MOMSMONEY.ID - Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis artificial intellegence (AI) mengumumkan kehadirannya di pasar Indonesia untuk membantu peritel dan brand memproduksi konten video berbasis AI bagi pasar social commerce.
Perusahaan yang masih terafiliasi dengan Reliance Retail Ventures Limited ini menyediakan layanan produksi end-to-end dan lokalisasi Bahasa Indonesia. Melalui Fynd Studio, pemilik merek bisa memproduksi video produk dan film brand berbasis AI tanpa perlu mengadakan sesi pemotretan baru untuk setiap kampanye.
Selama ini, produksi video konvensional melibatkan koordinasi model, studio, penataan gaya (styling), dan penyuntingan untuk setiap sesi pemotretan. Proses tersebut berulang untuk setiap katalog produk yang diproduksinya. Kecenderungannya, cara ini menyulitkan peritel untuk menampilkan produk secara konsisten dan menjaga kualitas konten.
Baca Juga: Ruang Digital Jadi Ladang Promosi Rokok, Separuh Pelajar Jakarta Terpapar Iklan
Padahal kenyataannya, video konten belanja cukup banyak diminati masyarakat. Google melaporkan lebih dari 40 jutapengguna di Indonesia melakukan pencarian terkait belanja di YouTube. Dibanding tahun lalu, durasi menontonnya meningkat lebih dari 400%.
Dalam laporan e-Conomy SEA 2025 yang dipublikasikan Google, volume transaksi video commerce di Indonesia mencapai Rp 2,8 miliar. Sementara jumlah penjual dan toko online tumbuh 75% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 800.000.
Baca Juga: AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya
Saat ini, yang menggunakan Fynd Studio adalah Optik Melawai. Jaringan ritel optik yang sudah memiliki lebih dari 480 gerai ini memanfaatkannya untuk menampilkan lebih banyak koleksi kacamatanya melalui konten video berbasis AI di media sosialnya.
“Kacamata merupakan kategori yang menantang untuk video AI karena bingkai, lensa, dan logo harus ditampilkan secara akurat,” ujar Ronak Modi, Chief Business Officer - Global, Fynd.
Dengan Fynd, Optik Melawai dapat memanfaatkan foto produk yang sudah dimilikinya untuk menghasilkan aliran konten rutin dalam bahasa Indonesia. Sebelum diunggah, konten yang diproduksi akan dikurasi oleh tim internal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News