M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bhinneka Tunggal Ika, Tiru 6 Cara Ajarkan Toleransi Perbedaan pada Anak Sejak Dini

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Mengaplikasikan semboyan Negara, Bhinneka Tunggal Ika, Moms bisa ajarkan anak untuk bertoleransi terhadap perbedaan sejak dini.

Toleransi atau menghargai perbedaan merupakan salah satu materi pendidikan karakter yang wajib Moms ajarkan pada anak sedini mungkin. Ini karena anak sudah mulai bisa mengenali perbedaan sejak sejak ia berusia 6 bulan. Sejak usia inilah anak sudah mulai mengenali fisik orang-orang terdekatnya.

Agar si kecil lebih paham, berikut Momsmoney hadirkan cara ajarkan toleransi dan perbedaan pada anak yang dilansir dari laman Ibu dan Balita oleh Primago, selengkapnya.

Baca Juga: Asli Lokal, Inilah 5 Jenis Teh Asli Indonesia yang Tak Ada di Negara Lain

Film bertema toleransi

Cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan melalui media apapun, salah satunya film-film anak. Moms bisa damping si kecil menonton film bertema toleransi dan perbedaan seperti Film Laskar Pelangi hingga Finding Nemo.

Jelaskan juga pada anak agar ia mengerti arti dari toleransi dan menghargai perbedaan.

Baca Juga: 6 Cara Menghemat Budget saat Momen Libur Lebaran Bareng Keluarga

Ajak anak bersosialisasi

Cara ajarkan toleransi pada anak sejak dini bisa dilakukan dengan terjun langsung ke lingkungan sekitar.

Ajaklah anak bersosialisasi bersama teman-teman sebayanya dan kenalkan ragam perbedaan yang hadir, mulai dari perbedaan suku, bahasa, budaya, agama, hingga warna kulit.

Dengan mengajarkan tentang perbedaan pada anak sedini mungkin, maka akan membuat anak lebih bisa berbaur dan merasa nyaman ketika si kecil tumbuh di lingkungan yang heterogen dan memiliki banyak keragaman.

Baca Juga: 6 Kopi Termahal di Dunia, Ada yang Berasal dari Kotoran Gajah

Jadilah role model

Untuk bisa ajarkan toleransi pada anak, jadilah role model sekaligus contoh nyata yang Moms terapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Berikan contoh langsung dalam kehidupan kepada si kecil bagaimana cara menghormati & menerima perbedaan dalam lingkungan sehari-hari. Misalnya, tetap bergaul dengan tetangga yang berbeda suku & agama serta tak pilih kasih pada golongan tertentu.

Kenalkan keragaman Indonesia

ibu dan anak
ibu dan anak

Baca Juga: Promo BCA Belanja Hemat Agustus 2024, Minyak Goreng di Alfamidi Diskon Rp 7.900

Cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan dengan mengenalkan keragaman yang dimiliki Indonesia.

Indonesia yang memiliki banyak perbedaan mulai dari agama, suku, bahasa daerah, hingga budaya, menjadi contoh baik yang patut dikenalkan pada anak sejak dini.

Moms bisa mencoba sesekali mengajak anak mengikuti perayaan budaya seperti lomba busana tradisional yang biasa digelar pada hari-hari tertentu, atau bisa ajak anak pergi ke Taman Mini Indonesia Indah untuk tunjukkan langsung beragam kebudayaan yang dimiliki Indonesia.

Buku cerita

Selain media film, cara ajarkan perbedaan pada anak juga dapat dilakukan melalui buku cerita. Moms bisa coba membeli buku anak-anak yang memiliki tema toleransi terhadap perbedaan untuk dijadikan referensi bacaan sebelum tidur.

Tak hanya itu, Moms juga bisa sambil menjelaskan maksud dari cerita anak tersebut agar si kecil semakin mengerti apa arti toleransi.

Baca Juga: Tips Jitu biar Rambut Jadi Badai saat Rayakan Kemerdekaan RI

Jangan larang si kecil bertanya

Anak kecil memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Jika Moms telah melakukan beberapa cara di atas, maka selanjutnya cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan dengan membiarkan si kecil bertanya.

Ada kalanya anak ingin tahu mengapa fisik setiap orang berbeda-beda. Ajarkan padanya bahwa Indonesia memiliki keragaman ras sehingga memengaruhi fisik setiap orang, termasuk warna kulitnya.

Jangan biarkan anak mengejek teman-teman sebayanya yang memiliki warna kulit lebih cerah atau lebih gelap.

Itu dia beberapa cara ajarkan toleransi pada anak sejak dini. Lakukan langkah-langkah di atas agar si kecil jadi lebih terbuka terhadap perbedaan yang ada di sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Oktober 2026, Waktunya Evaluasi Diri Secara Total

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 26 Oktober 2026 tentang asmara, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan saran untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 26 Oktober 2026, Naga Berpeluang Paling Hoki

Simak ramalan shio besok Senin 26 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap di sini.

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.