M O M S M O N E Y I D
Santai

Bikin Libido Turun, Ini 5 Tanda Progesteron Rendah Pada Perempuan

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Berikut beberapa tanda hormon progesteron rendah yang wajib diketahui para perempuan.

Progesteron adalah salah satu hormon yang memiliki peran besar dalam tubuh seorang perempuan. 

Jika jumlah progesteron dalam tubuh perempuan tidak seimbang, maka beberapa masalah kesehatan bisa muncul.

Baca Juga: Jadi Olahraga Kekinian, Ternyata Ini 5 Manfaat Olahraga Pound Fit

Bersumber dari laman Healthy Women, progesteron sendiri memiliki fungsi untuk menyiapkan tubuh perempuan di masa kehamilan, berperan pada siklus menstruasi, dan mempengaruhi libido.

Lalu, apa sajakah tanda tubuh perempuan yang memiliki progesteron rendah? Berikut beberapa di antaranya:

Siklus menstruasi tidak teratur

Tanda progesteron rendah, melansir laman Flo, adalah jadwal siklus menstruasi tidak teratur. Selain siklusnya tidak teratur, periode menstruasi pun juga cenderung berlangsung dalam waktu yang singkat.

Sebaiknya, jika siklus menstruasi tidak terjadi selama lebih dari 3 bulan atau lebih dari 35 hari, periksakan ke dokter ahli.

Muncul bercak darah saat PMS

Spotting atau keluarnya bercak darah menjelang menstruasi menjadi salah satu tanda tubuh yang memiliki progesteron rendah.

Keluarnya bercak darah merupakan hal normal bagi perempuan yang akan mengalami menstruasi. Namun bisa menjadi tanda progesteron rendah jika bercak tersebut muncul dua atau tiga hari sebelum masa menstruasi tiba.

Baca Juga: Pound Fit sampai Pilates, Ini Daftar 4 Olahraga Populer yang Kekinian Banget

Gangguan mood

Tanda lain dari rendahnya progesteron adalah gangguan mood hingga depresi. Selain itu, risiko kecemasan atau anxiety juga bisa muncul pada perempuan yang memiliki progesteron rendah.

Saat muncul gangguan mood atau emosi yang tidak seimbang tersebut, maka masalah seperti gangguan tidur pun juga bisa muncul sebagai akibatnya.

Siklus ovulasi terganggu

Selain mengganggu siklus menstruasi, siklus ovulasi pun juga bisa terganggu jika tubuh memiliki kadar progesteron rendah.

Perlu diketahui bahwa jika tidak ada untuk memproduksi progesteron, tubuh perlu untuk mengalami ovulasi terlebih dahulu. Jika tidak mengalami siklus ovulasi, maka itu bisa menjadi indikasi rendahnya progesteron dalam tubuh.

Libido rendah

Mengutip dari laman Health Line, ketika kondisi progesteron rendah, maka esterogen menjadi hormon yang lebih dominan. Akhirnya, hal tersebut juga mempengaruhi libido. Libido adalah hormon yang mempengaruhi gairah seks.

Hormon ini hanya bisa muncul ketika produksi progesteron tinggi atau seorang perempuan berada pada kondisi ovulasi. Maka dari itu, dengan kurangnya progesteron bisa membuat gairah seks perempuan menurun.

Wah patut diketahui, ya, itulah tadi beberapa tanda progesteron rendah pada perempuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia