M O M S M O N E Y I D
HOME, Santai

Berikut Tips dari Bank CIMB Niaga agar Bisa Lepas dari BI Checking

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Tak perlu khawatir, jika Anda masuk daftar hitam perbankan karena Anda bisa melakukan pemutihan data. Pemutihan BI checking diperlukan untuk menghindari tidak disetujuinya pengajuan kredit seseorang dari bank atau lembaga keuangan lainnya.

Manajemen Bank CIMB Niaga menjelaskan, BI checking sendiri merupakan Informasi Debitur Individual (IDI) Historis yang mencatat lancar atau macetnya pembayaran kredit (kolektibilitas). BI checking dulunya adalah salah satu layanan informasi riwayat kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID), di mana informasi kredit nasabah tersebut saling dipertukarkan antar-bank.

Informasi yang dipertukarkan di SID meliputi identitas debitur agunan, pemilik, dan pengurus badan usaha yang jadi debitur, jumlah pembiayaan yang diterima, riwayat pembayaran cicilan kredit, hingga catatan kredit macet.

Data-data nasabah ini diberikan oleh anggota BIK ke BI setiap bulannya yang kemudian dikumpulkan secara berkala oleh BI dan diintegrasikan dalam sistem SID. Kini SID sudah berganti nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK.

Baca Juga: Promo KPR di Bank Mandiri, Dapatkan Bunga 3,75% Fixed 1 Tahun

Di SLIK, layanan informasi riwayat kredit nasabah perbankan atau lembaga keuangan lain disebut dengan layanan informasi debitur (iDEB). Di dalam iDEB, bank dan lembaga pembiayaan serta keuangan mempunyai akses data debitur dan kewajiban melaporkan data debitur ke Sistem Informasi Debitur (SID).

Dari SID ini, informasi di mana setiap nasabah debitur yang pernah mengajukan kredit akan diberikan skor berdasarkan catatan kreditnya. Penentuan skor kredit dilihat dari catatan kolektibilitas si calon debitur (pengambil kredit). Skor kredit yang diberikan dihitung dari 1-5. Berikut ini pembagian kategori kredit berdasarkan skornya dalam BI Checking.

Rincian skor kredit berdasarkan BI Checking:

  • Skor 1: Kredit Lancar, artinya debitur selalu memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya hingga lunas tanpa pernah menunggak.
  • Skor 2: Kredit DPK atau Kredit Dalam Perhatian Khusus, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 1-90 hari
  • Skor 3: Kredit Tidak Lancar, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 91-120 hari
  • Skor 4: Kredit Diragukan, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit 121-180 hari
  • Skor 5: Kredit Macet, artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit lebih 180 hari.

Dari skor 1-5, bank akan menolak pengajuan kredit calon debitur yang BI Checking-nya mendapat skor 3, skor 4, dan skor 5 yang tentu saja masuk ke dalam Black List BI Checking. Sebab bank sama sekali tak mau ambil risiko kalau nantinya kredit yang diberikan bermasalah atau non performing loan (NPL).

Nah, non performing loan (NPL) sendiri adalah indikator penting yang digunakan untuk mengukur seberapa sehat suatu bank. Adanya NPL mengakibatkan modal bank menjadi berkurang sehingga berimbas pada pemberian kredit yang akan datang.

Oleh karena itu, bagi yang memiliki skor 4 atau 5, wajib melakukan pemutihan BI checking untuk bisa mengajukan kredit lagi.

Sementara itu, BI Checking calon debitur yang disukai bank adalah mereka yang memiliki skor 1. Kemudian skor 2 masih perlu diawasi karena dikhawatirkan sewaktu-waktu kredit dalam perhatian khusus ini bisa berdampak pada NPL.

Baca Juga: Promo BCA di Restoran Sushi Diskon Mulai dari 20%

Pemutihan BI Checking

Buruknya BI Checking atau IDI Historis dengan mendapatkan skor 3 karena adanya cicilan yang tak terbayarkan atau tertunggak. Hal ini bisa mengganggu ketika ingin mengajukan kredit. Namun, BI Checking dengan skor buruk bisa menjadi bersih dengan melakukan sejumlah hal berikut ini untuk pemutihan BI checking.

  • Pemutihan BI Checking: Cicilan kredit atau utang yang tertunggak segera dilunasi

Langkah pemutihan BI checking ini harus dilakukan karena di bank manapun Anda mengajukan kredit, dijamin tak akan mendapat persetujuan jika skor atau kualitas catatan kredit Anda masih buruk.

  • Pemutihan BI Checking: Pantau BI Checking

Setelah melunasi tunggakan cicilan kredit atau utang, langkah pemutihan BI Checking berikutnya adalah memantau BI Checking Anda dan perhatikan apakah skor mengalami perubahan. Jika belum ada perubahan, Anda bisa mengajukan komplain ke bank di mana Anda mengambil kredit.

  • Pemutihan BI Checking: Membuat Surat Klarifikasi

Langkah untuk pemutihan BI checking berikutnya adalah dengan membawa surat penjelasan atau klarifikasi dari bank di mana Anda mengajukan kredit, lalu konfirmasikan ke OJK bahwa Anda telah menuntaskan kewajiban kredit. Lalu tunggu sampai BI Checking dinyatakan benar-benar bersih.

Baca Juga: Promo Mandiri Sambut Imlek 2022, Ada Diskon Belanja hingga 80%

Pemutihan BI Checking

Satu-satunya jalan untuk membersihkan nama di BI Checking atau pemutihan BI Checking adalah dengan membayar semua utang terhadap pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Untuk melakukan proses pelunasan sebagai langkah pemutihan BI Checking, pastinya pihak bank akan memberikan setiap nasabah kemudahan dalam menyelesaikannya.

Buruknya BI Checking atau IDI Historis mendapat skor 3 karena adanya cicilan yang tak terbayarkan atau tertunggak bisa mengganggu ketika ingin mengajukan kredit. Namun, BI Checking dengan skor buruk bisa menjadi bersih dengan melakukan sejumlah hal berikut ini.

  • Cicilan kredit atau utang yang tertunggak segera dilunasi. Sebab di bank manapun Anda mengajukan kredit, dijamin tak akan mendapat persetujuan jika skor atau kualitas catatan kredit Anda masih buruk.
  • Setelah melunasi tunggakan cicilan kredit atau utang, pantau BI Checking Anda dan perhatikan apakah skor mengalami perubahan. Jika belum ada perubahan, Anda bisa mengajukan komplain ke bank di mana Anda mengambil kredit.
  • Membawa surat penjelasan atau klarifikasi dari bank di mana Anda mengajukan kredit, lalu konfirmasikan ke OJK bahwa Anda telah menuntaskan kewajiban kredit. Lalu tunggu sampai BI Checking dinyatakan benar-benar bersih.

Pada intinya, proses pemutihan BI Checking hanya dapat dilakukan dengan cara melunasinya. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih memiliki utang di bank dengan riwayat kredit yang buruk, segera untuk melunasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Senegal vs Irak: Laga Penentuan yang Wajib Dimenangkan

Prediksi Senegal vs Irak, jadwal pertandingan, susunan pemain, dan prediksi skor laga penentuan Grup I Piala Dunia 2026.  

Prediksi Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe dan Haaland Berebut Juara Grup

Prediksi Prancis vs Norwegia, jadwal, prediksi skor, serta duel Mbappe vs Haaland yang menentukan juara Grup I Piala Dunia 2026.  

7 Makanan yang Bisa Mempengaruhi Tekanan Darah Anda

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang bisa mempengaruhi tekanan darah, lho. Apa sajakah itu?         

7 Alasan Pentingnya Rutin Memantau Tekanan Darah bagi Kesehatan

Ternyata ini, lo, beberapa alasan pentingnya rutin memantau tekanan darah bagi kesehatan. Apa sajakah itu?

Sprite Nipis Mint Diluncurkan, Padukan Rasa Jeruk Nipis dan Mint

Coca-Cola Indonesia resmi meluncurkan SPRITE Nipis Mint, memadukan kesegaran asam dari rasa jeruk nipis dengan sensasi mint.

8 Barang di Garasi yang Sebaiknya Jangan Dibuang, Nomor 5 Suka Bikin Menyesal

Jangan buru-buru mengosongkan garasi. Beberapa barang ini sebaiknya tetap disimpan karena bisa berguna di kemudian hari, lo.

Cara Menerapkan Manajemen Keuangan biar Bisnis Stabil dan Siap Berkembang

Manajemen keuangan membantu bisnis Moms lebih sehat, mengatur arus kas, mengurangi risiko, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.​

Bitcoins cs Ambles Gara-Gara Inflasi AS Memanas, Kuartal 3 Paling Krusial

Bitcoin dan Ethereum anjlok dalam 24 jam terakhir, merespons potensi kebijakan moneter The Fed yang hawkish.

Harga Buyback Emas Hari Ini 26 Juni 2026 Kompak Naik, UBS Pimpin Kenaikan

Harga buyback emas UBS memimpin kenaikan. Namun, harga buyback emas Galeri 24 masih yang termahal.  

Harga Emas Terjun Empat Pekan Beruntun, Kini Dihargai Kisaran US$ 4.000

Harga emas global di jalur koreksi mingguan 3,50% dan turun empat pekan berturut-turut. Data inflasi AS dan kebijakan The Fed pengaruhi harga.