M O M S M O N E Y I D
AturUang

Banyak Orang Salah Fokus, Ini Risiko Pensiun yang Bisa Bikin Keuangan Runtuh

Banyak Orang Salah Fokus, Ini Risiko Pensiun yang Bisa Bikin Keuangan Runtuh
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak yuk risiko terbesar pensiun bukan soal uang lo, tapi waktu yang sering diabaikan hingga bikin keuangan bisa bermasalah. Cek di sini, ya.

Merencanakan pensiun sering dianggap cukup dengan menabung dan berinvestasi sejak dini. Namun kenyataannya, banyak orang masih melewatkan satu faktor penting yang justru paling menentukan keberhasilan finansial di masa tua. 

Melansir dari Forbes, perubahan gaya hidup dan meningkatnya harapan hidup membuat masa pensiun kini berlangsung jauh lebih lama dibandingkan dulu. 

Kondisi ini menuntut strategi yang lebih matang dan tidak bisa lagi mengandalkan cara lama. Tanpa perhitungan yang tepat, risiko kehabisan dana di usia lanjut bisa terjadi tanpa disadari. 

“Titik buta terbesar dalam perencanaan pensiun bukanlah pasar, melainkan waktu,” ujar David Kudla, kontributor Forbes.

Baca Juga: Aturan Baru Rekening BCA 2026: Cara Aman Agar Tabungan Tak Mendadak Ditutup

Risiko umur panjang yang jarang disadari

Banyak orang lebih khawatir terhadap inflasi atau naik turunnya pasar investasi. Padahal, ancaman yang sering tidak terlihat justru datang dari umur yang lebih panjang dari perkiraan.

Saat ini, masa pensiun bisa berlangsung hingga puluhan tahun. Jika dulu seseorang hanya perlu menyiapkan dana untuk sekitar 10 sampai 15 tahun, kini bisa mencapai 25 hingga 30 tahun atau bahkan lebih.

Hal ini membuat perencanaan keuangan menjadi jauh lebih kompleks. Kesalahan kecil dalam menghitung pengeluaran atau pemasukan bisa berdampak besar jika terjadi dalam jangka waktu panjang.

Kenapa strategi lama tidak lagi cukup

Masih banyak orang yang menggunakan aturan klasik seperti menarik dana sekitar 4% setiap tahun. Sekilas terlihat aman, tetapi pendekatan ini tidak selalu sesuai dengan kondisi nyata.

Dalam kehidupan sehari hari, pengeluaran tidak pernah benar benar stabil. Biaya kesehatan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, kondisi ekonomi dan pasar juga sulit diprediksi.

Akibatnya, strategi yang terlihat sederhana justru bisa menjadi jebakan jika tidak disesuaikan dengan situasi pribadi.

Cara baru merancang pensiun yang lebih realistis

Pendekatan yang lebih relevan saat ini adalah mengubah cara pandang dalam merencanakan pensiun. Bukan lagi dimulai dari berapa banyak uang yang bisa diambil setiap tahun, tetapi dari tujuan akhir yang ingin dicapai.

Mulailah dengan menentukan berapa dana yang ingin tetap dimiliki di masa tua. Dana ini bisa digunakan untuk kebutuhan mendadak, biaya kesehatan, atau bahkan warisan keluarga.

Melakukan cara ini, Anda memiliki kontrol yang lebih besar terhadap kondisi keuangan dan tidak hanya fokus pada ketakutan kehabisan uang.

Strategi sederhana agar dana pensiun lebih tahan lama

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kestabilan keuangan saat pensiun tanpa harus mengubah gaya hidup secara drastis.

Menyesuaikan tempat tinggal bisa menjadi salah satu solusi untuk menekan pengeluaran besar. Selain itu, biaya transportasi biasanya akan berkurang seiring waktu karena mobilitas yang menurun.

Menunda pengambilan manfaat pensiun tertentu juga bisa meningkatkan jumlah dana yang diterima di masa depan. Bahkan, tetap aktif bekerja secara ringan di awal masa pensiun bisa membantu menjaga kestabilan finansial.

Langkah langkah ini terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar jika diterapkan secara konsisten.

Baca Juga: 10 Pelajaran Investasi dari Charlie Munger yang Sering Disadari Terlambat

Pensiun adalah perjalanan panjang, bukan garis akhir

Banyak orang menganggap pensiun sebagai akhir dari perjalanan kerja. Padahal, fase ini justru merupakan periode panjang yang membutuhkan pengelolaan keuangan yang cermat.

Kunci utamanya adalah fleksibilitas. Kondisi hidup bisa berubah, begitu juga kebutuhan finansial. Oleh karena itu, rencana pensiun harus bisa beradaptasi dengan berbagai kemungkinan.

Setelah memahami bahwa waktu adalah faktor utama, Anda bisa membuat keputusan yang lebih bijak dan tidak terburu buru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Vivo Pad 6 Pro: Tablet Android dengan Baterai Monster 13000mAh & Fast Charging 90W

Lupakan charger seharian! Vivo Pad 6 Pro dilengkapi baterai 13000mAh dan 90W fast charging. Temukan rahasia daya tahannya.

Makan Siang Anti Ribet, 3 Resep Tumis Ala Chef Devina Ini Wajib Dicoba

Makan siang sering bikin pusing? 3 resep tumis Chef Devina ini solusinya. Dijamin praktis, cepat, dan kaya rasa untuk hidangan istimewa.

9 Ide Ruang Bermain Anak Hemat Biaya yang Fleksibel di Rumah Minimalis

Yuk cek ide ruang bermain anak hemat biaya ini, solusi praktis menciptakan ruang aman, seru, dan fleksibel di rumah minimalis.​

Waspada Cuaca Galau dengan Kenali Ciri-Ciri Cuaca Ekstrem Ini di Masa Pancaroba

Cuaca lagi galau alias sedang enggak menentu akhir-akhir ini. Kenali ciri-ciri cuaca ekstrem di masa pancaroba berikut ini, yuk.

Promo HokBen Hoka Murmer Rp 18 Ribuan Spesial April 2026, Makan Hemat Puas

Promo paket HokBen Hoka Murmer Rp 18 ribuan kembali. Nikmati nasi gyu soboro, gorengan, dan salad. Cek menu lengkapnya sebelum kehabisan.

Banyak Orang Salah Fokus, Ini Risiko Pensiun yang Bisa Bikin Keuangan Runtuh

Simak yuk risiko terbesar pensiun bukan soal uang lo, tapi waktu yang sering diabaikan hingga bikin keuangan bisa bermasalah. Cek di sini, ya.​  

Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Ini Penyebab Kegagalan Tim Azzurri

Simak, yuk, penyebab Italia gagal lolos Piala Dunia 2026, dari mental rapuh hingga krisis pemain yang bikin performa anjlok.​

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (1/4)

IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (1/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Cek Proyeksi dan Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (1/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (1/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Rabu (1/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (1/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas hari ini.