M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bank Penerbit vs Bank Pengakuisisi, Sudah Tahu Bedanya? Mari Simak

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Berikut penjelasan mengenai perbedaan bank penerbit dengan bank pengakuisisi, yuk simak dan jangan salah paham mengenai keduanya.

Transaksi dengan kartu itu tidak se-simple yang terlihat. Ada dua istilah yang terlibat dalam proses transaksi ini, yaitu Bank Penerbit dan Bank Pengakuisisi.

Saat kita bertransaksi menggunakan kartu, baik debit maupun kredit, ada beberapa pihak yang bekerja di belakang layar agar proses pembayaran berjalan dengan baik. 

Dua di antaranya adalah bank penerbit dan bank pengakuisisi. Meskipun namanya mirip, peran keduanya berbeda dan saling melengkapi.

Apa itu bank penerbit?

Melansir dari OCBC, bank penerbit adalah bank yang mengeluarkan kartu kredit atau debit untuk nasabah. Bank inilah yang menentukan batas transaksi, melakukan otorisasi, dan menagih pembayaran kepada pemegang kartu. 

Singkatnya, bank penerbit berhubungan langsung dengan konsumen sebagai pemilik kartu.

Baca Juga: 6 Cara Mengelola Uang Bulanan 3 Juta agar Tetap Cukup & Aman

Apa itu bank pengakuisisi?

Di sisi lain, bank pengakuisisi adalah bank yang bekerja sama dengan merchant untuk memproses pembayaran. 

Ketika konsumen melakukan transaksi, bank pengakuisisi yang menerima data dari mesin EDC atau gateway online, kemudian meneruskannya ke bank penerbit sebelum dana akhirnya masuk ke rekening merchant.

Perbedaan bank penerbit dan bank pengakuisisi

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa perbedaan utama antara keduanya:

1. Fungsi utama

  • Bank penerbit: menerbitkan kartu, memberikan limit, dan mengelola tagihan.
  • Bank pengakuisisi: memfasilitasi merchant dalam menerima pembayaran kartu.

2. Hubungan dengan pihak terkait

  • Bank penerbit: berinteraksi langsung dengan pemegang kartu.
  • Bank pengakuisisi: fokus pada hubungan dengan merchant.

3. Sumber pendapatan

  • Bank penerbit: mendapatkan keuntungan dari bunga, biaya tahunan, atau denda keterlambatan.
  • Bank pengakuisisi: memperoleh pendapatan dari biaya potongan transaksi (merchant discount rate).

Baca Juga: Simak Cara Mendapatkan Uang dari TikTok yang Cocok untuk Pemula

4. Risiko yang dihadapi

  • Bank penerbit: berisiko tidak bisa membayar jika nasabah tidak menyelesaikan tagihan.
  • Bank pengakuisisi: menghadapi risiko penipuan dari merchant atau chargeback dari pelanggan.

Kenapa penting memahami perannya?

Tanpa adanya bank penerbit dan bank pengakuisisi, transaksi kartu tidak akan bisa berlangsung. Bank penerbit menjaga kepercayaan nasabah, sedangkan bank pengakuisisi memastikan merchant dapat menerima pembayaran dengan aman. 

Memahami hal ini membantu masyarakat lebih waspada terhadap risiko yang mungkin terjadi, sekaligus meningkatkan literasi finansial di era transaksi digital.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.