M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Suka Memotret Satwa? IAPVC 2026 Buka Kompetisi hingga September

Suka Memotret Satwa? IAPVC 2026 Buka Kompetisi hingga September
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Punya hobi memotret satwa atau membuat video tentang alam? International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 digelar dan bisa menjadi ajang untuk menunjukkan karya sekaligus berbagi cerita tentang satwa.

Memasuki tahun ke-35, kompetisi yang digelar Taman Safari Indonesia (TSI) ini mengusung tema “From Lens to Legacy”. Pendaftaran masih dibuka hingga 30 September 2026.

Menariknya, peserta tidak hanya bisa berkompetisi lewat foto. IAPVC 2026 menyediakan sejumlah kategori, seperti Wildlife Photo Story, Wildlife Young Creator, Wildlife Short Video Story, dan Wildlife Roadshow Story Challenge.

Tahun ini juga ada kategori baru, yakni Wildlife Journalist Story dan People's Choice Awards. Dengan beragam kategori tersebut, kompetisi ini membuka ruang bagi fotografer, pembuat video, generasi muda, jurnalis, hingga masyarakat yang memiliki ketertarikan pada satwa dan alam.

Baca Juga: Pendaftaran Sudah Dibuka, Taman Safari Indonesia Gelar Kompetisi Foto dan Video

Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia Alexander Zulkarnain mengatakan IAPVC bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan konservasi kepada masyarakat.

“Bukan sekadar lomba, ajang ini adalah momentum mengedukasi masyarakat tentang konservasi satwa melalui media yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu foto dan video,” tuturnya dalam keterangan resmi Selasa (11/8).

IAPVC sendiri telah berlangsung sejak 1990. Antusiasme peserta terus meningkat, dari 2.998 peserta dengan 8.789 karya pada 2022 menjadi 9.115 peserta dengan 26.291 karya pada 2025.

Selain kompetisi, IAPVC 2026 juga menghadirkan roadshow di Taman Safari Bogor, Solo Safari, dan Taman Safari Prigen.

Bagi yang tertarik ikut, pendaftaran IAPVC 2026 masih dibuka sampai 30 September 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Penyebab Otot Tidak Berkembang Meski Rajin Olahraga, Salah Satunya Kurang Tidur

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 penyebab otot tidak berkembang meski rajin olahraga. Simak, ya.  

BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Daerah Ini Masuk Kategori Awas

Kali ini, wilayah yang masuk dalam kategori awas cukup mendominasi. Jumlahnya cukup besar dibandingan kategori siaga dan waspada.

4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca

Bagi Anda yang ingin mulai melangkah menuju kemandirian finansial, berikut adalah 4 buku financial freedom terbaik yang wajib Anda baca.

Upaya Mengembangkan Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam Semata

Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk mulai berani merambah sektor-sektor strategis seperti produksi, distribusi hingga keuangan.

Tetap Bugar di Tengah Kesibukan! Ini 7 Pola Makan Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran

Penerapan pola makan hidup sehat sangat penting untuk menjaga kebugaran pekerja kantoran jangka panjang. Ketahui tips lengkapnya di sini.

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Data inflasi AS yang dirilis Rabu (14/10) akan menjadi katalis penting bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Moms, Ini 6 Sinyal Bahaya yang Menunjukkan Kesehatan Mental Anak sedang Terganggu

Anak tidak selalu bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Ini 6 tanda masalah kesehatan mental anak agar Moms bisa memberikan solusi tepat.

Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

Memiliki durasi tidur melebihi 9 jam bisa memicu gangguan metabolisme dan nyeri fisik. Ketahui akibat tidur terlalu lama untuk kesehatan di sini.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (13/10) dan Lusa, Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah 13-14 Oktober didominasi berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Klaten.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (13/10) Didominasi Berawan, Lusa 13 Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat 13-14 Oktober didominasi berawan, sementara suhu tertinggi mencapai 36°C di Jawa Barat.