MOMSMONEY.ID - Selama ini kelapa sawit paling dikenal sebagai bahan dasar minyak goreng.
Namun, di balik itu, komoditas ini ternyata memiliki peran yang jauh lebih luas dalam industri pangan, karena bisa diolah menjadi berbagai produk yang sering kita konsumsi sehari-hari.
Ketua Bidang Pertanian BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, M Hadi Nainggolan, menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan salah satu sumber penting dalam ketahanan pangan nasional karena memiliki banyak turunan produk di sektor makanan.
“Dari kelapa sawit kita menghasilkan berbagai macam produk turunan di bidang pangan. Banyak sekali produk pangan yang dihasilkan dari kelapa sawit,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Senin (27/4).
Baca Juga: Prabowo Sebut Kelapa Sawit Komoditas Strategis yang Diburu Dunia
Produk turunan sawit sendiri sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti minyak goreng, margarin, biskuit, cokelat, roti, hingga berbagai produk olahan makanan lainnya.
Dalam industri pangan, sawit juga digunakan sebagai bahan mentega putih (shortening) yang berperan penting dalam pembuatan kue dan produk bakery.
Tak hanya itu, perkembangan teknologi pangan membuka peluang lebih luas bagi pemanfaatan sawit, termasuk sebagai bahan dalam berbagai inovasi produk makanan.
Menurut Hadi, keunggulan kelapa sawit terletak pada pasokan yang stabil sepanjang tahun, harga yang kompetitif, serta fleksibilitas tinggi untuk diolah menjadi berbagai produk pangan.
Baca Juga: Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik
“Saya sepakat bahwa kelapa sawit ini adalah tanaman unggulan dan andalan Indonesia yang harus dioptimalkan sebaik mungkin,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini hilirisasi sawit masih menjadi tantangan karena sebagian besar pelaku usaha baru berfokus pada bahan mentah seperti TBS dan CPO.
“Saat ini hampir semua pengusaha sukses di HIPMI memiliki kebun kelapa sawit, tapi hanya sebatas menghasilkan TBS dan CPO. Kita masih perlu mendorong agar para pengusaha terjun ke sektor hilirisasi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News