Bugar

Asam Urat Disebabkan Oleh Apa? Ini Penjelasan Mengenai Gejala & Penyebabnya

Asam Urat Disebabkan Oleh Apa? Ini Penjelasan Mengenai Gejala & Penyebabnya

MOMSMONEY.ID - Asam urat disebabkan oleh apa? Asam urat bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti konsumsi makanan tinggi purin, konsumsi minuman beralkohol dan pola hidup tidak sehat lainnya.

Asam urat adalah senyawa yang terbentuk ketika tubuh memecah purin. Saat kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, kristal asam urat dapat terbentuk dan menumpuk di persendian. 

Selain faktor makanan, faktor genetik juga memainkan peran penting dalam peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga yang menderita asam urat, kemungkinan besar ia juga akan lebih rentan mengalami kondisi yang sama. 

Baca Juga: Ini lo Gejala Asam Urat di Tangan yang Harus Anda Ketahui

Selain itu, gangguan ginjal juga bisa menjadi penyebab utama karena ginjal yang tidak berfungsi dengan baik akan kesulitan mengeluarkan asam urat dari tubuh. Dilansir dari Verywellhealth, berikut ini gejala dan penyebab asam urat:

Gejala asam urat yang perlu diketahui

1.Nyeri sendi 

Gejala utama asam urat adalah nyeri sendi yang berlangsung dalam beberapa jam atau hari, dengan rasa sakit yang semakin memburuk pada malam hari.

2.Pembengkakan sendi, kemerahan, dan rasa hangat

Selain nyeri, sendi yang terpengaruh oleh asam urat akan menunjukkan tanda-tanda peradangan. Pembengkakan sendi, kemerahan, dan rasa hangat adalah gejala umum yang biasa dirasakan.

Proses peradangan yang terjadi akibat kristal asam urat yang menumpuk di dalam sendi menyebabkan area tersebut tampak bengkak dan meradang. Rasa hangat atau panas juga dapat dirasakan pada sendi yang terkena dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

3.kekakuan sendi dan nyeri saat bergerak

Pada serangan asam urat akut, sendi yang terpengaruh bisa terasa kaku dan sulit digerakkan. Penderita sering merasa kesulitan untuk menggerakkan sendi yang terkena karena rasa nyeri dan bengkak di area sendi. 

Kekakuan ini dapat membatasi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca Juga: Hipertensi Bisa Menyebabkan Asam Urat Tinggi lo, Pahami Penjelasannya Berikut

4.Demam 

Meskipun tidak selalu terjadi, beberapa penderita asam urat juga mengalami demam ringan saat mengalami asam urat. Demam ini merupakan respons tubuh terhadap peradangan yang terjadi pada sendi. 

Meskipun suhu tubuh tidak selalu tinggi, demam bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi atau peradangan akibat asam urat.

5.Kelelahan

Kelelahan adalah gejala lain yang sering dialami oleh penderita asam urat. Kondisi ini biasanya terjadi karena rasa sakit yang terus-menerus dan peradangan yang berlangsung lama. 

Kelelahan ini bisa membuat penderita merasa kurang bertenaga dan mudah lelah, bahkan setelah istirahat yang cukup. Kondisi ini dapat memperburuk kualitas hidup seseorang dan mempengaruhi kesehariannya.

Faktor penyebab asam urat

1.Usia 

Seiring bertambahnya usia, ginjal yang berperan dalam proses ekskresi asam urat mengalami penurunan fungsi. Pada usia lanjut, kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh menurun.

Hal tersebut menyebabkan penumpukan asam urat dalam darah dan berisiko menimbulkan penyakit asam urat.

Baca Juga: Buah Bit Bisa Membuat Asam Urat Normal? Simak Penjelasannya di Sini

2.Jenis kelamin laki-laki

Laki-laki lebih berisiko terkena asam urat dibandingkan perempuan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kadar hormon antara pria dan wanita. 

Testosteron pada pria cenderung meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, pria juga memiliki kadar purin yang lebih tinggi dalam darah yang menjadi faktor risiko utama dalam perkembangan penyakit ini.

3.Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terkena asam urat. Orang yang obesitas memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi karena lemak tubuh berlebih. 

Selain itu, lemak dalam tubuh bisa mengurangi kemampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat. Selain itu, pola makan yang buruk juga berkontribusi pada penumpukan asam urat.

4.Pola makan tinggi purin

Purin adalah senyawa yang terdapat dalam beberapa makanan dan minuman. Makanan yang tinggi purin seperti daging merah, seafood, dan jeroan bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah. 

5.Makanan tinggi fruktosa

Fruktosa yang ditemukan dalam gula dan beberapa jenis buah-buahan juga dapat berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat. Konsumsi fruktosa dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan penurunan kemampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat.

Hal tersebut memicu meningkatkan produksi asam urat di hati dan memperburuk gejala asam urat.

6.Konsumsi alkohol

Alkohol bisa meningkatkan risiko asam urat. Alkohol mengganggu proses pembuangan asam urat oleh ginjal dan meningkatkan produksi asam urat. 
Selain itu, minuman beralkohol mengandung purin, yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

7.Genetika

Riwayat keluarga yang memiliki masalah dengan asam urat juga menjadi faktor penting dalam perkembangan penyakit ini. Jika seseorang memiliki keluarga dekat yang menderita asam urat, maka kemungkinan untuk mengalaminya juga akan lebih tinggi. 

Faktor genetika mempengaruhi bagaimana tubuh mengeluarkan purin dan asam urat.

Baca Juga: Inilah 7 Jenis Kopi yang Bisa Membuat Asam Urat Normal, Cek Daftarnya Berikut

Itulah penjelasan mengenai asam urat disebabkan oleh apa, terapkan pola makan dan gaya hidup sehat agar asam urat tidak kambuh.

Selanjutnya: 25 Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik di Bulan April 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Survei KG Media