M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Minum kopi memang sudah jadi ritual pagi bagi banyak orang. Tapi tahukah Anda bahwa tidak semua orang bisa dan diperbolehkan menikmatinya?

Meski aromanya menggoda dan sering jadi penyelamat di kala kantuk menyerang, ada beberapa kondisi seseorang yang sebaiknya tidak mengonsumsi kopi agar kondisi tubuhnya tetap terjaga dengan baik.

Memang, minum kopi memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, mulai dari meningkatkan fokus hingga memberi energi ekstra. Namun, ada berbagai efek samping juga yang bisa menghantui.

Baca Juga: Ini Dampak Negatif pada Tubuh jika Terlalu Banyak Minum Kopi

Misalnya saja insomnia, meningkatnya kecemasan, masalah pencernaan, hingga peningkatan detak jantung.

Bagi sebagian orang dengan kondisi tertentu, efek-efek ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan sinyal bahwa tubuh perlu dijaga dari asupan kafein berlebih.

Karena itu, penting untuk lebih peka terhadap sinyal tubuh sendiri sebelum menjadikan minum kopi sebagai kebiasaan Anda.

Kalau Anda termasuk dalam kelompok yang sebaiknya menghindarinya, bukan berarti harus kehilangan momen ngopi ya. Ada banyak alternatif minuman lain yang tetap bisa dinikmati. 

Baca Juga: Kopi Decaf Bantu Menurunkan Kadar Asam Urat Tinggi, Begini Cara Kerjanya

Berikut beberapa tipe orang yang sebaiknya tidak minum kopi, sebagaimana dikutip dari timesofindia.indiatimes.com:

1. Orang yang sensitif pada kefain

Apakah Anda termasuk orang yang sensitif pada kafein? Jika iya, maka Anda perlu menghindari minum kopi ya.

Karena orang yang sensitif pada kopi, minum sedikit saja bisa membuat detak jantung menjadi cepat, gelisah dan gugup, insomnia, masalah pencernaan, dan kecemasan.

Jika Anda sudah terlanjur minum kopi dan merasakan gejala-gejala tersebut, maka kurangi kadarnya atau hindari saja.

2. Wanita hamil

Wanita hamil disarankan untuk membatasi atau bahkan menghindari minum kopi. Meskipun asupan kafein dengan jumlah tertentu tergolong aman, namun mengonsumsi kafein berlebihan pada wanita hamil tetap memiliki risiko.

Di mana bisa membuat berat badan bayi yang lahir lebih rendah, kelahiran yang prematur, hingga keguguran.

Baca Juga: 4 Manfaat Kopi Cold Brew untuk Kesehatan, Lebih Ramah bagi Lambung!

3. Memiliki masalah pada jantung

Minum kopi bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Terutama bagi orang yang menderita hipertensi, aritmia, dan penyakit arteri koroner, maka mengonsumsi kopi bisa membuat gejalanya semakin buruk.

Jika Anda ingin mengonsumsi kopi, sebaiknya konsultasikan lebih dulu pada dokter jantung ya.

4. Penderita GERD

Kopi memiliki sifat yang asam yang ketika dikonsumsi bisa menyebabkan refluks asam, maag, dan gejala penyakit refluks gastroesofageak (GERD).

Jika Anda memiliki masalah kesehatan ini, sebaiknya konsumsi kopi yang rendah asam, kopi seduh dingin, atau lebih baik menghindarinya.

5. Orang dengan gangguan kecemasan

Minum kopi juga tidak disarankan bagi orang dengan gangguan kecemasan. Karena kopi bisa merangsang sistem saraf pusat yang membuat gejala kecemasan semakin buruk.

Di mana ia akan mengalami serangan panik, pikiran yang terus berpacu, peningkatan detak jantung, dan kegelisahan.

Baca Juga: Manfaat Kopi untuk Penderita Gula Darah Tinggi, Asal Jangan Salah Pilih Racikan

6. Orang yang menderita insomnia

Orang dengan gangguan sulit tidur atau insomnia juga sebaiknya menghindari minum kopi. Kafein pada kopi bisa memblokir zat kimia pemicu tidur di otak. Sehingga mengganggu siklus tidur Anda. 

Jika Anda mengonsumsi kopi, maka bisa menyebabkan sulit tidur, kualitas tidur yang buruk, dan sering bangun di malam hari.

7. Anak-anak dan remaja

Minum kopi bisa memberikan pengaruh yang besar pada anak-anak dan remaja, daripada pada orang dewasa.

Di mana asupan kafein bisa menyebabkan gangguan tidur, meningkatnya kecemasan, kurang fokus dan perubahan suasana hati, ketergantungan, sakit kepala, detak jantung meningkat, dan masalah pada pencernaan.

Anak-anak sebaiknya menghindari minum kopi, sedangkan remaja dibatasi asupannya tidak lebih dari 100 mg per hari.

Itulah beberapa tipe orang yang sebaiknya tidak minum kopi agar kondisi tubuhnya tidak semakin buruk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.

Dari Feminin hingga Elegan, Ini 3 Varian Parfum Fres & Natural

Pink Escape, In The Mood, dan Golden Muse menjadi tiga pilihan aroma Fres & Natural Extrait de Parfum ​