M O M S M O N E Y I D
AturUang

Aturan Baru Rekening BCA 2026: Cara Aman Agar Tabungan Tak Mendadak Ditutup

Aturan Baru Rekening BCA 2026: Cara Aman Agar Tabungan Tak Mendadak Ditutup
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak yuk aturan baru rekening BCA 2026 agar tidak ditutup otomatis, lengkap dengan solusi praktis menjaga akun tetap aktif.

Perubahan aturan perbankan sering kali terasa sepele, padahal dampaknya bisa langsung terasa ke aktivitas keuangan sehari-hari. 

Mulai 7 Mei 2026, BCA resmi memperbarui ketentuan mengenai rekening yang tidak aktif. Kebijakan ini menyasar rekening dengan saldo kosong dan minim transaksi dalam periode tertentu. 

Melansir dari laman website BCA.co.id, perubahan ini dilakukan sebagai penyesuaian terhadap regulasi terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan agar sistem perbankan lebih aman dan transparan. 

Bagi nasabah, memahami aturan ini jadi penting supaya rekening tetap bisa digunakan tanpa hambatan.

“Penyesuaian ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan keamanan sistem perbankan sesuai regulasi terbaru,” dikutip dari laman website BCA.co.id

Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Rabu 1 April 2026, Ide Cemerlang

Aturan baru penutupan rekening yang wajib dipahami

Mulai Mei 2026, batas waktu rekening menganggur dipangkas cukup signifikan. Jika sebelumnya rekening dengan saldo nol dan tanpa aktivitas baru ditutup setelah 12 bulan, kini hanya membutuhkan waktu 6 bulan saja.

Perubahan ini membuat nasabah perlu lebih waspada. Rekening yang jarang dipakai, apalagi sampai kosong, berisiko ditutup otomatis oleh sistem. 

Aturan ini berlaku untuk berbagai jenis tabungan seperti Tahapan, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, Tapres, BCA Dollar hingga Giro. 

Tidak hanya itu, fitur tambahan seperti Poket Rupiah dan Poket Valas juga bisa ikut dinonaktifkan jika tidak digunakan.

Status rekening menurut aturan terbaru OJK

Selain soal penutupan otomatis, ada juga pembaruan terkait klasifikasi status rekening. Ini penting karena akan memengaruhi fungsi rekening yang kita miliki.

1. Aktif

Rekening masih digunakan secara normal untuk berbagai transaksi seperti transfer, tarik tunai, atau cek saldo.

2. Tidak aktif

Rekening tidak memiliki aktivitas lebih dari 360 hari. Dalam kondisi ini, rekening tidak bisa digunakan untuk transaksi keluar, tetapi masih bisa menerima dana masuk.

3. Terbengkalai

Jika rekening tidak digunakan dalam waktu yang sangat lama, lebih dari 1.800 hari, maka statusnya menjadi terbengkalai. Pada tahap ini, rekening sudah tidak bisa digunakan sama sekali.

Dampak nyata bagi nasabah sehari-hari

Perubahan ini bukan hanya sekadar aturan administratif. Dalam praktiknya, banyak nasabah yang berpotensi terdampak, terutama yang memiliki lebih dari satu rekening atau jarang bertransaksi.

Rekening bisa tiba-tiba tidak bisa digunakan untuk transfer atau penarikan. Dalam beberapa kasus, nasabah baru menyadari ketika ingin memakai rekening tersebut. 

Hal ini tentu bisa mengganggu, apalagi jika berkaitan dengan kebutuhan mendesak. Karena itu, kebiasaan sederhana seperti membiarkan rekening kosong tanpa aktivitas perlu mulai dihindari.

Baca Juga: Tips Sederhana Mengatur Keuangan Pakai 3 Prinsip Penting dari Suze Orman

Cara sederhana agar rekening tetap aktif

Supaya tidak mengalami masalah di kemudian hari, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan.

Pertama, biasakan melakukan transaksi secara rutin. Tidak harus dalam jumlah besar, transaksi kecil pun sudah cukup untuk menjaga status rekening tetap aktif.

Kedua, usahakan saldo tidak berada di angka nol. Menyisakan sedikit saldo bisa membantu menghindari penutupan otomatis.

Ketiga, rutin mengecek saldo juga termasuk aktivitas yang dihitung oleh sistem. Jadi, tidak ada salahnya sesekali membuka aplikasi mobile banking.

Keempat, manfaatkan layanan digital agar lebih praktis. Dengan kemudahan teknologi, menjaga rekening tetap aktif kini tidak lagi merepotkan.

Solusi jika rekening terlanjur tidak aktif

Jika rekening sudah berubah status menjadi tidak aktif, masih ada kesempatan untuk mengaktifkannya kembali. Nasabah bisa datang langsung ke kantor cabang BCA terdekat atau menggunakan layanan resmi yang tersedia.

Namun, jika rekening sudah ditutup permanen oleh sistem, maka satu-satunya cara adalah membuka rekening baru. Proses ini tentu memakan waktu, sehingga lebih baik dicegah sejak awal.

Aturan baru dari BCA ini menjadi pengingat bahwa mengelola rekening bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga menjaga aktivitasnya. 

Jangka waktu yang kini lebih singkat, rekening yang dibiarkan begitu saja bisa berisiko ditutup tanpa disadari. Kabar baiknya, cara menghindarinya cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja. 

Sedikit perhatian dan kebiasaan rutin, rekening tetap aman dan siap digunakan kapan saja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.