M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Bukan Cuma soal Produk, Simak 3 Hal Penting Ini biar UMKM Bisa Memperluas Pasar

Bukan Cuma soal Produk, Simak 3 Hal Penting Ini biar UMKM Bisa Memperluas Pasar
Reporter: Amandus Rusdianto Tefa  |  Editor: Amandus


MOMSMONEY.ID - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang ingin memperluas pasar tidak cukup hanya mengandalkan produk yang berkualitas. Ada hal lain yang perlu diperhatikan agar produk mampu masuk dan bertahan di jaringan ritel modern.

Hal tersebut terlihat dari keberhasilan 10 produk UMKM pangan binaan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang kini masuk ke jaringan ritel AEON Indonesia.

Kesepuluh produk UMKM tersebut akan dipasarkan di 19 gerai AEON Indonesia yang terdiri dari pusat perbelanjaan AEON Mall dan jaringan supermarket AEON di Indonesia.

Produk yang terpilih terdiri dari keripik jamur tiram, keripik tempe, bawang goreng premium, peyek, rendang kemasan, granola, brownies panggang, stik keju, kentang mustofa oven, dan kraker vegan panggang.

Produk-produk tersebut merupakan hasil kurasi terhadap 121 UMKM unggulan binaan Kemendag yang menjadi pemenang UKM Pangan Award dan peserta Pangan Nusa Expo.

Baca Juga: UMKMall Luncurkan Teman AI, Solusi UMKM Bisa Akses AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan dalam launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia di AEON Mall BSD City, masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern menjadi salah satu upaya membuka akses pasar yang lebih luas.

“Sinergi Kemendag dengan ritel modern menjadi upaya menjawab tantangan pembukaan pasar yang lebih luas bagi UMKM kita yang berkualitas,” ujar Budi dalam keterangan resmi, Rabu (9/9).

Bagi pelaku UMKM, memperluas pasar tentu membutuhkan kesiapan produk. Presiden Direktur PT AEON Indonesia Miyata Masato mengungkapkan, ada tiga hal yang perlu menjadi pegangan UMKM ketika ingin memperbesar usaha.

1. Menjaga kualitas produk

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah menjaga standar dan konsistensi kualitas produk.

Produk yang sudah memiliki kualitas baik perlu mempertahankan standar tersebut ketika jumlah produksi meningkat dan pasar yang dijangkau semakin luas.

Menurut Miyata, menjaga standar dan konsistensi kualitas menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan UMKM dalam memperbesar usaha.

“Dari pengalaman 11 tahun bekerja sama dengan UMKM, terdapat tiga hal yang perlu menjadi pegangan UMKM dalam memperbesar usaha. Pertama, menjaga standar dan konsistensi kualitas produk,” ujar Miyata.

Baca Juga: Teman AI Bantu UMKM Naik Kelas, dari Foto Produk hingga Hitung HPP

2. Menentukan harga yang tepat

Selain kualitas, harga menjadi bagian yang tidak kalah penting ketika UMKM ingin memperbesar usaha.

Pelaku usaha perlu menentukan harga yang tidak hanya menarik bagi konsumen, tetapi juga dapat mendukung keberlanjutan bisnis.

Miyata memasukkan penetapan harga yang tepat dan berkelanjutan sebagai hal kedua yang perlu diperhatikan UMKM.

Dengan begitu, ketika usaha berkembang dan distribusi produk semakin luas, pelaku usaha tetap perlu memperhitungkan keberlangsungan biaya produksi dan operasionalnya.

3. Aktif memasarkan keunggulan produk

Produk yang sudah berkualitas dan memiliki harga yang sesuai tetap membutuhkan pemasaran agar dikenal lebih banyak konsumen.

Menurut Miyata, UMKM perlu melakukan pemasaran secara proaktif dengan menyampaikan keunggulan produknya melalui kemasan, cerita produk, sampling, hingga promosi.

“Ketiga, melakukan pemasaran yang proaktif dengan menyampaikan keunggulan produk melalui kemasan, cerita, sampling, dan promosi,” ujar Miyata.

Artinya, kemasan dan cara bercerita mengenai produk dapat menjadi bagian dari upaya pelaku usaha memperkenalkan keunggulan produknya kepada konsumen.

Baca Juga: Tiga Kunci Utama Supaya UMKM Bisa Naik Kasta

10 UMKM pangan masuk jaringan AEON

Kemendag menyebutkan, 10 UMKM yang masuk jaringan AEON Indonesia telah melalui proses kurasi dari sisi standar produk, legalitas, hingga konsistensi pasokan.

Budi menyatakan, Kemendag terus mendorong UMKM untuk menghasilkan produk berkualitas sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

“Kesepuluh UMKM yang masuk ke jaringan AEON Indonesia telah dikurasi ketat dari segi standar produk, legalitas, hingga konsistensi pasokan. Kami terus mendorong UMKM untuk berinovasi menghasilkan produk berkualitas sehingga mampu memenangkan pasar di dalam dan luar negeri,” ujar Budi.

Sebelumnya, Kemendag bersama AEON Indonesia juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk mengikuti proses kurasi melalui open call pada 26 Agustus hingga 1 September 2026.

Lebih dari 1.200 UMKM dari sektor makanan, minuman, kecantikan, dan kesehatan mendaftar sebagai calon pemasok jaringan ritel AEON.

Saat ini, supermarket AEON Indonesia diisi lebih dari 77% produk dalam negeri. AEON juga telah bekerja sama dengan lebih dari 100 mitra UMKM dengan lebih dari 500 stock keeping unit (SKU) yang dipasarkan di jaringan AEON Indonesia.

Pengalaman tersebut menunjukkan, memperluas pasar UMKM ke jaringan ritel modern bukan hanya mengenai kesempatan masuk ke toko. Pelaku usaha juga perlu memastikan kualitas produknya konsisten, harga tetap berkelanjutan, serta mampu memperkenalkan keunggulan produknya kepada konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

9 Film Horor Barat Terbaru Tahun 2026 untuk Ditonton Jelang Halloween

Berikut ada beberapa rekomendasi film horor Barat terbaru tahun 2026 yang seru ditonton menjelang Halloween.​

Pre-Order iPhone 18 Pro Sudah Dibuka, Bawa Chip A20 Pro & Fitur Kamera Mewah

Pre-Order iPhone 18 Pro Max resmi dibanderol Rp 29,499 juta. Terkuak alasan mengapa sektor kameranya jauh lebih unggul ketimbang kompetitor.

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Rumah Makin Berantakan Tanpa Disadari

Ini 7 kebiasaan sehari-hari ternyata bisa bikin rumah makin berantakan tanpa disadari. Kenali penyebab dan ubah rutinitas kecil agar lebih rapi.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (9/10) Turun Hingga Rp 11.000, Cek Harga Terbaru

Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian hari ini kompak mengalami penurunan hingga Rp 11.000 per gram. Cek harga terbaru. 

Naik MRT Jakarta Bisa Pakai Kartu Kredit BCA, Begini Cara Aktifkan Contactless

Naik MRT Jakarta kini bisa pakai Kartu Kredit BCA. Cek syarat, cara aktifkan Contactless, dan panduan tap di gate di sini, yuk.  

Daftar Film Populer Letterboxd Seminggu Ini, Banyak Film Baru

Yuk, tonton semua judul film viral yang sedang banyak ditonton dan menjadi tren di Letterboxd sepanjang minggu ini.​

Area Tangga Jadi Lebih Menarik, Ini 3 Cara Simpel Menatanya di Tahun 2026

Area tangga sering kali hanya dianggap sebagai jalur untuk berpindah lantai, padahal sudut ini bisa ikut memperkuat tampilan interior rumah. 

Bukan Cuma Lansia! Ini 7 Penyebab Stroke yang Serang Anak Muda, Termasuk Stres

Jangan anggap remeh! Kenali berbagai penyebab stroke pada usia muda mulai dari kebiasaan merokok, stres berlebihan, hingga gaya hidup sedenter.

Nikmati Promo Yoshinoya Weekend Oktober, Ada Cashback 25% Pakai QRIS myBCA

Khusus nasabah BCA, nikmati keseruan akhir pekan dengan promo Yoshinoya spesial cashback 25% setiap hari Jumat hingga Minggu sepanjang Oktober.

5 Penyebab Usaha Kopi Gagal di Tahun Pertama dan Cara Menghindarinya

Usaha kopi tak selalu berjalan mulus. Kenali 5 penyebab coffee shop gagal di tahun pertama dan cara agar bisnis tetap bertahan.