M O M S M O N E Y I D
AturUang

Berikut Tips Aman Dalam Berinvestasi OJK

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Ingin tetap aman dalam berinvestasi? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) punya tips bagi Anda yang ingin tetap aman dalam berinvestasi, salah satunya adalah tetap waspada jika menerima tawaran investasi yang menggiurkan keuntungan besar.

Disadari atau tidak, investasi merupakan salah satu cara mempersiapkan masa depan lebih baik. Namun, OJK mengingatkan Anda harus berhati-hati dengan memilih investasi yang aman. Seperti apa sih cara aman untuk berinvestasi?

Baca Juga: Rupiah Kian Berotot Mendekati Rp 16.000 per dollar, Katalis dari Dua Sisi

Berikut tips berinvestasi aman dari OJK :

  1. Jangan cepat tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar. Contohnya: tingkat keuntungan besar dan pasti tidak akan merugi (misal: 5% keuntungan dari nilai investasi perbulan).
  2. Pastikan orang/perusahaan yang menawarkan investasi telah memiliki izin salah satu lembaga yang berwenang (Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), dan Kementerian Koperasi dan UKM).

Contohnya :

Pada penawaran produk Pasar Modal (efek/surat berharga) atau produk Perbankan, perusahaan atau bank yang menawarkan harus memiliki izin usaha dan tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada penawaran produk komoditi berjangka, perusahaan tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Kementerian Perdagangan RI.

Apabila koperasi menawarkan investasi, koperasi tersebut harus memiliki izin usaha dan tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM.

  1. Perlu diketahui bahwa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bukanlah izin untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

Baca Juga: Ingin Mengatur Riwayat Tontonan YouTube? Begini Cara Melihat dan Menghapus History

Jika anda, mengetahui atau menerima tawaran penghimpunan dana dan pengelolaan investasi yang tidak wajar, atau segera laporkan kepada Polisi atau Sekretariat Satgas Waspada Investasi atau Telepon ke 157.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

8 Lagu Justin Bieber yang Buktikan Cinta Abadi, Rayakan Setiap Momen

Rayakan cintamu! 8 lagu Justin Bieber pilihan ini akan membuktikan bahwa asmara bisa abadi dan penuh kebahagiaan.

Huawei Mate 80 Pro Rilis: Baterai 6.000 mAh, Tak Perlu Khawatir Nge-game

Kinerja Kirin 9030 Pro di Huawei Mate 80 Pro diklaim melonjak 42% dari generasi sebelumnya. Cari tahu performa gaming!

Cek Saham yang Mau Bagi-Bagi Dividen, Cum Date 14 - 20 April 2026

Musim pembagian dividen semakin ramai. Ini bisa jadi momentum bagi investor untuk mulai melirik saham-saham dengan potensi cuan dari dividen. 

Tips Loud Budgeting demi Gaya Hidup Hemat di Era Digital

Shopee membagikan tips loud budgeting untuk terapkan gaya hidup hemat di era yang serba digital seperti sekarang.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 13-19 April 2026, Sunlight Paling Murah!

Hingga 19 April 2026 mendatang, ada promo Alfamidi Hemat Satu Pekan yang dapat Anda manfaatkan dengan baik. Cek di sini.

Tak Disangka! Ini 7 Fitur Rahasia WhatsApp di iPhone yang Jarang Diketahui!

Ternyata ada 7 fitur tersembunyi WhatsApp di iPhone yang jarang diketahui. Dari notifikasi unik hingga transkrip pesan suara, semua ada!

Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (13/4)

Simak proyeksi dan rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini Senin (13/4/2026).

Jiwa Lelah Tanpa Alasan Jelas? Ini 6 Tanda Anda Perlu ke Psikolog Sekarang

Sedih berlarut, cemas berlebihan, atau mood swing ekstrem? Jangan anggap sepele. Deteksi dini demi kewarasan dan kesehatan fisik Anda.

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (13/4)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Merosot Rp 42.000! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Senin (13/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (13/4) mengalami penurunan drastis Rp 42.000 dari perdagangan sebelumnya.