M O M S M O N E Y I D
Santai

Awas Kebanyakan Minum Cuka Apel Bikin Keropos Tulang dan Efek Samping Lainnya

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Coba ketahui dampak buruk dan efek yang mungkin muncul dari terlalu banyak mengonsumsi cuka apel.

Apple cider vinegar atau cuka apel banyak digunakan untuk program diet atau obat untuk beberapa penyakit.

Salah satu manfaatnya adalah dikenal mampu membantu menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah maupun kadar kolesterol.

Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, ternyata cuka apel bisa menimbulkan efek dan dampak buruk bagi tubuh.

Ini dia beberapa efek buruk dari mengonsumsi cuka apel berlebihan.

Baca Juga: 6 Kegiatan untuk Merawat Fungsi Otak Agar Tetap Bekerja Baik sampai Tua

Gangguan perut

Bagi yang tidak tahan dengan rasa asam dari cuka apel, maka gangguan perut parah pun bisa terjadi, seperti kembung. Cuka memiliki sifat asam yang tentunya tak selalu cocok pada semua perut dan sistem pencernaan seseorang.

Hindari mengonsumsi cuka apel secara langsung, ada baiknya untuk menggunakannya dengan mencampur pada minuman dengan porsi sedikit.

Tujuannya, agar tidak melukai sistem pencernaan lambung, terutama bagi yang memiliki gangguan sistem pencernaan atau masalah pada perut.

Merusak enamel gigi

Laman Health Line menjelaskan, segala jenis makanan atau minuman asam bisa merusak kesehatan gigi. Acetic acid atau zat asam pada cuka apel bisa menguras enamel gigi dan memicu pengurangan mineral yang menyebabkan gigi rusak.

Kondisi ini pun bisa menjadi lebih parah jika mengonsumsi cuka apel secara langsung tanpa dilarutkan pada minuman atau air terlebih dahulu.

Baca Juga: Simak 5 Alasan Anda Wajib Makan Ikan Salmon Rutin, Bantu Kontrol Trigliserida lo

Memperlambat metabolisme

Dalam beberapa studi dijelaskan, cuka apel bisa memperlambat proses metabolisme dan membuat makanan bertahan lebih lama dalam perut.

Selain itu, berat badan pun juga akan menjadi turun namun hanya sementara karena metabolisme tubuh melambat. Tak ketinggalan, rasa lapar pun juga akan lebih mudah muncul ketika terlalu banyak mengonsumsi cuka apel yang merupakan minuman dengan rendah kalori.

Iritasi kulit

Bagi yang menggunakan campuran air dan cuka apel untuk mandi, masalah gangguan iritasi kulit mungkin saja bisa terjadi.

Melansir dari laman Women’s Health, penggunaan cuka apel dalam dosis yang tinggi atau terlalu banyak sebagai campuran air mandi bisa memicu iritasi serta munculnya rasa terbakar pada kulit.

Alih-alih ingin membersihkan kulit dari gangguan kulit, iritasi malah akan muncul dan memperparah keadaan kulit. Sebaiknya, konsultasi kan dulu dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan ini.

Kadar potasium rendah dan keropos tulang

Efek samping lain yang mungkin muncul karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel adalah keropos tulang. Sebuah penelitian menyatakan, cuka apel bisa membuat kadar potasium dalam tubuh menjadi rendah.

Hal tersebut memicu masalah pada kekuatan tulang dan membuatnya keropos. Kadar potasium yang rendah dalam darah tersebut bisa disebabkan karena mengonsumsi cuka apel atau apple cider vinegar dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Itulah beberapa efek samping terlalu banyak mengonsumsi cuka apel. Mulai perhatikan porsi dan cara aman mengonsumsinya, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.