M O M S M O N E Y I D
Santai

Banyak Kasus Perundungan, Ini Dampak Psikologis Bullying

Banyak Kasus Perundungan, Ini Dampak Psikologis Bullying
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kasus bullying atau perundungan menjadi salah satu masalah serius yang masih sering terjadi. Bahkan, angka kasus bullying cenderung naik. Berikut ini dampak psikologis bullying yang perlu Anda tahu.

Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) mengungkapkan lewat laman resminya, kasus perundungan meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. 

JPPI mencatat, 573 kasus kekerasan di sekolah sepanjang 2024, lebih dari 100% naik dibanding 2023, dan sekitar 31% dari kasus itu adalah perundungan. 

Mengutip laman Psykay, secara psikologi, bullying dianggap sebagai hasil dari interaksi berbagai faktor. Seperti, faktor keluarga dari pola asuh yang otoriter atau permisif serta lingkungan rumah yang tidak stabil dapat memicu perilaku agresif pada anak.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh tekanan atau kekerasan lebih mungkin untuk menjadi pelaku bullying.

Faktor sekolah, lingkungan sekolah yang kurang mendukung atau tidak memiliki kebijakan anti-bullying yang efektif dapat memperburuk masalah ini.

Baca Juga: Teknologi Cegah Bullying, Begini Inovasi Anak Sekolah Bandung

Biasanya, kurangnya pengawasan dan intervensi dari guru atau pihak sekolah mendorong pelaku bullying merasa aman untuk terus melakukan tindakan tersebut.

Faktor sosial dan budaya di mana budaya hierarkis dan norma-norma sosial yang memperkuat konsep dominasi dan kekuasaan di Indonesia juga berkontribusi terhadap munculnya perilaku bullying.

Stereotip dan diskriminasi berdasarkan status sosial, etnis, atau orientasi seksual juga dapat menjadi pemicu bullying.

Bullying memiliki dampak psikologis yang serius pada korban, pelaku, dan saksi. Beberapa dampak psikologis dari bullying meliputi:

Korban

Korban bullying sering mengalami masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, rendahnya harga diri, dan dalam kasus ekstrim, dapat memicu pikiran atau tindakan bunuh diri.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry menemukan, korban bullying memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan mental jangka panjang dibandingkan anak-anak yang tidak mengalami bullying.

Baca Juga: Cegah Depresi Akibat Bully, Ajari 5 Cara Anak Lawan Bullying di Sekolah Sekarang

Pelaku

Pelaku bullying juga rentan terhadap masalah psikologis. Mereka lebih mungkin untuk terlibat dalam perilaku antisosial dan kekerasan di masa dewasa.

Studi lain dalam Journal of Adolescence menunjukkan, pelaku bullying yang tidak diintervensi lebih mungkin untuk mengembangkan gangguan perilaku dan menghadapi kesulitan dalam hubungan interpersonal di kemudian hari.

Saksi

Anak-anak yang menyaksikan bullying juga dapat mengalami stres emosional dan kecemasan, terutama jika mereka merasa tidak mampu untuk campur tangan atau membantu korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Baterai 7.000 mAh: Tecno Spark 50 Punya Performa Gaming & Kamera Mumpuni

Tecno Spark 50 merupakan HP baterai 7.000 mAh yang luar biasa. Cari tahu fitur-fitur keren lain yang menjadikannya pilihan daya tahan terbaik!

Pilihan Sepatu Pria Terbaik: Nyaman dan Cocok untuk Daily Activity

Mencari sepatu pria paling nyaman dan stylish? New Balance hingga Nike tawarkan solusi. Temukan rekomendasi model terbaik untuk daily activity! 

Warna Aura Bisa Ungkap Sisi Tak Terduga Kepribadian Sejati, Cek di Sini

Apakah Anda intuitif atau energik? Warna aura Anda adalah cerminan sejati. Temukan bagaimana aura mempengaruhi mood dan kondisi emosional Anda.

6 Cara Mudah Konsumsi Lebih Banyak Protein Nabati yang Bisa Anda Coba

Begini, lho, cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati yang bisa Anda coba. Cek di sini, yuk! 

14 Manfaat Kapulaga bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Apa saja manfaat kapulaga bagi kesehatan tubuh, ya? Cek pembahasan lengkapnya berikut ini, yuk!      

10 Pengganti Garam untuk Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Ada beberapa rekomendasi pengganti garam untuk bantu turunkan tekanan darah tinggi. Yuk, cek selengkapnya di sini!

7 Herbal dan Bumbu Alami yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, catat beberapa herbal dan bumbu alami yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini!       

Hasil Thailand Open 2026: Hira/Jani Gebuk Unggulan Malaysia, Leo/Daniel Comeback Apik

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari pertama, Selasa (12/5), hanya dua wakil Indonesia lolos ke 16 besar.

Beli Produk PepsiCo di Sini, Bisa Dapat Kartu Resmi Panini Piala Dunia 2026

Lay’s mengumumkan kolaborasi dengan FIFA sebagai Official Sponsor Piala Dunia 2026. Konsumen bisa dapat kartu Panini FIFA World Cup 26.

Lebih Ampuh dari Centella Biasa! Inilah 4 Manfaat Madecassoside untuk Kulit Anda

Apa itu madecassoside? Cari tahu pengertian dan 4 manfaat madecassoside untuk kulit Anda hanya di sini.