang. 

Investasi dianggap mudah menghasilkan pendapatan pasif karena hanya tinggal menginvestasikan uang ke salah satu instrumen investasi.

Baca Juga: 5 Manfaat Jintan Hitam untuk Kesehatan, Bisa Mencegah Diabetes

Lantas, kalau mau sewa properti, sekarang juga bisa dibantu manajemennya oleh aplikasi sewa kamar, seperti OYO dan RedDoorz.

Sementara jika mengandalkan dari royalti, kini semakin mudah karena banyak saluran pemasaran.

Jadi, "Ketiganya sama-sama punya peluang," ujar Eko. 

Tugas Anda adalah coba memulai sesuai kemampuan saat ini. Anda tidak akan merasakan hasilnya ketika belum mencoba salah satu dari sumber passive income tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Minum Suplemen & Vitamin Berikut, Cegah Kolesterol Tinggi dan Buang Lemak Jahat

Fitosterol terbukti memangkas kolesterol jahat hanya dalam empat minggu. Cek takaran dosis efektif yang disarankan ahli medis.

PTPP Gelar RUPO, Empat Surat Utang Masuk Agenda Restrukturisasi

PTPP akan menggelar RUPO dan RUPSU pada 2 September 2026 untuk meminta persetujuan restrukturisasi empat surat utang.

Tren Belanja Bergeser, Blibli Perkuat Ekosistem Omnichannel

Blibli bertransformasi dari platform e-commerce menjadi ekosistem omnichannel terpadu bersama tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma.

IHSG Merosot 0,7% Pada Perdagangan Rabu Pagi (19/8), BYAN Turun Setelah Klarifikasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik turun pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Indeks turun 0,7% menjadi 6.404,88 pada pukul 9:22 WIB. 

Promo Marugame Udon Agustus, Coba Menu Bolognese Terbaru Lebih Hemat Via GoFood

Nikmati menu baru Marugame Bolognese Udon plus Nori Tempura dengan promo Marugame Udon spesial di GoFood. Pesan sekarang dan dapatkan diskonnya.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Rabu (19/8)

IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan Rabu (19/8/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (19/8)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (19/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026, Hadapi Urusan dengan Santai

Simak ramalan shio hari ini 19 Agustus 2026. Cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan peluangnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026, Tahan Diri Sebelum Ambil Sikap

Simak ramalan 12 zodiak hari ini, Rabu 19 Agustus 2026, mulai cinta, karier, keuangan hingga kesehatan lengkap di sini.

Harga Emas Antam Hari Ini (19/8) Ambles Rp 50.000 Jadi Rp 2.645.000 per Gram

Harga emas Antam turun Rp 50.000 menjadi Rp 2.645.000 per gram pada Rabu (19/8). Harga buyback juga melemah ke Rp 2.505.000 per gram.​