M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apakah Dampak Diabetes pada Pria dan Wanita Berbeda? Para Peneliti Menjawabnya

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Dampak diabetes bisa meluas hingga ke seluruh tubuh, sehingga efeknya akan berbeda kepada wanita dan pria.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang paling umum diidap masyarakat dunia. Sebab, diabetes jenis ini dialami karena pola hidup yang tak sehat seperti sering mengonsumsi makanan manis dan sebagainya.

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes melitus yang disebabkan gangguan produksi insulin.

Seseorang yang mengidap diabetes tipe 2, maka ia akan kurang responsif terhadap insulin, yakni sebuah hormon yang bertanggung jawab mengatur kadar gula darah. Untuk mengatasinya, maka sangat dibutuhkan dosis insulin yang berkadar tinggi.

Diabetes tipe 2 juga menyerang siapapun dari berbagai kalangan usia, tua atau muda. Melansir dari Diabetes UK, sebanyak 20% orang normal & kurus juga bisa menderita diabetes tipe 2 ini, lo.

Baca Juga: 7 Perbedaan MSG versus Garam, Mana yang Lebih Membahayakan Kesehatan?

Apakah efek diabetes tipe 2 pada pria dan wanita dapat berbeda?

diabetes
diabetes

Seseorang yang mengidap diabetes tipe 2, maka ia akan kurang responsif terhadap insulin, yakni sebuah hormon yang bertanggung jawab mengatur kadar gula darah. Untuk mengatasinya, maka sangat dibutuhkan dosis insulin yang berkadar tinggi.

Mengutip dari Medical News Today, dampak diabetes bisa meluas hingga ke seluruh tubuh, sehingga efeknya akan berbeda kepada wanita dan pria.

Baca Juga: Ikuti 5 Cara Lakukan Detoks Gula untuk Hilangkan Banyak Kadar Gula dalam Tubuh

Efek diabetes tipe 2 pada wanita

Menurut penelitian yang diterbitkan Oxford University Press dalam The Woman’s Clinic, ditemukan bahwa wanita memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami lebih banyak komplikasi penyakit daripada pria.

Padahal, pria memiliki risiko hampir 2 kali lipat lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 dibandingkan wanita!

Ketika seorang wanita mengidap diabetes tipe 2, maka mereka akan mengalami komplikasi parah seperti penyakit jantung, ginjal, stroke, depresi, dan kecemasan. Ini karena hormon seks berperan dalam manifestasi gejala diabetes.

Hormon seks wanita, yakni estrogen, berperan melindungi tubuh dari penyakit ginjal & jantung. Namun jika kadar gula darah menjadi tinggi saat menderita diabetes, maka ini akan mengganggu hormon estrogen tersebut sehingga berpengaruh juga terhadap kesehatan ginjal & jantung.

Baca Juga: Betulkah Penderita Diabetes Tipe 2 Kerap Alami Peradangan? Ini yang Harus Dilakukan

Efek diabetes tipe 2 pada pria

Menurut penelitian terbaru, efek gula darah tinggi pada pria dapat mempengaruhi hormon testosteron yang berperan banyak bagi tubuh pria, sekaligus berperan dalam pengendapan lemak di tubuh.

Faktanya, pria dengan kadar testosteron lebih rendah memiliki risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2.

Para ahli juga menemukan bahwa wanita dengan kadar testosteron tinggi memiliki risiko lebih besar terkena diabetes parah.

Baca Juga: Mengenal Diabetes Tipe 2 dan Cara Pencegahannya Sejak Usia Dini

Efek jangka panjang akibat diabetes

Mengutip dari Heathline dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa efek jangka panjang diabetes bisa berdampak pada pembuluh darah & jantung.

Diabetes tipe 2 bisa merusak pembuluh darah besar & kecil.

“Kerusakan pembuluh darah besar bisa sebabkan stroke & serangan jantung,” ujar Dr Qin Yang, ahli endokrinologi di UCl Health Diabetes Center di California.

“Sementara kerusakan kecil para pembuluh darah di mata, ginjal, dan sekitar saraf dapat menyebabkan retinopati (kerusakan pada pembuluh darah retina), kebocoran protein dari ginjal, dan neuropati (kerusakan pada saraf),” tambahnya.

Komplikasi diabetes pada pria dan wanita

Pada umumnya, gejala diabetes pada pria dan wanita sama, seperti haus, buang air kecil terus menerus, pusing, mudah lelah, dan turun berat badan.

Gejala utama yang terlihat pada pria rata-rata berupa hilangnya massa otot & sariawan pada alat kelamin.

Sementara wanita biasanya mengalami infeksi jamur vagina, infeksi saluran kemih, hingga sindrom ovarium polikistik. Namun ini bisa diperparah jika sedang mengalami menopause.

Pria bisa terkena diabetes jika BMI lebih rendah, ditambah adanya disfungsi efeksi & kehilangan masa otot. Sementara wanita akan menghadapi komplikasi lebih serius karena berkaitan dengan penyakit jantung.

Oleh karenanya, diabetes sangat berpengaruh terhadap jenis kelamin secara berbeda, serta bisa sebabkan komplikasi kesehatan yang sangat serius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pahami proses akad kredit rumah KPR, syarat, dokumen, biaya, dan hal penting sebelum tanda tangan agar transaksi berjalan aman.

Meja Rias Tebal Bikin Kamar Mandi Modern Terlihat Mewah dan Lebih Berkelas

Meja rias tebal menjadi tren kamar mandi modern dengan tampilan elegan, kokoh, dan mampu memperkuat karakter ruang.  

Daybed Multifungsi Jadi Tren Furnitur Terbaru untuk Rumah Minimalis

Daybed multifungsi menjadi tren furnitur modern yang membantu rumah lebih nyaman, rapi, dan efisien tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Ketahui Status Penerima PIP

Cara cek PIP Agustus 2026 lewat HP menggunakan NISN dan NIK untuk mengetahui status penerima, pencairan dana, dan jadwal penyalurannya.  

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Produk hingga Workshop Kecantikan

​IndoBeauty Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran hadirkan berbagai produk kecantikan, seminar, workshop, hingga kompetisi.  

Lebih dari Menenangkan Pikiran, Ini 5 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Tidak hanya melatih ketenangan, manfaat yoga terbukti ampuh melancarkan sirkulasi darah hingga menjaga kondisi organ jantung.  

Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

​Peluang bisnis di industri kulit dan alas kaki masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu terus berinovasi.  

Pilihan Baru Dapur Putih Modern yang Hangat dengan Ide Desain Elegan

Inspirasi dapur putih modern yang nyaman dan tidak monoton dengan kombinasi kayu, tekstur, serta dekorasi sederhana.  

Punya BPJS Bukan Berarti Tak Perlu Asuransi Swasta? Ini Penjelasannya

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan sebagai pelengkap BPJS dengan layanan lebih fleksibel, cepat, dan pilihan lebih luas.

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Menyeduh SKM sebagai minuman harian tidak disarankan ahli gizi karena tinggi gula. Ketahui berbagai risiko penyakit serius yang mengintai tubuh.