M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bhinneka Tunggal Ika, Tiru 6 Cara Ajarkan Toleransi Perbedaan pada Anak Sejak Dini

Bhinneka Tunggal Ika, Tiru 6 Cara Ajarkan Toleransi Perbedaan pada Anak Sejak Dini
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Mengaplikasikan semboyan Negara, Bhinneka Tunggal Ika, Moms bisa ajarkan anak untuk bertoleransi terhadap perbedaan sejak dini.

Toleransi atau menghargai perbedaan merupakan salah satu materi pendidikan karakter yang wajib Moms ajarkan pada anak sedini mungkin. Ini karena anak sudah mulai bisa mengenali perbedaan sejak sejak ia berusia 6 bulan. Sejak usia inilah anak sudah mulai mengenali fisik orang-orang terdekatnya.

Agar si kecil lebih paham, berikut Momsmoney hadirkan cara ajarkan toleransi dan perbedaan pada anak yang dilansir dari laman Ibu dan Balita oleh Primago, selengkapnya.

Baca Juga: 5 Tradisi Khas Agustusan Ini Wajib Ada Saat Rayakan Kemerdekaan RI

Film bertema toleransi

Cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan melalui media apapun, salah satunya film-film anak. Moms bisa dampingi si kecil menonton film bertema toleransi dan perbedaan seperti Film Laskar Pelangi hingga Finding Nemo.

Jelaskan juga pada anak agar ia mengerti arti dari toleransi dan menghargai perbedaan.

Ajak anak bersosialisasi

Cara ajarkan toleransi pada anak sejak dini bisa dilakukan dengan terjun langsung ke lingkungan sekitar.

Baca Juga: Ajarkan Anak Cinta Tanah Air, Inilah 5 Nilai Positif Ikuti Upacara Kemerdekaan

Ajaklah anak bersosialisasi bersama teman-teman sebayanya dan kenalkan ragam perbedaan yang hadir, mulai dari perbedaan suku, bahasa, budaya, agama, hingga warna kulit.

Dengan mengajarkan tentang perbedaan pada anak sedini mungkin, maka akan membuat anak lebih bisa berbaur dan merasa nyaman ketika si kecil tumbuh di lingkungan yang heterogen dan memiliki banyak keragaman.

Jadilah role model

UPACARA KEMERDEKAAN INDONESIA DI GUNUNG BROMO
UPACARA KEMERDEKAAN INDONESIA DI GUNUNG BROMO

Baca Juga: 3 Promo Richeese 16-20 Agustus 2024 dari Combo Merdeka, Flash Sale, dan Harga Spesial

Untuk bisa ajarkan toleransi pada anak, jadilah role model sekaligus contoh nyata yang Moms terapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Berikan contoh langsung dalam kehidupan kepada si kecil bagaimana cara menghormati & menerima perbedaan dalam lingkungan sehari-hari. Misalnya, tetap bergaul dengan tetangga yang berbeda suku & agama serta tak pilih kasih pada golongan tertentu.

Kenalkan keragaman Indonesia

Cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan dengan mengenalkan keragaman yang dimiliki Indonesia.

Indonesia yang memiliki banyak perbedaan mulai dari agama, suku, bahasa daerah, hingga budaya, menjadi contoh baik yang patut dikenalkan pada anak sejak dini.

Moms bisa mencoba sesekali mengajak anak mengikuti perayaan budaya seperti lomba busana tradisional yang biasa digelar pada hari-hari tertentu, atau bisa ajak anak pergi ke Taman Mini Indonesia Indah untuk tunjukkan langsung beragam kebudayaan yang dimiliki Indonesia.

Baca Juga: 8 Ragam Promo Kemerdekaan Edisi 12-18 Agustus 2024 McD, KFC, Dunkin, Chatime

Buku cerita

Selain media film, cara ajarkan perbedaan pada anak juga dapat dilakukan melalui buku cerita. Moms bisa coba membeli buku anak-anak yang memiliki tema toleransi terhadap perbedaan untuk dijadikan referensi bacaan sebelum tidur.

Tak hanya itu, Moms juga bisa sambil menjelaskan maksud dari cerita anak tersebut agar si kecil semakin mengerti apa arti toleransi.

Bendera merah putih
Bendera merah putih

Baca Juga: 25 Kartu Ucapan Dirgahayu Indonesia ke 79 Tahun untuk Memperingati HUT RI

Jangan larang si kecil bertanya

Anak kecil memang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Jika Moms telah melakukan beberapa cara di atas, maka selanjutnya cara ajarkan toleransi pada anak bisa dilakukan dengan membiarkan si kecil bertanya.

Ada kalanya anak ingin tahu mengapa fisik setiap orang berbeda-beda. Ajarkan padanya bahwa Indonesia memiliki keragaman ras sehingga memengaruhi fisik setiap orang, termasuk warna kulitnya.

Jangan biarkan anak mengejek teman-teman sebayanya yang memiliki warna kulit lebih cerah atau lebih gelap.

Itu dia beberapa cara ajarkan toleransi pada anak sejak dini. Lakukan langkah-langkah di atas agar si kecil jadi lebih terbuka terhadap perbedaan yang ada di sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?