MOMSMONEY.ID - Anak-anak yang menjalani pengobatan untuk penyakit berat membutuhkan lebih dari sekadar perawatan medis.
Dukungan emosional dan hiburan menjadi bagian penting dalam membantu proses pemulihan mereka, seperti yang terlihat dalam kegiatan yang digelar PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) bersama Rumah Harapan Indonesia di Jakarta.
Program Menguatkan Harapan, Menemani Proses Pemulihan ini diikuti oleh anak-anak pasien yang tengah berjuang melawan penyakit berat dan harus menjalani pengobatan dalam waktu tidak singkat.
Dalam kondisi tersebut, rasa lelah, bosan, hingga tekanan psikologis kerap dialami, sehingga kehadiran aktivitas hiburan menjadi sangat berarti.
Melalui kegiatan seperti mewarnai, membuat gelang harapan, dan bermain bersama, anak-anak diajak untuk sejenak melupakan rasa sakit yang mereka alami.
Aktivitas ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membantu membangun kembali semangat dan optimisme mereka dalam menjalani proses penyembuhan.
Baca Juga: LEGO MRI Scanner Hadir di Rumah Sakit Beri Pengalaman Medis Lebih Humanis untuk Anak
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk Heru Firdausi Syarif menegaskan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam mendukung pasien anak.
“Kami percaya bahwa di balik setiap proses pemulihan, ada kekuatan yang datang dari dukungan dan harapan. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat, tidak hanya sebagai penyedia alat kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan menuju kesembuhan,” ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (27/4).
Founder Rumah Harapan Indonesia Valencia Mieke Randa juga menyoroti dampak positif dari kegiatan tersebut bagi anak-anak dengan penyakit berat.
“Kegiatan seperti ini menghadirkan rasa bahagia dan harapan di tengah proses pengobatan yang panjang dan melelahkan. Bagi anak-anak, ini menjadi jeda dari rasa sakit yang mereka alami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan seperti ini juga membantu orang tua yang mendampingi anak selama pengobatan.
“Sementara bagi orang tua, kehadiran dan dukungan yang diberikan membuat mereka merasa tidak sendiri dalam menjalani proses tersebut,” kata Valencia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News