Keluarga

Baby Boomer Jadi Generasi yang Sulit Menikmati Masa Pensiun, Ini Alasannya

Baby Boomer Jadi Generasi yang Sulit Menikmati Masa Pensiun, Ini Alasannya

MOMSMONEY.ID - Tak sedikit baby boomer kembali bekerja setelah pensiun karena ingin membantu ekonomi anaknya yang masih berusia 20 tahunan atau masuk dalam kategori milenial dan generasi Z. 

Melansir Business Insider, penyebab baby boomer harus kembali bekerja adalah karena mereka tidak memiliki tabungan pensiun yang cukup dan keuangan anaknya yang belum stabil. 

Business Insider melakukan wawancara kepada beberapa generasi baby boomer yang sudah pensiun. Jane, misalnya, perempuan berusia 63 tahun ini telah pensiun selama 1,5 tahun yang lalu namun kembali bekerja. 

Jane sempat bekerja paruh waktu untuk mendapatkan sedikit uang. Namun, baru saja dia kembali bekerja penuh waktu demi memenuhi kebutuhan finansial dan memperkuat pondasi keuangannya. 

Sementara Kelley Herford, perempuan berusia 63 tahun, juga mengalami kondisi yang serupa. Dia menghadapi kondisi di mana dia harus tetap bekerja sampai benar-benar tidak bisa, bukan karena telah memasuki usia pensiun. 

Herford telah bekerja di perusahaan selama 20 tahun lebih. Kemudian saat pandemi, dia diberhentikan sehingga membuat keuangannya menjadi tidak stabil. 

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Secara Konsep Syariah ala Maybank

Penyebab Baby Boomer tidak bisa menikmati masa pensiun

Jane menjelaskan, sebelumnya dia tidak pernah menganggarkan dana untuk menghidupi anaknya yang masih berusia 20 tahunan saat memasuki masa pensiunnya. 

Jane berasumsi, mereka akan menjadi orang dewasa yang akan menentukan jalannya sendiri. Namun sebaliknya, seperti generasi muda lainnya di seluruh negeri, mereka masih kesulitan berjuang untuk kuliahnya. 

Menurut Jane, melihat anaknya yang sudah dewasa masih terjebak dalam kesulitan ekonomi yang bukan disebabkan oleh mereka sendiri. Saat kembali bekerja, dia tidak hanya menabung untuk masa pensiun tetapi juga untuk warisan. 

Jane mengaku, anaknya memiliki ketakutan seperti tidak akan pernah bisa membeli rumah atau kendaraan impian mereka. 

Jane pun mungkin tidak akan sepenuhnya pensiun setidaknya selama 4 tahun ke depan. Dia ingin anaknya bisa kuliah dan menemukan pekerjaan yang tepat. 

Herford juga membantu anaknya dan akan terus membantu selama dia bisa. Sebab, dia melihat saat ini perusahaan hanya bisa memberi penghargaan kepada orang-orang yang sudah ada di puncak.

Baca Juga: Anak Muda Alias Generasi Z Ingin Punya Rumah? Simak Cara Mewujudkannya

Anaknya tidak mempunyai penghasilan yang cukup, terbebani utang pinjaman pelajar, dan hanya bisa bertahan hidup. Dia tidak akan hanya diam melihat anaknya tidak mampu untuk belanja kebutuhannya karena biayanya yang besar. 

Menurut BI’s Ann C. Logue banyak generasi baby boomer tidak siap secara finansial untuk pensiun saat ini. Biasanya karena tidak memiliki tabungan masa pensiun. 

Saat ini, Herford bekerja sebagai pengasuh anak, pekerjaan yang dia senangi. Sebelumnya dia bisa membeli rumah di area yang menguntungkan untuk bekerja dan memiliki pajak serta biaya hidup lebih rendah dibandingkan di Washington DC. 

Dia juga selalu bekerja di akhir pekan untuk menjaga tabungannya. Selain itu, ia pun melakukan beberapa penghematan seperti tidak makan di luar dan tidak menyentuh tabungannya untuk hidup kecuali sangat penting. 

Generasi muda berusia 18-34 tahun juga mengatakan hal yang sama. Mereka belum bisa berdiri sendiri secara finansial dan masih bergantung pada orang tuanya. Data ini diambil dari Pew Research Center yang penelitiannya dilakukan selama Oktober-November 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News