M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bisakah Mengurangi Sampah saat Membersihkan Rumah? Simak Caranya di Sini!

Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Sampah rumah tangga termasuk salah satu jenis sampah yang selalu menggunung setiap harinya, sehingga menimbulkan banyak kekhawatiran.

Pasalnya, sampah rumah tangga kerap mengandung bahan yang sulit terurai di alam atau bahan-bahan yang dapat mencemari lingkungan. Jika dibiarkan, hal ini tentu tidak baik untuk kelangsungan bumi.

Sampah rumah tangga ini biasanya dihasilkan dari berbagai kegiatan, misalnya membersihkan rumah. Oleh karena itu, jika ingin mulai mengurangi sampah di rumah, Anda bisa memulainya dengan meminimalisir produksi sampah saat membersihkan rumah.

Bagaimana caranya? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Baca Juga: 5 Bagian Rumah yang Perlu Dibersihkan Sebelum Kedatangan Tamu

Hindari penggunaan alat sekali-pakai

Salah satu penyebab sampah rumah tangga kebanyakan berasal dari kegiatan bersih-bersih rumah adalah karena kegiatan ini kerap menggunakan alat-alat sekali pakai, seperti kertas tisu hingga sarung tangan plastik.

Dikutip dari The Kitchn, solusinya adalah mengganti alat sekali pakai tersebut dengan alat-alat yang reusable alias bisa dipakai berulang kali. Misalnya, Anda bisa menggunakan kain microfiber sebagai pengganti tisu, sarung tangan kain atau karet yang tebal, dan lain-lain.

Selain itu, coba gunakan alat kebersihan yang ramah lingkungan dan bisa dikomposkan. Sebagai contoh, saat ini sudah ada sabut kelapa sebagai pengganti spons, sikat botol kayu, sikat gigi bambu, dan sebagainya.

Buat produk pembersih sendiri

Untuk membantu mengurangi sampah plastik dan kimia akibat produk pembersih, Anda bisa beralih menggunakan produk pembersih buatan rumah alias homemade cleaner.

Biasanya, pembersih buatan rumah ini terbuat dari bahan-bahan yang biasa ditemukan di dapur, seperti cuka, baking soda, hingga lemon. Anda pun bisa menemukan berbagai resep simpel untuk membuat produk pembersih sendiri.

Sebagai catatan, tidak semua jenis permukaan cocok dibersihkan dengan benda tertentu. Misalnya, bahan seperti kayu dan marmer biasanya tidak cocok dengan cuka atau baking soda karena bersifat abrasif. Pastikan Anda tahu bahan apa yang sesuai dengan benda tertentu.

Baca Juga: Hindari 3 Kesalahan Desain Laundry Room Supaya Mencuci Lebih Mudah

Pakai produk sesuai dengan petunjuk

Ketika menggunakan produk pembersih konvensional buatan pabrik, pastikan Anda menggunakannya sesuai dengan petunjuk yang disertakan pada kemasannya.

Sebab, dengan mengikuti petunjuk penggunaan, Anda akan terhindar dari penggunaan produk yang berlebihan, sehingga dapat mengurangi limbah kimia. Selain itu, Anda pun dapat menghemat penggunaan produk sehingga tidak harus sering-sering membelinya.

Gunakan produk yang bisa diisi-ulang

Mengutip laman Lilly’s Eco Clean, menggunakan produk kebersihan yang bisa diisi ulang dapat membantu mengurangi produksi sampah plastik dari kemasan sekali pakai.

Jika memungkinkan, cobalah berbelanja produk-produk kebersihan rumah tangga yang bisa diisi ulang. Bahkan, saat ini sudah banyak refill station yang menyediakan produk kebersihan curah sehingga Anda tinggal membawa botol kosong untuk mengisi ulang produknya di sana.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengurangi sampah saat membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Rabu (29/4), Hujan Petir di Kota Ini

Hujan ringan akan mendominasi Jawa Tengah pada Rabu, 29 April 2026, dengan hujan petir di dua wilayah.

Harga Minyak Goreng Naik, Tekanan Datang dari Biaya Kemasan

​Tekanan dari sisi hulu menyebabkan harga minyak goreng sulit turun, salah satunya akibat mahalnya plastik.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (29/4), Hujan Ringan Terjadi di Kota Ini

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Barat pada Rabu, 29 April 2026, dengan hujan sedang di empat kota

Tumbang Dua Hari, Harga Emas Hari Ini Dekati US$ 4.600 per troi ons

Perpanjangan tanpa batas waktu gencatan senjata, dengan Hormuz masih terblokir, memperpanjang risiko inflasi, sehingga menekan harga emas.

4 Tanda Kulit Berminyak Akibat Dehidrasi, Beda dengan Kulit Berminyak Biasa

Wajah berminyak bisa jadi sinyal dehidrasi. Beda dengan kulit berminyak biasa, ini 4 tanda kulit berminyak akibat dehidrasi.

Promo Sociolla Paydeals 24-30 April 2026, Cushion-Setting Spray Diskon hingga 60%

Promo Sociolla Paydeals Periode 24-30 April 2026, cek di sini untuk belanja produk kecantikan lebih hemat di musim gajian.

4 Perbedaan Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi, Beda Jenis Beda Perawatan

Kulit Anda kering atau dehidrasi? Jangan keliru, berikut 4 perbedaan kulit kering dan kulit dehidrasi yang wajib Anda tahu.

Ingin Lingkungan Lebih Hijau, Ini Aksi Nyata yang Bisa Dilakukan

Lingkungan lebih hijau bisa terealisasi lewat penanaman pohon dan aksi nyata berikut ini.                       

Anak Sakit Berat Butuh Bahagia, Ini Peran Hiburan dalam Proses Pemulihan

​Melalui kegiatan bersama Rumah Harapan Indonesia, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menyoroti pentingnya hiburan bagi anak dengan sakit berat.

Diskon Tiket Whoosh 50%, Jalan-Jalan ke Bandung Kini Makin Hemat Pakai BCA

Beli tiket Whoosh bisa dapat diskon 50%. Rasakan perjalanan cepat Jakarta-Bandung tanpa macet. Cek jadwal pembelian offline dan online sekarang!