M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Konsumsi Pisang untuk Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Pisang bisa menurunkan kadar gula darah penderita diabetes lo. Begini cara konsumsi pisang untuk menurunkan gula darah.

Ketika Anda menderita diabetes, penting untuk menghindari atau meminimalkan makanan yang menyebabkan lonjakan gula darah. 

Nah, Pisang bisa meningkatkan sekaligus menurunkan gula darah penderita diabetes. 

Mengutip Healthline, meskipun merupakan buah yang sehat, pisang cukup tinggi karbohidrat dan gula, yang merupakan nutrisi utama yang meningkatkan kadar gula darah. 

Jika Anda menderita diabetes, menyadari jumlah dan jenis karbohidrat dalam makanan Anda adalah penting. 

Sebab, karbohidrat meningkatkan kadar gula darah lebih dari nutrisi lain, yang berarti bisa sangat mempengaruhi manajemen gula darah Anda. 

Baca Juga: 3 Camilan Sehat yang Efektif Menjaga Gula Darah Penderita Diabetes

Saat kadar gula darah meningkat pada orang tanpa diabetes, tubuh mereka memproduksi insulin. 

Ini membantu memindahkan gula dari darah dan masuk ke dalam sel, tempat gula itu digunakan atau disimpan. 

Tapi, proses ini tidak bekerja sebagaimana mestinya pada penderita diabetes. 

Sebaliknya, tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau sel-sel resisten terhadap insulin yang dibuat. 

Tanpa manajemen diabetes yang tepat, Anda mungkin mengalami lonjakan gula darah setelah makan makanan berkarbohidrat tinggi atau memiliki kadar gula darah yang terus-menerus tinggi, yang keduanya tidak sehat. 

Baca Juga: Enggak Pakai Obat, Ini 3 Cara Alami yang Efektif Menurunkan Asam Urat dan Kolesterol

Berapa banyak gula dalam pisang? 

Satu buah pisang ukuran sedang (sekitar 126 gram) mengandung 29 gram karbohidrat dan 112 kalori. 

Karbohidratnya berupa gula, pati, dan serat. Pisang ukuran sedang mengandung sekitar 15 gram gula. 

Selain pati dan gula, pisang ukuran sedang mengandung 3 gram serat. 

Nah, serat sangat penting bagi penderita diabetes karena bisa membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat. 

Ini dapat mengurangi lonjakan gula darah dan meningkatkan manajemen gula darah secara keseluruhan. 

Salah satu cara untuk menentukan bagaimana makanan yang mengandung karbohidrat akan memengaruhi gula darah adalah dengan melihat indeks glikemik (GI).  

Baca Juga: Coba yuk, 5 Buah Ini Terbukti Bisa Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes

GI memberi peringkat makanan berdasarkan seberapa banyak dan seberapa cepat mereka meningkatkan kadar gula darah: 

  • GI rendah: 55 atau kurang 
  • GI sedang: 56–69 
  • GI tinggi: 70–100 

Secara keseluruhan, pisang mendapat skor rendah hingga sedang pada skala GI (42-62, tergantung pada kematangannya). 

Jumlah karbohidrat dalam pisang bervariasi tergantung pada kematangannya. 

Pisang hijau atau mentah mengandung lebih sedikit gula dan lebih banyak pati resisten. 

Pati resisten adalah rantai panjang glukosa (pati) yang "tahan" terhadap pencernaan di bagian atas sistem pencernaan Anda. 

Ini berarti, pati resisten berfungsi mirip dengan serat dan tidak akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah. 

Baca Juga: 3 Bumbu Dapur Ini Terbukti Efektif Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Pati resisten juga bisa membantu memberi makan bakteri ramah di usus Anda, yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan metabolisme dan manajemen gula darah yang lebih baik. 

Faktanya, sebuah studi tahun 2015 tentang manajemen gula darah pada wanita dengan diabetes tipe 2 menemukan beberapa hasil yang menarik.  

Dalam periode 8 minggu, mereka yang diberi suplemen pati resisten memiliki manajemen gula darah yang lebih baik dibanding yang tidak mengonsumsi suplemen. 

Penelitian lain menunjukkan, pati resisten mungkin memiliki efek menguntungkan bagi penderita diabetes tipe 2, seperti meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan. 

Pisang kuning atau matang mengandung pati yang kurang tahan dibandingkan dengan pisang hijau, serta lebih banyak gula yang lebih cepat diserap ketimbang pati. 

Itu berarti, pisang yang sepenuhnya matang memiliki GI yang lebih tinggi dan akan menyebabkan gula darah Anda naik lebih cepat dibanding pisang hijau yang belum matang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hipertensi Bisa Diam-Diam Tingkatkan Risiko Stroke, Ini yang Perlu Diketahui

​Hipertensi dan gangguan irama jantung bisa muncul tanpa disadari. Kenali risikonya dan mulai lebih rutin memantau kesehatan.

Provinsi Ini Masih Hujan Sangat Lebat, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (11/8)

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 12 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Desain Rumah 9x9 Meter 3 Kamar yang Lega dan Nyaman untuk Keluarga

Rumah 9x9 meter bisa punya 3 kamar tidur dan ruang keluarga. Simak cara menata 81 m² agar tetap lega, nyaman, dan fungsional.

Setelah Utang Lunas, Begini Cara Membangun Dana Darurat dari Nol

Setelah utang lunas, jangan suka boros ya. Ini cara membangun dana darurat Rp 5 juta hingga 3-6 bulan pengeluaran secara bertahap.

Produk Halal, Parfum Niche, hingga AI, Ini Tren Kecantikan yang Makin Dilirik

​Produk halal, parfum niche, hingga teknologi AI menjadi bagian dari perkembangan tren kecantikan yang akan disorot di Cosmoprof Asia 2026.

Cara Menata Rumah 5×12 Meter agar Sejuk, Terang, dan Tidak Pengap

Cara menata rumah 5×12 meter punya tantangan tersendiri karena bentuk lahannya cenderung memanjang dengan lebar terbatas.

Ramalan Shio Besok Sabtu 12 September 2026, Peluang Tikus hingga Babi

Cek ramalan shio lengkap besok Sabtu 12 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan untuk 12 shio.

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 12 September 2026, Karier, Cinta, Keuangan, Kesehatan

Simak ramalan zodiak besok Sabtu 12 September 2026 untuk Aries hingga Pisces, mulai cinta, karier, keuangan, dan kesehatan.

Fenomena Nebeng di Tengah Kondisi Kenaikan Biaya Hidup

Budaya nebeng di Indonesia memang bukan budaya baru. Bahkan, sebelum adanya jasa ride-hiling, komunitas untuk nebeng menebeng sudah ada.

Masih Ada Celah Bagi Produk UMKM Masuk Jaringan Ritel Modern

Sebanyak sepuluh produk pangan usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil masuk jaringan ritel modern besutan AEON Indonesia.