M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Penyebab Kaki Bengkak pada Penderita Diabetes, ya? Inilah Ulasannya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tak banyak yang tahu. Sebenarnya, apa penyebab kaki bengkak pada penderita diabetes?

Kaki bengkak sering kali dialami oleh penderita diabetes, dan kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius.

Diabetes, terutama jika tidak terkontrol dengan baik, dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, salah satunya adalah pembengkakan di kaki.

Lalu, apa penyebab kaki bengkak pada penderita diabetes? MomsMoney akan mengulasnya pada kesempatan kali ini. Simak, ya!

Baca Juga: Bikin Langsing! Ini 6 Teh Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan dan Bakar Lemak

Apa Penyebab Kaki Bengkak pada Penderita Diabetes?

Menurut Alodokter, kaki bengkak pada penderita diabetes sering disebabkan oleh infeksi, seperti abses, erisipelas, atau selulitis.

Kadar gula darah yang tinggi pada diabetes yang tidak terkontrol dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat penderita lebih rentan terhadap infeksi.

Gejala lain yang mungkin muncul selain pembengkakan meliputi rasa gatal, nyeri, kemerahan, serta ruam yang berisi cairan atau nanah, yang sulit sembuh tanpa perawatan.

Berdasarkan informasi dari Good Doctor, pembengkakan atau edema terjadi ketika cairan bocor dari kapiler ke jaringan sekitarnya akibat kerusakan pembuluh darah kecil tersebut.

Kerusakan ini disebabkan oleh tekanan yang menyebabkan cairan menumpuk di jaringan, sehingga menyebabkan pembengkakan.

Pada penderita diabetes, sirkulasi darah yang buruk membuat luka sulit sembuh dan memungkinkan cairan menumpuk lebih mudah di bagian tubuh tertentu, termasuk kaki.

Baca Juga: 5 Manfaat Makan Terong untuk Tubuh Anda, Bisa Turunkan Berat Badan lho!

Faktor lain yang memperparah kondisi kaki bengkak pada penderita diabetes meliputi:

  • Obesitas
  • Sirkulasi darah yang buruk
  • Gangguan pembuluh darah vena
  • Masalah kesehatan jantung
  • Disfungsi ginjal
  • Efek samping obat

Cara Mengatasi Kaki Bengkak pada Penderita Diabetes

Berikut beberapa cara mengatasi kaki bengkak pada penderita diabetes:

1. Menggunakan Kaus Kaki Kompresi

Kaus kaki kompresi dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan. Pastikan memilih ukuran yang pas dan tidak terlalu ketat agar tidak menghambat sirkulasi darah. Kaus kaki kompresi sebaiknya dipakai sepanjang hari dan dilepas saat tidur.

Baca Juga: Apa Manfaat Minum Air Rebusan Daun Kelor untuk Tubuh? Ini 15 Manfaatnya

2. Mengangkat Kaki

Mengangkat kaki lebih tinggi saat beristirahat dapat membantu mengurangi pembengkakan dengan memfasilitasi pengembalian cairan ke tubuh. Gunakan bantal atau tumpukan buku untuk menopang kaki saat berbaring atau duduk.

3. Bergerak Aktif

Kurangnya aktivitas fisik dapat memperburuk pembengkakan. Olahraga seperti berjalan, berenang, atau bersepeda adalah pilihan yang baik karena tidak memberi tekanan berlebih pada kaki. Lakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari.

Baca Juga: Apakah Benar Terong Menyebabkan Asam Urat dalam Tubuh? Ungkap Faktanya, yuk!

4. Menurunkan Berat Badan

Mengurangi berat badan dapat membantu mengurangi tekanan pada kaki dan secara tidak langsung mengurangi pembengkakan.

5. Tetap Terhidrasi

Minum air yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi, yang dapat memperparah pembengkakan. Hindari minuman berkafein, bersoda, atau yang mengandung gula tinggi karena dapat menyebabkan retensi cairan.

Itulah ulasan lengkap terkait apa penyebab kaki bengkak pada penderita diabetes dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya!

Tonton: Batasan Waktu Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes, Bukan 1 Jam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.