MOMSMONEY.ID - Minum kopi memang sudah jadi ritual pagi bagi banyak orang. Tapi tahukah Anda bahwa tidak semua orang bisa dan diperbolehkan menikmatinya?
Meski aromanya menggoda dan sering jadi penyelamat di kala kantuk menyerang, ada beberapa kondisi seseorang yang sebaiknya tidak mengonsumsi kopi agar kondisi tubuhnya tetap terjaga dengan baik.
Memang, minum kopi memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, mulai dari meningkatkan fokus hingga memberi energi ekstra. Namun, ada berbagai efek samping juga yang bisa menghantui.
Baca Juga: Ini Dampak Negatif pada Tubuh jika Terlalu Banyak Minum Kopi
Misalnya saja insomnia, meningkatnya kecemasan, masalah pencernaan, hingga peningkatan detak jantung.
Bagi sebagian orang dengan kondisi tertentu, efek-efek ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan sinyal bahwa tubuh perlu dijaga dari asupan kafein berlebih.
Karena itu, penting untuk lebih peka terhadap sinyal tubuh sendiri sebelum menjadikan minum kopi sebagai kebiasaan Anda.
Kalau Anda termasuk dalam kelompok yang sebaiknya menghindarinya, bukan berarti harus kehilangan momen ngopi ya. Ada banyak alternatif minuman lain yang tetap bisa dinikmati.
Baca Juga: Kopi Decaf Bantu Menurunkan Kadar Asam Urat Tinggi, Begini Cara Kerjanya
Berikut beberapa tipe orang yang sebaiknya tidak minum kopi, sebagaimana dikutip dari timesofindia.indiatimes.com:
1. Orang yang sensitif pada kefain
Apakah Anda termasuk orang yang sensitif pada kafein? Jika iya, maka Anda perlu menghindari minum kopi ya.
Karena orang yang sensitif pada kopi, minum sedikit saja bisa membuat detak jantung menjadi cepat, gelisah dan gugup, insomnia, masalah pencernaan, dan kecemasan.
Jika Anda sudah terlanjur minum kopi dan merasakan gejala-gejala tersebut, maka kurangi kadarnya atau hindari saja.
2. Wanita hamil
Wanita hamil disarankan untuk membatasi atau bahkan menghindari minum kopi. Meskipun asupan kafein dengan jumlah tertentu tergolong aman, namun mengonsumsi kafein berlebihan pada wanita hamil tetap memiliki risiko.
Di mana bisa membuat berat badan bayi yang lahir lebih rendah, kelahiran yang prematur, hingga keguguran.
Baca Juga: 4 Manfaat Kopi Cold Brew untuk Kesehatan, Lebih Ramah bagi Lambung!
3. Memiliki masalah pada jantung
Minum kopi bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Terutama bagi orang yang menderita hipertensi, aritmia, dan penyakit arteri koroner, maka mengonsumsi kopi bisa membuat gejalanya semakin buruk.
Jika Anda ingin mengonsumsi kopi, sebaiknya konsultasikan lebih dulu pada dokter jantung ya.
4. Penderita GERD
Kopi memiliki sifat yang asam yang ketika dikonsumsi bisa menyebabkan refluks asam, maag, dan gejala penyakit refluks gastroesofageak (GERD).
Jika Anda memiliki masalah kesehatan ini, sebaiknya konsumsi kopi yang rendah asam, kopi seduh dingin, atau lebih baik menghindarinya.
5. Orang dengan gangguan kecemasan
Minum kopi juga tidak disarankan bagi orang dengan gangguan kecemasan. Karena kopi bisa merangsang sistem saraf pusat yang membuat gejala kecemasan semakin buruk.
Di mana ia akan mengalami serangan panik, pikiran yang terus berpacu, peningkatan detak jantung, dan kegelisahan.
Baca Juga: Manfaat Kopi untuk Penderita Gula Darah Tinggi, Asal Jangan Salah Pilih Racikan
6. Orang yang menderita insomnia
Orang dengan gangguan sulit tidur atau insomnia juga sebaiknya menghindari minum kopi. Kafein pada kopi bisa memblokir zat kimia pemicu tidur di otak. Sehingga mengganggu siklus tidur Anda.
Jika Anda mengonsumsi kopi, maka bisa menyebabkan sulit tidur, kualitas tidur yang buruk, dan sering bangun di malam hari.
7. Anak-anak dan remaja
Minum kopi bisa memberikan pengaruh yang besar pada anak-anak dan remaja, daripada pada orang dewasa.
Di mana asupan kafein bisa menyebabkan gangguan tidur, meningkatnya kecemasan, kurang fokus dan perubahan suasana hati, ketergantungan, sakit kepala, detak jantung meningkat, dan masalah pada pencernaan.
Anak-anak sebaiknya menghindari minum kopi, sedangkan remaja dibatasi asupannya tidak lebih dari 100 mg per hari.
Itulah beberapa tipe orang yang sebaiknya tidak minum kopi agar kondisi tubuhnya tidak semakin buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News