M O M S M O N E Y I D
AturUang

BNI Sekuritas Ajak Investor Pahami Jebakan Psikologis Investasi Saham

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Investasi saham merupakan salah satu strategi untuk meraih kebebasan finansial, namun tentu ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah bias psikologis yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan investor. Bias psikologis ini mencakup berbagai jebakan yang bisa mengaburkan pandangan dan mengarah pada keputusan yang kurang rasional.

SEVP Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi menekankan, bahwa bias seperti overconfidence dan confirmation bias dapat memengaruhi cara investor menganalisis informasi dan membuat keputusan. Memahami bias ini adalah langkah penting untuk menjaga rasionalitas dalam berinvestasi dan mengurangi risiko. Dengan mengenali jebakan-jebakan ini, kita dapat lebih percaya diri dalam membuat pilihan yang bijak.

Berikut adalah berbagai jenis bias psikologis yang dapat dialami oleh investor dan upaya untuk menghindarinya :

1.           Overconfidence: Terlalu Percaya Diri

Dipicu oleh rasa percaya diri yang tinggi setelah meraih kesuksesan dalam beberapa transaksi, investor cenderung meremehkan risiko dan mengabaikan analisis mendalam yang sebelumnya mereka lakukan pada transaksi berikutnya.

Teddy berpendapat bahwa investor perlu melakukan evaluasi berkala terhadap strategi investasi mereka. Penting bagi investor untuk menyadari bahwa seberapa tinggi tingkat kesuksesannya selama ini, analisis mendalam tetap diperlukan. Riset untuk setiap transaksi, baik yang kecil maupun besar, sangat penting agar dapat mengambil keputusan yang bijak.

Baca Juga: Mau Bunga Deposito 5,25%, UOB Indonesia Tawarkan Bunga Tinggi di TMRW

2.           Anchoring: Terjebak pada Harga Pembelian

Banyak investor sering kali kesulitan melepaskan harga awal saat membeli saham. Ketika harga saham turun, mereka cenderung memilih untuk menahan saham tersebut dan berharap harganya kembali, meski terus mengalami kerugian. Padahal, penting untuk menganalisis kembali situasi yang sedang terjadi.

“Apapun perubahan yang terjadi di pasar, kita harus secara aktif meninjau portofolio yang dimiliki. Fokuslah pada nilai saham saat ini dan terus pelajari analisis potensi saham tersebut di masa depan. Keputusan untuk menahan atau menjual saham seharusnya didasarkan pada analisis dan data terkini, bukan hanya pada harga beli awal,” saran Teddy.

3.           Confirmation Bias: Melihat Hanya Apa yang Ingin Anda Lihat

Confirmation Bias terjadi ketika investor hanya mencari informasi yang mendukung keyakinan yang mereka miliki, sementara mengabaikan data yang mungkin menentang pandangan tersebut. Hal ini dapat mengarah pada keputusan investasi yang merugikan.

“Investor sebaiknya terbuka terhadap berbagai perspektif yang kredibel. Aktiflah berdiskusi dengan analis atau penasihat keuangan untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam. Dengan cara ini, keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan harapan pribadi, tetapi juga didukung oleh analisis dan pertimbangan dari sumber yang terpercaya,” jelas Teddy.

Baca Juga: Bunga Deposito Bank Danamon Tertinggi 5,00% di Bulan Desember 2024

4.           Herd Behavior: Mengikuti Kerumunan

Dalam investasi, kita sering kali tergoda untuk mengikuti langkah orang lain. Saat melihat banyak orang membeli saham tertentu, kita mungkin merasa ingin ikut serta. Namun, sikap ini dapat mengarah pada keputusan impulsif yang berisiko dan berujung pada kerugian.

Teddy menjelaskan bahwa terjebak dalam saham gorengan adalah salah satu dampak dari perilaku herd. Ketika banyak orang yang membeli dan harga saham melonjak, investor akan terdorong untuk ikut membeli tanpa melakukan analisis yang tepat. Akibatnya, mereka bisa mengabaikan informasi yang penting dan berisiko mengalami kerugian.

“Sebagai bagian dari komitmen BNI Sekuritas, kami turut meningkatkan literasi keuangan di Indonesia melalui berbagai program edukasi seperti morning investview, trading Bareng (TRABAR), dan Klinik Saham bagi setiap Nasabah. Melalui inisiatif ini, BNI Sekuritas bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat tentang investasi yang aman, cerdas, dan terukur sehingga dapat menghadapi jebakan psikologis dengan lebih bijak.” tutup Teddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Raih Penghargaan, Film Teman Tegar: Maira Suarakan Isu Pelestarian Hutan dan Papua

Film anak Indonesia Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua raih penghargaan Global Peace and Friendship dalam Universal Kids Film Festival 2026.  

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 21-23 Oktober 2026, Susu Anak Diskon Spesial

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Gula Darah Stabil dan Berat Badan Turun Cepat Hanya dengan Mengonsumsi Buah Ini

Penderita gula darah tinggi sering ragu makan buah. Padahal, kombinasi serat dan indeks glikemik rendah kunci utama cegah lonjakan gula.

Tingkatkan Daya Saing Usaha, Perempuan di Yogyakarta Dapat Pelatihan Digital

​Lazada dan pemerintah membekali perempuan pelaku usaha di Yogyakarta dengan keterampilan mengelola keuangan, fotografi, dan pemasaran digital.​

Promo PSM Alfamart Periode 21-23 Oktober 2026, Indomilk Kids Beli 5 Hanya Rp 13.900

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 16-23 Oktober 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.

Bebas Biaya Admin, Ini Cara Tarik Tunai Pakai ShopeePay di ATM dan Minimarket

Pengguna aplikasi ShopeePay bisa melakukan tarik tunai tanpa kartu dan gratis biaya admin tanpa kuota bulanan.​

Akhirnya Kembali Cerah, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan pada Kamis (22/10)

Situasi ini kemungkinan terjadi merata di setiap daerah. Tidak ada satupun daerah yang diramalkan tidak mengalami cuaca cerah.​

7 Film Barat tentang Sekte Satanis dan Kultus Penuh Kisah Mistis

Ini beberapa rekomendasi film tentang satanis, sekte, dan kultus gaib yang bisa ditonton jika tertarik dengan hal-hal supranatural.​

Dari Zodiac sampai The Killer, Ini 6 Film Terbaik David Fincher

Ahlinya dalam membuat film thriller, ini daftar film-film terbaik karya sutradara David Fincher yang menarik ditonton.

Roti Buaya hingga Bajaj, Ikon Jakarta Hadir dalam Koleksi Patch Fashion Adidas

​​Adidas Originals PIM 3 memadukan gaya streetwear dengan budaya Betawi melalui desain interior dan koleksi patch khas Jakarta.