M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bisa Sebabkan Kematian, Ketahui Gejala Umum TBC dan Cara Mencegahnya, yuk

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja gejala TBC? Mari simak ulasannya di sini beserta cara mencegahnya!

Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang paling sering menyerang paru-paru. Penyakit ini menyebar lewat udara saat penderita TBC paru batuk, bersin, atau meludah, sehingga orang lain bisa tertular hanya dengan menghirup kuman ini.

Melansir dari WHO, setiap tahunnya, 10 juta orang terjangkit TBC. Meskipun bisa dicegah dan diobati, sekitar 1,5 juta orang meninggal dunia setiap tahun karena penyakit ini. TBC menjadi salah satu penyakit infeksi yang paling mematikan di dunia.

TBC juga menjadi penyebab utama kematian bagi penderita HIV dan berkontribusi besar terhadap masalah resistensi antimikroba.

Penyakit ini cukup berbahaya. Untuk itu, Anda perlu tahu apa saja gejala TBC dan cara mencegahnya. MomsMoney akan mengulasnya di sini!

Baca Juga: Bagus untuk Turunkan Berat Badan, Ini Beberapa Olahan Alpukat untuk Diet

Gejala TBC atau Tuberkulosis

Hanya sebagian kecil yang terinfeksi TBC dan mengalami gejalanya. Bayi dan anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terserang penyakit ini.

Gejala TBC bisa muncul perlahan selama beberapa bulan, yang kadang membuat orang tidak sadar bahwa mereka menularkan penyakit ini ke orang lain. Bahkan, beberapa orang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Gejala TBC yang paling umum meliputi:

  • Batuk berkepanjangan (kadang disertai darah)
  • Nyeri dada
  • Kelemahan dan kelelahan
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Keringat malam hari

Gejala yang muncul dapat berbeda, tergantung pada organ yang terinfeksi. Walaupun biasanya menyerang paru-paru, TBC juga bisa mempengaruhi ginjal, otak, tulang belakang, dan kulit.

Baca Juga: 15 Manfaat Makan Buah Anggur untuk Tubuh, Bisa Memperlambat Tanda Penuaan

Cara mencegah TBC

Untuk mencegah penyebaran dan infeksi TBC, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Cari Bantuan Medis: Jika mengalami batuk berkepanjangan, demam, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pengobatan dini membantu menghentikan penyebaran dan memperbesar peluang sembuh.
  • Lakukan Tes TB: Jika Anda memiliki risiko tinggi terkena TBC, seperti memiliki HIV atau tinggal bersama penderita TBC, lakukan tes TBC secara rutin.
  • Pengobatan Pencegahan TBC (TPT): TPT dapat mencegah infeksi TBC berkembang menjadi penyakit aktif. Ikuti seluruh resep TPT jika diberikan oleh dokter.
  • Menjaga Kebersihan: Bagi yang menderita TBC, gunakan masker, tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin, dan buang dahak atau tisu bekas dengan benar untuk mencegah penularan.
  • Langkah Khusus di Fasilitas Kesehatan: Penggunaan respirator dan ventilasi yang baik di rumah sakit sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran TBC.

Nah, demikianlah ulasan terkait apa saja gejala TBC dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat, ya.

Tonton: Inilah 6 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Kondisi Jantung dan Pembuluh Darah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.