M O M S M O N E Y I D
Santai

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Transaksi Kripto

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Transaksi Kripto
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Investor aset kripto di Indonesia terus bertumbuh. Aspek kepercayaan pada instrumen ini perlu dijaga agar terhindar dari kasus penipuan. 

Merespons kebutuhan tersebut Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menggandeng Privy sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE). Usaha membangun kepercayaan investor aset kripto ini dilakukan dengan menandatangani Nota Kesepahaman terkait kolaborasi bertajuk "Penguatan Digital Trust di Industri Blockchain Indonesia" di Bali dalam acara Coinfest Asia 2026.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia tembus 22,69 juta orang per akhir Juni 2026 dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 28,58 triliun. Di tengah pertumbuhan jumlah investor ini, kebutuhan akan infrastruktur kepercayaan digital atau digital trust menjadi krusial. 

Robby, Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), mengatakan ABI sebagai asosiasi yang menaungi puluhan pelaku industri blockhain dan aset kripto di Indonesia memiliki visi untuk memastikan pertumbuhan ini dibarengi dengan keamanan dan kepercayaan digital. 

Kepercayaan digital ini harus dimulai dari hal paling mendasar, yaitu verifikasi identitas investor, sehingga dibutuhkan infrastruktur yang kuat untuk mendukung proses ini. 

Baca Juga: Privy Hapus Proses Sign Up Berulang dengan Fitur Digital Identity

"Oleh karena itu, ABI bersama Privy sebagai salah satu Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berkomitmen untuk terus memperluat fondasi kepercayaan di industri blockchain Indonesia, sehingga masyarakat dapat berinvestasi dengan semakin percaya diri,” ungkap Robby dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8). 

Pentingnya lapisan perlindungan ini tercermin dari berbagai kasus di industri kripto termasuk ranah global. Salah satunya kasus penyalahgunaan identitas palsu yang merugikan sebuah exchange kripto di Inggris hingga Rp 6,6 miliar, menjadi pelajaran bagi ekosistem kripto di berbagai negara termasuk Indonesia. Ini menggambarkan proses verifikasi yang kuat perlu diimbangi dengan jaminan atas risiko penyalahgunaan identitas. 

Brata Rafly, Chief Business Officer (CBO) Privy, mengatakan mandat Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) adalah memastikan validitas identitas setiap pengguna, sehingga dapat membantu menciptakan ekosistem blockchain yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh stakeholders. 

"Melalui kolaborasi bersama ABI ini, Privy berharap standar verifikasi identitas yang kuat dapat menjadi fondasi bersama bagi seluruh platform investasi di Indonesia, sehingga kepercayaan publik terhadap industri blockchain pun berjalan beriringan dengan pertumbuhannya,” ujar Brata.

Adapun proses verifikasi identitas yang dilakukan Privy sebagai PSrE mencakup memverifikasi identitas yang dicocokkan dengan data Dukcapil dan didukung oleh teknologi mumpuni termasuk memastikan keaslian identitas melalui liveness detection, serta mendeteksi perangkat dan identitas mencurigakan melalui RASP (Runtime Application Self-Protection), sebelum mengeluarkan Sertifikat Elektronik yang dilengkapi Certificate Warranty hingga Rp1 miliar.

Baca Juga: Cara Cek Keaslian Dokumen Digital di Aplikasi Privy

Sehingga apabila terjadi isu seperti pemalsuan identitas dari setiap Sertifikat Elektronik yang diterbitkan Privy, kerugian yang dialami platform maupun pengguna akan ditanggung Privy hingga Rp1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perhatikan Kualitas Produk Sebagai Upaya Ekspansi Usaha

Pembekalan usaha masih diperlukan untuk bisa meningkatan kualitas produk yang dibuat oleh pelaku UMKM.

Kurangi Sampah Plastik dari Rumah, Manfaatkan Fasilitas Daur Ulang Ini

​SoSoft dan Rekosistem menambah fasilitas pengumpulan sampah anorganik melalui SoSoft X Rekosistem Waste Station di gerai Alfamart Kebayoran Lama

24 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/11)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Minggu 1 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Sulawesi Selatan Mayoritas Berawan Minggu (31/10), Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

Prakiraan cuaca besok di Sulawesi Selatan berawan dan cerah berawan. Tidak ada satupun yang diramalkan akan turun hujan.

Ramalan Shio Besok Minggu 1 November 2026: Anjing Jadi Shio Paling Hoki Banget

Simak ramalan shio Minggu 1 November 2026 berikut ini. Cek peruntungan 12 shio mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 1 November 2026, Hindari Kesalahpahaman Relasi

Cek ramalan zodiak besok Minggu 1 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan hingga kesehatan. Simak prediksinya di sini.

Cek Lagi Harga Pangan di Hari Terakhir Bulan Oktober ini Moms

Berikut disajikan harga-harga pangan yang dirilis dari PIHPS Bank Indonesia untuk hari Sabtu, 31 Oktober 2026.

Jadwal Hylo Open 2026: 3 Wakil Indonesia Bertanding Menuju Partai Final

Jadwal Hylo Open 2026 babak semifinal, Sabtu (31/10), sebanyak 3 wakil Indonesia berlaga menuju partai puncak.

Crocs Grand Indonesia Tampil dengan Konsep Toko Interaktif, Ada Promo Menarik

Crocs Grand Indonesia tampil beda, dengan toko yang mengajak pengunjug untuk bisa lebih interaktif. Ada promo juga, lo. 

Masuk Pasar Indonesia, TrueLAB Tawarkan Produk Perawatan Rambut ala Korea Ini

Tren Korean haircare kian menarik perhatian, True.LAB asal Korea masuk ke pasar Indonesia dengan menawarkan produk perawatan rambut ini​.