MOMSMONEY.ID - Simak tips dari IKEA dalam menata kamar tidur dan ruang transisi (hallway) di rumah yang kerap kali fungsinya berubah mengikuti fase kehidupan.
Pada Selasa (28/7), IKEA meluncurkan kampanye bertajuk Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat. Berangkat dari pemahaman IKEA tentang kehidupan di rumah, kampanye ini mengajak masyarakat melihat kembali bagaimana ruang yang sudah dimiliki dapat terus mendukung perubahan dalam kehidupan sehari-hari melalui penataan yang lebih sesuai dengan cara setiap orang hidup.
Kehidupan terus berubah seiring berjalannya waktu. Ada anggota keluarga yang bertambah, rutinitas baru yang terbentuk, hingga hobi baru yang terus bermunculan. Perubahan-perubahan ini membuat rumah menjalankan lebih banyak fungsi dibandingkan sebelumnya.
Namun ketika kehidupan terus berkembang, luas rumah sering kali tetap sama. Tantangannya bukan lagi sekadar bagaimana menyimpan lebih banyak barang, tetapi bagaimana rumah dapat terus memberi tempat bagi hal-hal yang ikut bertambah seiring perjalanan hidup penghuninya.
Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, mengatakan tema kampanye ini relevan dengan keadaan rumah masyarakat Indonesia. Di mana, tiap fase kehidupan menuntu kebutuhan baru tetapi ruang dalam rumah tidak bisa lebih luas. Alhasil, pemilik rumah harus pintar-pintar menata rumah agar tetap nyaman tetapi kebutuhan tercukupi.
Baca Juga: Sambut Ajaran Baru, IKEA Luncurkan Kampanye Satu Rumah, Naik Kelas!
Dalam kampanye ini, IKEA fokus pada dua area dalam rumah yang seringkali memiliki fungsi yang lebih dari satu. Seperti, kamar tidur dan ruang transisi (hallway).
Untuk kamar tidur misalnya, pada pasangan suami istri yang tadinya belum memiliki anak dan akhirnya memiliki anak, maka akan terjadi penyesuaian desain interior pada kamar mereka.
"Printilan dan barang-barang di rumah bisa bertambah banyak, ketika anak lahir. Misalnya di kamar tidur bisa ditata lebih rapi dengan tidak menaruh semua barang di lantai," kata Finda.
Melainkan, orangtua baru bisa memanfaatkan area vertikal atawa area atas di dinding yang masih kosong untuk dibuat tempat penyimpanan atau kabinet baru.
Agar ruang kamar tidur lebih rapi, pemilihan dipan juga bisa tertuju pada dipan yang memiliki kabinet dibawahnya. Fungsinya untuk menaruh barang-barang.
Sedangkan, jika di rumah ada ruang transisi, maka area tersebut bisa dimanfaatkan untuk penyimpanan sepatu, helm atau kaca agar lebih estetik dan fungsional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News